
Tandra bersama team sedang makan siang di salah satu cafee , cabang perusahaannya.
"Pesan saja apa yg lo mau!!". Tandra menatap malika yg sedang melamun.
Tandra mencolek lengan mungil malika. "Apa yg lo fikirin ??".
Malika menggelengkan kepala. "Ga ada!!".
"Yaudah buruan pesan!!".
Kevan membisik sesuatu kearah Raysya. "Sa mending kita pergi dari sini , Jangan sampai amarah Tandra juga menular ke kita. cukup Mika aja yg kena imbasnya , kita jangan!!". Kevan yg membisikkan kata-kata panjang lebar , namun Rasya hanya menelusuri pandangan mata ke malika.
"Mana mungkin Tandra mencintai mika ?? lihat bahkan tandra selalu saja memarahi dan membentaknya. Kevan memang benar , Tandra hanya mencintai Elena bukan wanita lain.!!".
Kevan memecahkan lamunan Rasya. "Woiii diam baee!! Mau Pergi ga ??".
"Pergi kemana ??"
"Cari tempat lain aja Sa!!".
Mereka tak menyadari bahwa ada sosok mata sedang memantaunya. Tandra menatap tajam kearah Rasya dan kevan yang sedang berbisik-bisik. Malika menelusuri arah pandangan Tandra.
"Dia sedang menatap siapa ??". gumam malika. "Oh jdi dia menatap Kevan dan rasya ?? Matanya benar-benar sangat tajam , seperti burung elang saja!!".
"Sudah puas bisik-bisiknya??".
"Ehh , Ngga kok Ndra. ini loh rencananya kami ingin pergi ke tempat lokasi kemarin Ndra.". Kevan menoleh kearah rasya sembari diiringi colekan. "Kan Sa ??".
Rasya gagap terbata-bata , ia tak tahu ingin berkata apa lagi. sehingga ia memutuskan hanya mengangguk sambil tersenyum lebar saja.
Kevan pun pamit. "Gapapakan Ndra ?? kami pamit dlu!!."
"Sepertinya Rasya dan kevan menghindari kemarahan TJ. Mungkin bergabung dengan mereka adalah pilihan yang sangat baik!!". Sahut malika dalam hati sembari tersenyum manis.
"Lo kenapa senyam-senyum??". Tegas TJ.
"Eumm , Van gue bisa gabung ga sama lo ??". Tanya malika. Ia menaikkan kedua alisnya dan memasang tatapan cute.
"Jika kalian ingin pergi , ya sudah pergi saja sana. Jika gue tau , kalian pergi ke tempat lain untuk maka siang. maka bersiaplah resign dari perusahaan gue!!".
Mereka saling menatap , hingga menggelengkan kepalanya.
"Ngga Ndra , mika ga akan ikut kita.".
Mika membuka mulutnya dengan lebar. ia terkejut mendengar penolakan kevan , itu membuat malika memasang wajah kesalnya.
"Kevan sangat menyebalkan , lihat saja apa yg akan gue lakuin van!!". Gumam mika.
"Lagian kita ingin pergi ke lokasi yg baru dibangun Ndra , gimana jika sesuatu menerpanya nanti. itu hanya akan merepotkan kita , iyakan Rasya ??".
"I..i...Iyaa Ndra!!".
"Tidak masalah , Gimana jika Kita mengirim seseorang ikut bersamanya Pak Andra ??". Malika menatap kearah Bos Beku-nya , ia menunggu persetujuan Tandra.
"Ya ampun , apa yg dia lakukan ?? dasar yah , gadis mungil tapi berakal panjang!!". Gumam kevan.
Mereka saling menatap , Kevan merasa tersaingi oleh malika.
"Baiklah , ide lo bisa juga. seseorang akan ikut bersama kalian!!".
Malika tersenyum penuh kemenangan , Kevan merasa sangat kessal.
"*Kita lihat , apa keputusan kevan sekarang!!".
"Gue tau , lo merasa kesal karena lo ga bisa ikut kita. Oke baiklah gue akan tetap pergi dengan berbagai macam cara*!!".
"Sudah jelas pak. kesunyian kevan mengatakan bahwa , dia takkan bisa pergi jika kita mengutuskan seseorang ikut bersama mereka!!".
"Ya sudah , gue udah lapar. Jika klian ingin main drama lagi ?? silahkan saja , Lanjutkan!!".
__ADS_1
"oke Baiklah , tapi sebelum itu kami ingin memesan makanan untuk makan siang di sana!!".
"Mengapa mempersulit keadaan van , kalian bisa gabung bersama kami untuk makan siang. Iyakan pak TJ ??". Malika menggoda kevan , ia tak ingin kalah darinya.
Tj sedang ******* makanannya , karena panggilan malika. iapun melirik sekilas kearah mika dan menyetujui ucapan malika.
"Heuuummm , Iyaa!!". sahutnya dengan nada ketus.
"Tumben Tandra menyetujui ucapan malika!!". bisik kevan kepada rasya.
Kevan menggigit jari telunjuknya , ia merasa kebingungan dan kehabisan akal.
"Sudah van , kita ga akan bisa lolos dari pandangan mata Andra. Lo tau bener kan , apa yg kita lakukan Andra pasti akan selalu tau. Bahkan saat ini , mungkin dia tau jika kita ingin menjauh dari kemarahannya!!".
"Sana pergi!!". Pinta TJ.
"Pak , kenapa bapak mengusirnya ?? Biarkan saja mereka disini!!".
"Sejak tadi lo banyak bicara sja , buruan habiskan makanan lo. Kita akan pergi meeting diperusaahn XL!!".
"Tap , tapi pak!!".
"Jangan banyak bantah miku , buruan makan!!".
"Baik pak!!". Sahut mika dengan nada pasrah.
"Ndra , hanya mika saja ?? kami ga ikut ??".
"Kalian ga prlu ikut , Pak TJ kan hanya ngajak gue. Bleee!!". Malika menjulurkan lidahnya , Tandra tertawa tipis menatap tingkah kekanak-kanakan malika.
"Ndra , Kita hanya ingin pergi ke lokasi~
"Ya sudah pergi saja , gue ga larang!!".
"Ndra , baiklah kami tidak akan pergi!!".
Tiba-tiba ponsel Tandra berdering , ia menatap layar ponselnya.
"Tumben Elena menelfon jam segini ?? ada apa yah ??".
Tanpa berpikir panjang , Tandra mengangkat telepon genggamnya.
"*Halo ada apa sayang ??".
"Ndra , kamu dimana ??".
"Dicafe biasa , ada apa??".
"Ndra , aku bisa minta tolong ngga ??".
"Tentu sayang , ada apa Len ??".
"sayang , nenek datang dari kampung. Dia ingin meminum madu asli sayang , sedangkan mama sedang sakit. ga ada yg bisa pergi , kata mama madu aslinya ada dipasar tua. Kamu bisa ga sayang??".
"pa..pasar tua* ??".
"Ndra ada apa ?? elena kenapa ?? pasar tua ?? dia dipasar tua ??". Rasya terlihat sangat cemas dan panik.
Tandra menggelengkan kepala. "Dia ingin gue pergi membeli madu dipasar tua , tapi gue kan harus pergi meeting bersama mika di perusahaan XL!!"
"Oh iyaa Ndra. gue tau dimana tempat madu asli itu , gue biasa pergi dan nganterin mama elena!!".
"Baiklah , gimana jika lo aja yg pergi kesana beli madunya dan bawah madunya ke rumah Elena!!".
"Kamu ga sempat yah sayang ??"
"Iyaa sayang , soalnya aku dan miku akan pergi meeting. Perusahaan XL tertarik dengan agenda yg dibawahkan Miku tadi , ia ingin bekerja sama dengan kami. makanya aku dan mika akan kesana dan meeting kembali!!".
"Ohh jadi itu alasannya , kenapa kita ga diajak. ternyata itu adalah kontrak baru malika , hebatt!!". Gumam Kevan.
__ADS_1
"Ya udah gapapa sayang , lagian kamu juga sibuk dan aku juga sibuk. Ya udah , aku tutup dulu yah telfonnya. Aku harus bersiap lagi nih sayang!!".
"Iyaa baiklah sayang!!".
"Sampai jumpa sayang!!".
"Bye!!".
Elena mengakhiri panggilan , Andra menutup ponselnya lalu memasukkannya ke dalam saku.
"Baiklah Sa , lo bisa pergi sekarang!!".
"Baiklah Ndra!!".
"Ndra gue ikut dia yah!!".
"Heum pergilah!!".
"Habiskan makanan lo dan kita akan segera pergi!!"
"Baik pak!!".
...****************...
Kini mereka tlah tiba di perusahaan XL , malika mengedarkan pandangannya.
"Perusahaan ini lumayan juga , tapi perusahaan TJ lebih gede dan lebih mewah dar ini!!".
"lo masuklah dulu , ntar gue nyusul. gue harus beri kabar kepada elena!!".
"Baik pak!!".
Salah satu staf membimbing malika masuk keruangan , C.O tua yg memiliki kepala yg botak dan badan yg gemuk.
"Pak , Nona Malika dari perusahaan TJ Draw sudah berada disini!!".
"Minta dia untuk masuk!!".
"Baik pak!!".
Staf cantik itu bergegas pergi dan mempersilahkan malika untuk masuk ke ruangan.
"Terima kasih!!". Malika bergegas masuk ke dalam ruangan , pandangannya mengarah kepada C.O Tua yg genit.
"mengapa tatapannya seperti itu ?? Dia fikir gue makanan yg siap disantap apa ??". grutu malika dalam hati.
C.O tua bangkit dari tempat duduknya , ia menghampiri malika dengan gaya penuh nafsu.
"Hai sayang , silahkan duduk!!".
"Terima kasih pak , tapi kita harus menunggu Pak TJ dlu kan ??".
"Tidak perlu sayang , Aku hanya membutuhkanmu saja. bukan dia!!". C.o tua yg bangka menyentuh lengan malika dengan lembut , bulu kuduk malika mengembang.
"Jaga sikap bapak yah , seharusnya bapak bersikap profesional!!". Tegas malika.
"Aduh sayang , sepertinya kau baru saja bergabung dalam dunia bisnis. Semua wanita akan merasa senang jika diperlakukan lembut seperti ini , kau ingin mendapatkan kontraknya kan ??". C.O tua Hendak menyentuh tubuh malika yg kembar , namun dengan sigap malika menamparnya. Ia pun menjadi murka dan meminta pengawal mengusir malika dari perusahaan.
"berhenti , Jangan ada yg berani menyentuhnya!!". Sahut seseorang dengan suara yg menggelegar.
Mereka menoleh kearah suara , tangisan malika pecah karena kehadiran seorang tersebut.
"Pak TJ!!". malika bergegas berlari menemui suaminya , ia memeluk Tandra dan menangis tersedu-sedu dalam pelukan.
Entah mengapa , amarah Tandra memuncak ketika mendengar suara tangisan malika. "Beraninya kau membuat orangku menangis. Meskipun kerjasama kita sangat diperlukan tapi , aku ga sudi melangsungkan kerja sama denganmu. Sikapmu yg rendahan ini membuatku sangat jiji!!".
"Di..dia me..me..menyentuhku!!". Keluh malika sembari diiringi isak tangisan.
"Gue peringatkan kepada lo kakek tua , ini terakhir kalinya lo akan bergabung dalam dunia bisnis. selama ini gue hanya mendengar keluh tentang lo tapi gue ga peduli , karena gue ga percaya dengan gonggongan saja. Tapi hari ini gue melihatnya secara langsung , dan ditambah lagi korbannya adalah wanita gue. Lihat saja apa yg akan gue lakukan!!". Tandra memeluk malika dengan lembut.
__ADS_1
"Mari kita pergi dari sini , maaf aku terlambat miku!!". Tandra sangat merasa bersalah , baru kali ini ia meminta maaf dihadapan semua orang. Bahkan sikap Tandra yg terkenal tegas dan kejam , kini ia memperlakukan malika dengan lembut. Para staf kagum menatap kebersamaan mika dan Tandra.
......sampai jumpa di eps. selanjutnya yah👋👋......