CINTA TANPA SADAR

CINTA TANPA SADAR
Eps 2


__ADS_3

Malam yang indah dengan bintang-bintang yang menemani Neina malam itu. Dia Tersenyum sambil memikirkan Dedi sang lelaki yang membuat dia tergila-gila.


Sementara ayahnya yang melihatnya dari jauh seakan merasa kasihan dengan putrinya itu.


Neina membaca puisi romantis yang dia buat untuk Dedi sejak lama. Sudah lama dia ingin membacakannya di depan Dedi. Tapi itu hal yang sulit dengan keadaan seperti sekarang.


Dia hanya bisa membacanya sebagai latihan jika sewaktu-waktu Dedi mau bicara dengannya.


Hari demi hari waktu berlalu.


Neina mulai ingat permintaan ayahnya untuk ambil foto Dedi...


Neina pun diam-diam mengambil foto Dedi dengan HPnya dan mengirim nya kepada ayahnya.


Siang itu Neina senyum kepada Dedi, akan tetapi Dedi dengan mata sinis lewat begitu saja. Namun Neina tetap saja bahagia dengan keadaan itu, dia sama sekali tidak kesal karena dia begitu cinta dengan Dedi.


Saat Dedi main futsal, Neina memandanginya dengan wajah yang kagum.


Bola pun melambung tinggi dan mengenai kepala Neina.


"kamu gak kenapa-napa Na ?" Tanya Dedi


"aku gak kenapa-napa kok!" Jawab Neina

__ADS_1


Semenjak kejadian itu Dedi seperti berubah 180 derajat dia mulai baik kepada Neina, dia meminta nomor HP Neina dan mengantar Neina pulang.


Sesampainya di rumah Neina, ayahnya sudah menunggu di depan, Neina mengenalkan Dedi kepada ayahnya.


"ayah ini cowok yang Neina ceritain waktu itu ayah!" Ucap Neina dgn wajah senyum bahagia.


"Saya Dedi om" Ucap Dedi


Ayahnya bersalaman dengan Dedi dengan wajah yg biasa2 saja dan tidak senyum sama sekali.


Dedi berpamitan pulang dan pergi pulang ke rumah.


Sesampainya di rumah Dedi bingung kenapa dia sudah berada di rumah, sementara yang dia ingat terakhir kali dia berada di sekolah.


Keesokan harinya pagi2 sekali Dedi mendapat pesan dari Neina,


selamat pagi Dedi. Have a nice day!!


Dedi pun bingung kenapa Neina bisa mendapat nomornya dan mereka juga sudah pernah berkirim pesan sebelumnya. Dia segera pergi ke sekolah untuk menemui Neina dan berniat untuk membully dan memarahi Neina karena dia amat tidak suka dengan Neina.


Namun di tengah perjalanan ada kejadian yang membuat Dedi Seakan-akan lupa akan kejadian sebelumnnya.


Sesampainya di sekolah dia tetap bersikap baik kepada Neina.

__ADS_1


Dia mentraktir Neina makan di kantin dan menyuapinya dengan mesra.


Endang sahabat Neina seakan tidak percaya dengan kejadian ini karena tidak mungkin seorang Dedi yang tidak menyukai Neina bisa melakukan hal baik itu kepada Neina. Ini sungguh mustahil pikir Neina.


Jam istirahat kedua.


Neina dan Endang membicarakan soal tingkah Dedi yang begitu aneh, namun Neina tidak peduli akan hal itu, yang penting tujuan Neina sudah mulai tercapai.


Endang masih saja curiga dia mulai mencari tau tentang Dedi.


Dia mulai mengikuti Dedi dalam beberapa hari, namun usahanya sia-sia, dia tidak menemukan jawaban atas pertanyaan nya itu.


Dedi dan Neina semakin hari semakin akrab, dan mungkin sebentar lagi tujuan Neina akan terwujud, dia selalu bahagia setiap harinya dia menjadi periang dan tidak pernah sedih lagi.


Setiap hari Neina selalu membawakan makanan spesial buatan Neina kepada Dedi.


Dedi juga kelihatan bahagia akan hal itu, namun tidak dengan Endang, dia masih saja curiga dengan kejadian yang mengejutkan ini.........


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2