Cinta Untuk Malika

Cinta Untuk Malika
Desa terpencil


__ADS_3

...****************...


Malika dan adelia sedang makan malam , tiba tiba seseorang mengejutkan mereka.


" Selamat malam semuanya!!".


Malika dan adelia menoleh kearah suara , adelia tersenyum senang menatap kehadiran orang tersebut. Ia bergegas pergi menghampiri alex yg sedang berdiri didepan pintu , Malika hanya duduk sembari tersenyum.


"Hei lex , masuklah.."


"iyaa makasih dell!!".


Alex bergegas pergi menuju kearah malika , adelia sedikit terluka melihat tingkah alex yg hanya cuek dan menganggapnya seperti angin yg berlalu. Malika menyadari hal tersebut , dengan refleks malika memanggil dan memecahkan lamunan adelia.


"dell , ngapain lo disana.. buruan ke sini!!". Teriak malika , alex menoleh kearah adelia yg sedang diam membisu. iapun bergegas dan menghampiri adelia.


"dell , lo kenapa ??". Tanya alex dengan memegang kedua pundak adelia. Adelia tersenyum bahagia.


"Gue gapapa kok lex , oh iya lex.. yuk kita makan malam bareng!!".


"iyaa , ayuk!!".


Adelia dan alex jalan berdampingan , air mata malika menetes tanpa sepengetahuan mereka.


"Mereka benar-benar pasangan serasi , bagaimana mungkin aku memisahkan mereka??". Gumam malika sembari mengusap air matanya.


...****************...


Tandra sedang menghubungi kekasihnya , namun tak ada jawaban dari Elena. Membuat mood Tandra menjadi hancur


berantakan.


"Ndra , Meeting bersama C.O Hollywood itu~


"Meetingnya dipending!!".


"Tapi Ndra!!".


"Gue bilang dipending yah dipending kevan , Lo ga denger gue bilang apa ??". Bentak Tandra


"So..sorry Ndra!!".


kevan bergegas pergi meninggalkan Tandra yg sedang frustasi.


"Mengepa Elena ga beri kabar ?? apa sesibuk itu dia disana ??". Gumam Tandra sembari mengacak-acak rambutnya dengan menggunakan salah satu tangannya.


"sialllll.....!!". Sahut Tandra dengan nada tinggi , ia pun membanting semua laporan.


...----------------...


Malika , adelia dan alex sedang bermain Truth or dare , mereka begitu terlihat sangat bahagia.


"Gue ingin menanyakan sesuatu ke ello mik!!". sahut Alex sembari menatap Malika dengan tatapan serius.


"ya silahkan!!". Pinta Malika dengan nada santainya


"sebutkan Ciri-ciri pria idaman yg lo suka!!".


malika dan adelia saling menatap , alex menunggu jawaban malika. Ia berharap malika menjawab sesuai kriterianya.

__ADS_1


"Mik , ayo jawab... kenapa hanya diam sja ??". sahut alex , sehingga memecahkan lamunan adelia dan mika.


"Ohh maksud lo , kriteria cowo yg gue suka ?? gitu ??".


"heumm iyaa!!!".


seketika Bayangan Tandra menghantui pikiran malika , ia pun menjawab sesuai ciri-ciri Tandra.


"sepertinya mika memang benar ,dia ga memiliki rasa kepada alex. buktinya ia menyebutkan ciri-ciri orang lain!!". Gumam adelia sembari tersenyum senang.


"Kriteria malika sebutkan , bukan gue... apakah malika mencintai pria lain ?? Tapi bukankah dia mengatakan dia juga mencintaiku di chat Bulan lalu?? Aku kembali hanya untuknya , tapi sepertinya aku sudah terlambat!!". Sahut Alex dalam hati sembari menatap malika dengan penuh kecewa. Malika menyadari tatapan tersebut.


"Maafkan aku lex , aku harus menyebut ciri-ciri orang yg paling aku benci didunia ini... Itu karna aku ingin persahabatan aku dan adelia berjalan baik!!". Sahut malika dalam hati sembari melemparkan senyuman kepada adelia.


"Mengapa aku merasa , malika sedang menyembunyikan sesuatu!!". Gumam Alex sembari menatap adelia dan malika secara bergantian.


...----------------...


"Tandra , C.O dari Hollywood itu meminta kita bertemu disalah satu desa yg terpencil. kemungkinan besar , disana proyek kita akan dilaunching kan... Desa terpencil itu sangat Jauh dari kota sehingga mereka hanya mampu memakan umbi dan sagu saja!!".


"Kapan dia ingin kita launching kan produk baru kita ??".


"Besok!!"


"Be..besok ?? tapi Elena akan kembali besok , apakah bisa dipending??".


"Ndra , meeting tlah kita pending... seharusnya kita bersikap profesional disini Ndra!!".


"Kevan benar , seharusnya gue harus bersikap profesional.. mungkin Elena ga membutuhkan bantuan gue ,Elena kan gadis yg mandiri!!". Gumam Tandra


"Gimana Ndra ??".


"Oke Ndra!!".


...****************...


Malika dan adelia sedang duduk barengan sembari menatap langit dengan penuh kebahagiaan.


"Mik , besok adalah hari ulang tahun alex... dan Bos gue ingin gue hrus pergi dan mewawancarai Tuan Tandra Jeano Dewangga di desa yg terpencil , jika gue pergi~


"Gue ngerti , gue ngerti... Tapi masalahnya , apakah bos lo akan ngijinin gue gantiin ello ??".


"itu gue udah urus mik , malahan bos gue ingin lo bergabung bersama kami... tapi lo selalu saja menolak!!".


"untuk kali ini , gue bantuin Lo... Agar Lo dan alex bisa menghabiskan waktu bersama!!".


"Lo adalah besti terbaik gue mik!!".


adelia memeluk sahabatnya dengan erat , ia begitu sangat gembira mendapatkan sahabat seperti malika.


"Gue akan ngucapin selamat ulang tahun lewat wechat aja , maaf yah Lex gue ga bisa gabung di pesta ulang tahun Lo!!". sahut malika dalam hati.


...****************...


Tandra dan kevan sedang mengendarai mobil sport , sedangkan malika hanya mengenakan ojek online. Jalanan sangat licin dan juga sangat berbahaya , para pengendara motor ataupun mobil tidak dibiarkan melintasi jembatan gantung akibat jembatannya tlah tua dan sangat rapuh. Malika merekam semuanya dan meminta bantuan kepada pemerintah , agar segera memperbaiki jembatan tersebut.


"Ya tuhan , jembatannya sangat menakutkan... jika tak berhati-hati kita bisa tenggelam disana!!".


__ADS_1


Tandra selalu saja mengeluh tentang perjalanannya ke desa terpencil itu , namun ia hanya mampu mengeluh saja dan meminta kevan segera meminta anggotanya untuk memperbaiki jalanan tersebut dengan segera mungkin.


"Van , pinta rasya memperbaiki jalanan didesa ini secepat mungkin... proyek kita akan dilaunching kan disini , jika tidak diperbaiki kita bisa mati menengaskan disini!!".


"Baik Ndra , sdh gue sampaikan perintah Lo ke rasya!!".


...****************...


Malika tlah sampai ke desa yg terpencil , Malika sangat sedih mengetahui ternyata ada desa yg sangat terpencil dan sangat membutuhkan bantuan pemerintah.


"Ya tuhan , aku sangat bersyukur bisa ditinggal didesa dekat dari kota... Lihat desa ini , ia jauh lebih menderita dari apa yg aku rasakan!!".



Seorang anak kecil menghampiri malika sembari memelas dan meminta makanan.


"Kaka , Saya lapar kaka!!".


Malika berlutut di hadapan anak kecil lalu mengeluarkan beberapa cemilan.


" Ini untukmu!!". sahut malika sembari tersenyum manis dan menyerahkan cemilan tersebut. Anak kecil itu berlari tak butuh waktu lama , segerombolan anak kecil lainnya menyusul dan meminta cemilan. Namun malika tak memiliki cemilan lagi.


"Ma..Maaf tapi kaka~


seseorang membagikan banyak cemilan kepada segerombolan anak kecil , malika mendongak menatap kehadiran orang tersebut.


"El...ello!!"


Malika dan Tandra bertemu , anak kecil mengelilingi mereka dengan penuh kebahagiaan.


"Semoga Kaka diberkati dan dipersatukan dipelaminan yah kak!!".


Ada begitu banyak doa baik untuk malika dan Tandra namun mereka hanya saling menatap dan mengacuhkan kehadiran yg lainnya.


"Pertama Lo ingin bekerja dikantor gue , tapi sekarang lo malah berada disini dan apa ini lo ngebawah kamera ?? buat apa ??".


"Bukan urusan Lo!!".


malika hendak bergegas pergi namun Tandra menarik tangan malika dan malikapun jatuh kedalam pelukan Tandra.


"Lepaskan tangan gue cowo tengil!!".


"Dengar , Dari mana lo tau tentang desa terpencil ini??".


"Gue bilang bukan urusan ello , lo ngerti bahasa ga sih??".


"sekali gue tanya , ngapain lo disini dan dari mana lo tau tntang desa ini ??".


"Gue ke sini ingin mewawancarai C.O terkenal yaitu Tuan Tandra Jeano Dewangga , dan gue dikirim dari media TVRI... Faham ??".


"siapa ?? Tuan siapa ??".


"TUAN TANDRA JEANO DEWANGGAAAAAAAAA!!".


Tandra tertawa kecil mendengar ucapan malika , namun malika menatap penuh keheranan dan kebingungan melihat tingkah aneh Tandra.


"Aneh banget sihh!!".


malika meninggalkan tandra yg sedang tertawa cengengesan.

__ADS_1


"Ternyata masih ada manusia yg ga mengenali gue!!". sahut Tandra sembari tertawa terbahak-bahak.


__ADS_2