CINTA TANPA SADAR

CINTA TANPA SADAR
Eps 5


__ADS_3

"Ayah tau gak...... tadi di sekolah aku senang banget. Tau gak yah Dedi baik banget  sama aku hari ini. Dia tadi menang lomba futsal loh, trus dia traktir aku  makan deh di kantin." Ucap nina duduk di depan ayahnya


"Bagus dong sayang, kan kek gini ayah senang dengarnya jadi kamu gak murung lagi" Jawab ayah Neina ( sambil menikmati secangkir kopi hangat dan cemilan kesukaannya di pinggir kolam renang)


Kemudian Neina pergi ke kamar untuk mengganti seragamnya, sebenarnya dia mau cerita kepada ayahnya mengenai keanehan yang terjadi beberapa hari ini, namun dia merasa itu bukanlah hal yang perlu.


Karena yang terpenting baginya adalah selalu bersama Dedi sang pujaan hati.


Waktu beranjak begitu cepat......


Pada pagi hari seperti biasanya ayahnya pergi lagi ke tempat kakek Gumara. Sebenarnya jaraknya begitu dekat dengan rumah, namun keberadaan kakek ini tidak pernah diketahui oleh Neina. Begitulah seterusnya ayah Neina melakukan hal itu ( membuat ALLI kepada Dedi). Ini dilakukan semata-mata hanya ingin membuat putrinya bahagia. Karena apapun akan dilakukannya demi kebahagiaan putrinya.


Ayah Neina sudah berjanji kepada Almarhumah istrinya(meninggal sejak Neina berumur 9 tahun) untuk membahagiakan Neina dengan segenap hati.


Itulah sebabnya ayah Neina begitu menyayangi Neina lebih dari dirinya sendiri.


.


.


* DI  S E K O L A H

__ADS_1


PAGI PAGI BUTA DEDI sudah sampai di sekolah ntah apa tujuannya datang sangat pagi.


""""TRING TRING""""


HP Dedi berbunyi :


"Ini masih terlalu pagi namun mimpi tentangmu membangunkanku dari rinduku ini" Pesan dari Neina.


"Aku menunggumu di lantai atas sekolah , aku harap kamu bisa datang dengan cepat" Balas Dedi.


Melihat balasan dari Dedi, Neina yang masih di rumah langsung bergegas mandi( asal mandi) dan langsung berganti seragam, dia langsung menyuruh supir untuk mengantarnya ke sekolah dan Neina juga belum sarapan. Sementara ayahnya masih tidur tidak tahu kalau Neina pergi kesekolah sepagi ini.


Sesampainya di sekolah Neina bergegas ke lantai atas untuk menjumpai Dedi, disana Dedi duduk ditemani makanan-makanan yang terlihat lezat disampingnya.


"Akhirnya kamu datang juga. Ayo kita makan Ibuku sudah membuat makanan buat kita berdua" Ucap Dedi.


"Maaf aku telah membuatmu lama menunggu. Wah banyak sekali makanan ini aku ingin berterima kasih kepada Ibu"  Jawab Neina.


"Ayo kita makan, kamu pasti belum makan" Ucap Dedi sambil senyum dan mengangkat kedua alisnya.


Mereka berdua pun makan dengan lahapnya tidak perlu malu-malu lagi karena mereka sekarang sudah pacaran.

__ADS_1


Tak lupa mereka juga selalu mengabadikan setiap moment dengan mengambil foto berdua.


Dedi juga bilang kalau Neina ingin bertemu dengan ibunya dia bisa ikut pulang bersamanya siang ini. Namun Neina bilang kapan-kapan ada waktu lain saja, karena dia masih malu.


* D I  T O I L E T


Lagi-lagi Gina dan teman-temannya muncul lagi, dan mungkin mereka sudah menyusun rencana kali ini untuk mengerjai Neina. Mereka membayar seorang siswa untuk melakukan suatu tugas.


Mereka memerintahkan orang itu untuk menyuruh Neina pergi ke samping toilet  jam 2 sore (saat sekolah sudah mulai sepi) atas perintah Guru Bahasa Indonesia.


Waktu menunjukkan pukul 13.45 bel berbunyi pertanda pelajaran berakhir hari ini. Segera orang suruhan Genk Gina datang menghampiri Neina.


"Na kamu disuruh Guru Bahasa Indonesia tuh, katanya dia butuh bantuan kamu" Ucap orang bayaran itu.


"Dimana?" Tanya Neina polos.


"Di dekat toilet wanita" Jawab orang bayaran.


Neina pun bergegas pergi menuju Toilet.


1,2,3

__ADS_1


__ADS_2