
...----------------...
Malika memasuki salah satu konter , seorang kakek tua menatapnya dengan penuh kasih.
"Permisi!!".
sang pemilik konter meminta malika masuk"Masuklah nak". Malika bergegas menghampiri sang pemilik konter.
Kakek tua memerintahkan malika duduk dikursi yg mereka tlah sediakan untuk para pembeli. "Duduklah nak!!".
"Terima kasih pak!!". Malika menuruti perintah.
"iya nak , ada apa ?? apa kau ingin membeli sebuah ponsel ??".
"Tidak pak , aku ingin menjual ponsel milikku. apakah bapak membeli ponsel bekas ??".
"Tentu nak , tunjukan ponselmu!!".
Malika menunjukkan ponsel kesayangannya , yg berwarna merah muda. "ini pak , ini adalah ponsel kesayangan aku pak. Tolong dijaga yah pak!!". malika menyerahkan ponsel miliknya.
"Nak , aku hanya mampu membeli ponselmu dengan harga 1.900 ribu sja!".
"tapi pak bukankah itu sangat murah ?? lagi pula ponselku masih terlihat baru pak!!".
"Jika kau tidak ingin , maka kau bisa pergi ke konter yg lain!!".
"Baiklah pak , berapapun harganya. Aku akan menerimanya pak!!".
kini ponsel kesayangannya tlah melayang , malika hanya memiliki uang sebanyak 2 juta rupiah.
...----------------...
Kevan dan Tandra sedang meneguk beberapa botol minuman keras , Andra terlihat sangat berantakan.
"Kevan apa yg terjadi ?? mengapa andra menghabiskan banyak botol minuman keras ?? tidak biasanya dia melakukan ini!!". Rasya terlihat tegang dan juga panik , melihat sahabatnya yg berantakan seperti itu.
"witer!!". Andra melambaikan tangan. salah satu pelayan bergegas menghampirinya.
"Iya tuan!!".
"Berikan beberapa botol lagi!!".
"Tidak pelayan , kami akan kembali!!". Rasya memapah sahabatnya yg sedang terseok-seok.
"Lepaskan Sa , gue bisa sendiri!!". Tegas andra. Ia menolak rasya hingga terjerambab ke sudut sofa.
"Gue bisa sendiri , faham??". Andra bergegas pergi meninggalkan kedua sahabatnya.
...----------------...
Didalam perjalanan , Andra mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi dalam keadaan mabuk berat. pandangan yg buram , kepala yg pening. itulah yg dirasakan andra saat mengendarai mobil kesayangannya.
"Andra , stop andra!! Biar gue aja yg nyetir , lo sedang mabuk ndra!!". Rasya menarik stir mobil, Andra menatapnya dengan tajam.
"Lepaskan , atau kita akan kecelakaan karna ello!!". Tegas andra.
seseorang sedang menyebrangi jalan raya , Rasya menyadari hal tersebut dan histeris diapun berteriak. membuat Andra terkjut hingga kebingungan.
__ADS_1
Bruuuugggghhh.
Mobil yg mereka tumpangi kecelakaan.
Gadis mungil terlentang di tengah jalan dengan kondisi beberapa tubuh yg terluka dan memar. Para warga mengerumuni mereka. Ambulance dan polisi tiba ditempat kejadian. kini Malika dan team Andra ditangani oleh dokter.
...----------------...
Elena dan keluarga dewangga tiba dirumah sakit.
"Ibu , dimana andra ??". Elena merasa sangat panik dan cemas. Keluarga dewangga hanya terisak dan tak tahan melihat kondisi putra kesayangan mereka.
"Ibu andra dimana ??".
"Andra sedang koma!!".
Elena melotot mendengar kondisi kekasihnya. iapun tersungkur ke lantai tubuhnya melemas , ia menangis tersedu-sedu. ibu Andra menghampirinya lalu menenangkan calon menantu kesayangan.
"Nak berdoalah , kita akan meminta bantuan kepada Tuhan. Agar Andra bisa melalui semua ini nak!! TJ kita anak yg kuat , dia pasti bisa melalui ini semua. Tapi dia membutuhkan dukungan dan doa dari kita , mari kita pergi dan berdoa!!".
Mereka bergegas pergi dan melakukan ibadah.
...****************...
Malika bergidik nyeri , sekujur tubuhnya merasa sakit. Ia mnggeliat kesakitan , salah satu suster menghampirinya.
"Nona , jangan bergerak dulu. Kaki dan lengan nona terluka!!"
"Nona sedang berada dirumah sakit , seseorang membawah nona.!!".
Malika mengingat kejadian ketika diserempet oleh sebuah mobil sport berwarna hijau.
"awwww!!". ia mendesis kesakitan. "suster kepalaku sangat sakit!!".
"Non , kepala nona juga mengalami pendarahan. Tapi tuan itu tlah mendonorkan darahnya untuk nona!!"
"Tuan ?? tuan siapa suster ??"
"Maaf non , ia meminta kami tdk mengatakan kepada siapapun tentang identitasnya!!"
"Baiklah suster!!".
"Saya permisi dlu nona!!" Setelah berpamitan , suster meninggalkan malika diruangan sendirian.
"Barangku dimana ??". malika mengedarkan pandangannya mencari koper yg berisi pakaian dan uang sakunya.
"ya tuhan , jangan bilang koperku tertinggal disana , bagaimana aku bisa pergi mengambilnya ?? kenapa aku tidak mati saja ?? aku sungguh tersiksa dalam kehidupan ini!!". Gumam malika. Ia menangis sesegukan , seseorang menghampirinya sembari membawah sesuatu untuk malika.
"el..elo!!".
"iyaa , ini aku Mik!!". orang tersebut duduk dikursi yg berada dekat dari ranjang malika.
...****************...
Dokter yg sedang menangani Andra , kini keluar dari ruangan. Para keluarga dewangga mengerumuni sang dokter.
__ADS_1
"Gimana keadaan putra saya dok ?? dia baik-baik saja kan??". Dewangga mengguncang tubuh sang dokter. "Jawab dokter!!".
Nyonya dewangga menenangkan sang suami. "Mas , tenangkan dirimu. Dokter baru saja keluar dari ruangan putra kita , biarkan dia tenang dulu. dia akan memberitahukan kita tentang kondisi TJ!!". Dewangga akhirnya menenangkan diri. dokterpun membuka suara. "Tuan Tandra , belum siuman dan masih dalam keadaan kritis. Kita hanya mampu berharap kepada mujizat tuhan!!".
Elena mendengar penjelasan dokter , akhirnya membentak sang dokter. "Hei dokter , apa yg kau katakan ?? Apakah aku perlu mencari dokter yg lebih baik dari dirimu ?? seharusnya kau melakukannya dengan sekuat tenaga agar Andraku segera pulih , Kau hanya mampu meminta dan mencari uang suap saja!!".
"Mohon maaf nona elena , kami tlah melakukan dengan sekuat tenaga. kami hanya manusia biasa nona , dengan izin tuhan kami mampu melakukannya. Tapi kali ini , kami hanya berharap mujizatnya saja!!".
Para keluarga menangis terisak , dokter berpamitan dan meninggalkan keluarga andra yg tak berdaya.
...----------------...
"Dari mana lo tau , kalau gue masuk dirumah sakit Lex ??".
"gue melihat berita di Tv , makanya gue segera kembali dan menemui lo disini!!".
"Apa Adel tau lo udah balik ??".
"Gue tau mik , adel suka sama gue , adel cinta sama gue. Tapi gue cinta sama lo dan lo.cinta sama.gue!!"
Praaaaaannnkkkkk
suara pecahan membuat pandangan malika dan alex beralih kesuara tersebut.
Mereka terkejut menatap kedatangan seseorang yg sedang mereka bicarakan.
"Adel!!". Sahut malika dan alex secara bersamaan. Adelia berdiri tegak didepan pintu ruangan , ia menatap dengan tatapan kosong.
"Dell , lo salahfaham dell!!".
"jadi kalian??". Adelia bergegas pergi meninggalkan ruangan. Malika hendak bangkit , namun suster memintanya tetap berada diatas kasur.
"Gue mohon sama lo lex , lo harus pergi dan jelasin kepada adeli. kalo gue itu ga suka sama lo , gue udah punya suami lex!!". Bentak malika.
"Omong kosong apa ini mik ?? iyaa gue akan jelasin kepada adel , tapi ga perlu berbohong juga kali mik!!".
"Gue ga berbohong alex , gue udah nikah ketika berada didesa terpencil kemarin!!".
"Apa ??".
"Akan gue jelasin , tapi sekarang lo harus nyusul inn adelia terlebih dahulu!!".
"Tapi!!"
"SE...KA....RA...ANGG!!".
Alex bergegas pergi sesuai perintah malika. namun disisi lain malika terisak , ia mengingat kejadian ketika menikah paksa bersama TJ.
"gue ga bangga udah nikah , apa yg hrus gue lakuin ?? gue ingin adelia dan alex bersama , itu saja tuhan.!! Cukup aku yang ga punya kebahagiaan , adelia jangan. Dia udah banyak nolongin aku , ini saatnya aku harus berbalas budi kepadanya!!".
......**Stop sampai disini dlu yah gaes😀......
...apa bila ada kosa kata yg kurang menyenangkan , silahkan dikomen yah😀...
...jangan lupa. Like , follow , komen , vote😚...
...sampai jumpa di eps. berikutnya😀...
...Bye , see you dear👋**...
__ADS_1