Cinta Untuk Malika

Cinta Untuk Malika
Menikah Mendadak


__ADS_3

...****************...


Bulan terlihat sangat jelas ketika dimalam hari , Malika sangat menyukai keheningan malam. Namun disatu sisi , Tandra yg terus saja bergerutu dan mengutuk desa tersebut.


"Aku merasa , aku kembali ke desaku... Andai aja aku bisa kembali bersama keluarga , itu semua tidak mungkin... pengen rasanya aku kembali merasakan pelukan hangat dari seorang ayah dan ibu!!". Malika menangis dibawah langit yg sangat terang diakibatkan oleh cahaya bulan dan juga bintang.


...****************...


"Kevan , bagaimna lo bisa tidur ditempat seperti ini ?? Gue mana tahan , Lo mungkin terbiasa tapi gue ?? Sekarang Lo hrus pergi mencari hotel dekat sini!!".


"Ndra sudah seharian Gue nyari hotel tapi emang ga ada hotel dekat sini ndra!!".


"Koper ketinggalan dimobil , Tuan Hollywood terjebak banjir diperbatasan... derita didesa ini rasanya sudah lengkap kevan , dia yg meminta kita ke sini tapi dia malah terlambat.. membuang waktu saja!!".


"Gue akan pergi mencari sesuatu yg bisa membuat lo tidur nyenyak , Gue akan segera kembali!!".


Kevan bergegas pergi , Tandra yg ga sabar akhirnya memutuskan keluar dari gubuk kayu.


"Tempat macam apa ini ?? seharusnya gue berada di tempat yg empuk!! Disini hanya memiliki tempat yg membuat punggung gue bagaikan batu saja!!".


...****************...


Tandra menatap kearah malika yg sedang duduk dibawah pohon sembari menatap bintang dan bulan.


"Seperti inilah orang desa , ia terbiasa dengan angin malam... dasar bodoh , dia bahkan mengenakan pakaian tipis seperti itu... apa dia ga kedinginan ?? apa nyamuk ga menggigitnya ?? dasar gadis desa!!".


Tandra bergegas pergi menghampiri malika , iapun menyodorkan segelas coffe hangat.


"Thanks!!". sahut malika sembari menerima coffe buatan Tandra.


"Lo ga kedinginan ??". Tanya Tandra sembari hendak duduk disamping malika.


"Ngga , udah biasa gue!!"


"ohhh!!".


"Lo ngapain keluar kamar ??".


"bukan kamar , lebih tepatnya kandang hewan!!".


"Lo tuh yah , gada bersyukurnya sama sekali... mungkin sejak kecil Lo udah terbiasa tidur ditempat yg empuk dan juga rumah yg mewah , Tanpa lo sadari disekeliling lo masih ada tempat yg membutuhkan tempat yg layak. bahkan ini lebih dari cukup , Lihat mereka bahkan tertidur nyenyak dikandang hewan yg lo bilang... Hidup mereka memang pas-pasan tapi tidak dengan cinta mereka!! Bersikaplah seperti mereka , hiduplah seperti mereka , jika Lo udah kembali ke kota , bersikap saja seperti biasanya... Tapi Tolong hargai mereka , bahkan tempat tinggal yg diberikan untuk lo itu lebih mewah dari mereka , coba Lo liat dengan sudut pandang mereka!!".


Tandra mengedarkan pandangannya kearah para warga , air mata menetes diwajahnya. Entah mengapa ia tersentuh dan sangat terharu menatap para warga yg sedang tertidur tanpa alas.


...****************...

__ADS_1


Ayam berkokok lantang menyuarakan suara yang sangat berisik. Tandra dan malika tertidur pulas sembari saling memeluk , para warga mengelilingi mereka dan membangunkan mereka. Tandra terbangun namun malika masih saja tertidur dengan pulas , para warga menatap sinis kearah mereka.


"Ke..kenapa kalian menatap segitunya ke kita ??". Tanya Tandra sembari hendak bangkit dari tempat tidurnya , namun tangan malika menggenggam erat tangan Tandra. sehingga membuat Tandra sulit bangkit dari tempatnya.


"Kalian datang kesini hanya ingin menghabiskan waktu bersama ?? sejak awa kalian hanya mengatakan kalian hanya berteman saja tapi lihatlah kalian malah menghabiskan waktu bersama!!". saht kepala suku , iapun menyeret malika dan Tandra kehadapan K.U.A


"Lepas , lepasin!!". Rintih malika , Tandra tak mampu melawan karna mereka disodongkan senjata oleh para prajurit kepala suku.


"Apa yg ingin mereka lakukan ?? kenapa mereka membawah gue dan gadis ini ke sini ?? siapa yg ingin menikah ??". sahut Tandra dalam hati sembari mengedarkan pandangannya mencari keberadaan kevan.


"Entah dimana kevan berada , dan lagian mengapa gue hrus ketiduran , ditambah lagi tidur dengan gadis desa ini!!". Gumam Tandra.


Tiba tiba seseorang datang dan menghentikan kepala suku.


"Tandra!!".


"Kevan!!".


"Apa yg kalian lakukan kepada bos gue ??".


para warga lainnya menyodorkan senjata kearah kevan , sontak kevan bungkam dan angkat tangan.


" Kalian memilih menikah atau kalian ditembak mati saja!!".


Sontak malika berteriak , membuat gendang telinga tandra ingin pecah.


"Bisakah lo ga berteriak ?? suara lo itu cempreng tau ga!!".


"mereka ingin kita menikah , mengapa lo hanya bersikap santai saja ??"


"gue harus apa ?? teriak seperti yg lo lakuin ?? gue ga bisa berbuat apa-apa!! Karena barang-barang gue tertinggal dimobil , gue hanya membawah komputer dan laporanku saja... apa lo faham ??".


"Ndra , seharusnya gue ngomong dari awal tentang budaya mereka... gue pergi mencari tuan Hollywood ternyata mereka menipu kita Ndra , mereka membawah pergi semua uang dan produk yg kita ingin launching kan!! ini hanyalah tipu muslihat mereka , agar kita meninggalkan perusahaan!!".


"Kurang ajar , beraninya diaaa!!".


kepala suku menembak ke suatu arah membuat Tandra diam namun sangat kessal , ia hanya mampu menahan amarah.


"Kalian menikah atau kami menembak kalian semua!!".


"Bagaimna gue bisa menikah dengan gadis desa~


"buruan!".


Dengan berat hati , Tandra pun menerima uluran tangan dan menikahi Malika secara sah.

__ADS_1


"Kalian resmi suami istri!!".


"Ta..tandra!!".


"Ini hanyalah lelucon saja , gue dan wanita ini ga menikah secara sah!!". sahut Tandra dengan penuh penekanan


"siapa juga yg ingin punya suami beku kaya lo , entah apa yg merasuki gue semalam... sehingga gue bisa tidur bareng lo!!".


"Kalian ga perlu berdebat lagi , kalian adalah suami istri... Dan yah Ndra , pernikahan ini bukan lah lelucon... kepala suku itu memberi buku nikah ini!!".


kevan menyerahkan dua buah buku nikah , yg tertulis nama malika dan Tandra...


"Jadi ello namanya Tandra ??".


"Lo ga tau ??".


"ngga!!"


kevan menahan tawanya , Tandra merasa risih dengan tingkah kevan.


"cepat kita harus pergi dari sini!!".


"Dan nyonya Tandra gimana ??"


"KEVAAAAANNN!!". bentak Tandra , Malika gemetar mendengar suara bergelegar. seketika bulu kuduknya berdiri , kepala malika nyut-nyutan sehingga membuat malika jatuh pingsan.


"Malika!!".


Dengan sigap Tandra menimang sang istri dan bergegas pergi membawahnya ke mobil , Kevan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan meninggalkan desa terpecil itu.


...****************...


Elena sedang bersiap dan hendak pergi menemui sang pujaan hati , sudah seminggu mereka tak bertemu dan tak saling mengabari.


"Len , kamu mau kemana nak ??".


"Mom , Elen ingin pergi ke rumah Tandra!!".


"Kamu baru saja tiba , tapi kamu malah ingin pergi lagi nak ??".


"aduh mom , Elen hanya pergi ke rumah Tandra.. Entar Elen juga akan balik dan nginap disini kok mom!!".


"Apakah momy bisa makan siang bersamamu nak ?? daddy sedang sibuk , momy hanya memilikimu nak... siapa yg akan menemani momy jika kamu pergi ??".


"Baiklah momyku tersayang , Jika makan siangnya sudah selesai... Elen akan pergi ke rumah calon menantu momy , okee??".

__ADS_1


"Okee sayang!!".


Elena mungkin terlihat angku dan sombong , namun dari dalam lubuk hatinya ia wanita penyayang kepada orang terdekatnya.


__ADS_2