Cinta Untuk Malika

Cinta Untuk Malika
Kantor


__ADS_3

...----------------...


Mika baru saja terbangun dari mimpi indahnya , iapun bergegas keluar dan mencari keberadaan sahabatnya.


"Dell!! Lo dimana ??". Sahut mika dengan suara cemprengnya , namun tak ada respon dari adelia. Mika kebingungan iapun mencari adelia berbagai macam tempat , salah satunya adalah bawah ranjang , lemari , kulkas , dan yg lainnya.


"Gue udah cari ke semua tempat , hanya 1 tempat yg belum gue gapai. Yaitu genteng , ya kali gue manjat kesana!!". Gumam Mika sembari mengunyah makanan yg tlah siap disantap diatas meja.


"Mungkin adelia sedang pergi mencari pekerjaan kali , hari ginih masih nyari kerjaan!! Kaya gue dong , pengangguran!!". Sahut Mika , ia kini tlah menghabiskan makanan yg tlah disajikan diatas meja. Mika bergegas bangkit lalu membersihkan tubuhnya.


Tak butuh waktu lama , kini mika bergegas pergi mencari pekerjaan.


...----------------...


Tandra sangat murka , akibat salah satu pegawainya yg tak becus membuat cofee. Tandra memecat lalu meminta kevan untuk mencari karyawan yg baru.


"Kevan , segera cari karyawan yg memang pantas untuk dijadikan pegawai dikantor ini... Gue ga ingin karyawan baru itu seperti dia!!". Bentak Tandra sembari menatap tajam kearah ibu tua yg sedang gemetar ketakutan.


"Baik Ra!!". sahur kevan sembari membimbing ibu tua itu dan pergi meninggalkan Tandra yg sedang bergulat dihadapan komputernya , wajahnya terlihat sangat tampan saja.


...--------------...


Matahari sangat terik , keringat bercucuran di wajah imut malika.


"Heii matahari , bisakah lo mengizinkan hujan turun hari ini ?? gue kepanasan tau , gue belum dapat pekerjaan jangan sampai gue nyerah hanya krna lo membuat gue kepanasan dan menjadi bau asemmm!!". Keluh mika sembari berhenti sejenak , tanpa ia sadari salah satu perusahaan terbesar membuka lowongan pekerjaan. Ia pun kegirangan dan bergegas pergi tanpa memikirkan hal lainnya.



"Heii matahari , maafkan aku yah ?? aku tadi memarahimu , aku benar benar minta maaf yah!!". sahut mika.


Kedua satpam menghentikan langkah mika yg hendak masuk ke dalam kantor.


"Berhenti!!".


"Ada apa pak ??". Tanya Mika


"Kamu ga boleh masuk!!".


"Loh kenapa pak ?? seharusnya bapak mendukungku , agar aku bisa mendapatkan pekerjaan seperti bapak!! Apa bapak ga memiliki seorang putri ??".


kedua satpam menggelengkan kepala.

__ADS_1


"Bapak punya kan ??".


Kedua satpam mengangguk polos.


"Bayangkan saja , jika putri bapak sedang berada disini dan orang lain akan menghentikan putri bapak untuk bekerja.. Gimana perasaan bapak ?? sedihkan ??".


lagi-lagi kedua satpam menganggu pelan.


"Ya sudah , biarkan aku masuk pak!! atau putri bapak akan mengalami hal yg sama nanti!!".


Kedua satpam tersebut memberi jalan tanpa bicara , Mika dengan wajah penuh kegirangan bergegas masuk dan mencari manager perusahaan.


"Permisi , apakah aku boleh bertemu dengan bapak menagernya ??". Tanya Mika kepada wanita cantik yg bertugas sebagai resepsionis.


"Iya bu , silahkan menunggu!! kami akan memberi kabar kepada bapak manager kami!!". sahut resepsionis dengan nada lembut dan juga ramah.


"Terima kasih mba!!". Sahut mika , lalu bergegas pergi ke ruang tunggu.


"Pasti bosnya sangat baik , resepsionis nya sja menyambut dan melayani dengan sangat baik dan juga sopan. apa lagi bosnya , wahhh... terima kasih tuhan , berkatmu aku akan bekerja dikantor dengan bos yg baik hati dan juga ramah... Untung saja bukan dikantor pria angkuh itu!!". Gumam mika sembari mengedarkan pandangannya menatap ke segalah arah , ia begitu terpukau dengan kantor tersebut.


"Kantor ini sangat mewah dan megah , pasti ada banyak orang yg ingin bekerja disini... Tapi semoga saja aku yg beruntung dan berhasil mendapatkan pekerjaan itu!!".


...----------------...


"Entah siapa yg berani menyalakan ponselnya dengan deringan keras seperti itu!!".


seseorang hendak menghampiri malika , dengan sigap malika bangkit lalu mengangkat ponsel miliknya.


"Ha..halo del , ada apa ??". Ucap malika dengan suara serak , ia baru saja terbangun dari tidurnya.


"Maaf dell , gue tertidur tadi... makanya gue baru bisa ngangkat telfon lo!!".


"Oohh jadi Lo!!".


mika mendengar suara familiar , sontak ia pun bangkit dari tempat duduknya. lalu menatap kearah suara tersebut , mata indahnya melotot ketika menatap kehadiran orang yg sangat ia benci itu.


"Lo ngapain disini ?? Lo kan udah punya perusahaan ngapain lo ingin ngelamar kerja disini ?? ga , ga boleh... ini adalah tempat gue , gue yg duluan ke sini kok!! udah 5 jam gue nungguin pak manager disini , mungkin bos gue sedang sibuk , makanya dia ga dateng ke sini dan beri gue pekerjaan!!". Sahut mika dengan gaya sombongnya. Tandra tersenyum mendengar ucapan malika , entah mengapa ia merasa terhibur dengan gaya sombong malika.


"Oohh , jadi lo mau kerja disini ??".


"Kalo iya kenapa ?? Lo keberatan ??".

__ADS_1


"Kalo iya kenapa ??".


"Gue ga peduli , lagi pula Lo kan bukan bosnya disini!!".


Tiba-tiba seorang resepsionis menghampiri Tandra.


"it..it..itukan resepsionis yang tadi , ngapain dia menunduk dihadapan cowo tengil ini!!". Gumam malika sembari menatap heran kearah resepsionis dan Tandra.


"Tuan , wanita ini sedang menunggu pak manager... saya memintanya menunggu disini , maaf jika kehadiran wanita ini membuat tuan terganggu , saya akan memanggil satpam dan memintanya keluar dari sini pak , maaf pak jangan pecat saya pak!!".


mendengar ucapan wanita cantik itu , membuat malika menyadari satu hal.


"ja..jadi , cowo ini adalah bos dikantor besar ini?? aduuhhh gawat , gue harus pergi sekarang!!".


"Lo bisa kembali bekerja!!".


"Baik tuan , terima kasih pak!!".


Malika hendak bergegas pergi namun Tandra dengan sigap menarik kerah baju milik malika.


"Adduuhhh gawat , gue harus bilang apa sekarang?? Ya kali gue minta maaf!!". Gumam malika sembari memejamkan mata


"Lo bilang apa tdi ?? Bos lo~


malika menyela pembicaraan Tandra , bukannya marah Tandra malah tersenyum mendengar ucapan cempreng malika


"So...sorry , gue salah alamat!!".


"Apa ?? gue ga dengar!! Apa Lo bilang ?? sorry ??".


"Ello tuh yah , Lo bilang Gue yg tuli ternyata ello!!".


"wowww , beraninya Lo ngatain bos gue tuli!!". sahut Manager yg sedang berjalan hendak menghampiri mereka. Tandra mengangkat tangannya , Tandra meminta Rasya sahabatnya sekaligus manager dikantor milik Tandra , tidak ikut campur. Rasya yg mengerti isyarat tersebut , iapun terdiam.


"Ngapain wanita cantik itu datang ke sini ?? apa jangan-jangan dia ingin menuntut Tandra ??". sahut kevan dalam hati sembari menatap malika dan Tandra yg sedang berhadapan dengan tatapan penuh kebencian.


"Bahkan Jika lo beri semua harta yg lo punya , gue ga bakalan mau pekerjakan lo dikantor gue!!". Sahut Tandra dengan Nada tegas namun senyuman mengembang. Bulu kuduk malika menjadi berkembang , ia sangat takut dengan senyuman licik Tandra.


"Se...senyumannya sangat mematikan!!". Sahut malika dalam hati sembari memundurkan langkahnya.


"Eeeiiiiitttssss , tunggu dulu!!". Sahut Rasya sembari menghadang perjalanan malika.

__ADS_1


"Ga secepat itu dong wanita cantik , Seharusnya kita bersenang-senang dulu disini... Lo udah nungguin kita selama 5 jam kan ?? Baiklah kami akan membayar waktu lo yg sudah terbuang itu , gimana jika kita bermain dihotel bersama selama lima jam!!". Sahut Rasya dengan nada penuh nafsu , Malika sangat murka mendengar ucapan rasya. iapun hendak melayangkan pukulannya namun tiba tiba...


__ADS_2