Cinta Untuk Malika

Cinta Untuk Malika
Kecurigaan rasya


__ADS_3

...----------------...


"Sudah tiga hari aku berada diruangan ini , rasanya sangat membosankan!!". gumam malika.


Tiba-tiba seseorang datang dan memecahkan kebosanan malika.


"Mikuuu , seseorang ingin menemui lo!!". Alexandre membimbing seseorang untuk pergi menemui malika.


"Bi..Bi!!". malika terkejut melihat kehadiran ibunda dan ayah tercinta TJ.


"Nak , jadi kau korban tabrakan itu??". Ibu dewangga mengusap wajah chubby malika.


"Iyaa , tpi darimana bibi tau ?? dan kenapa bibi datang kesini bersama paman ??".


"Itu karna , yg mengendarai mobil itu adalah putraku nak. TJ!!".


Malika melotot dan tercengang , ia merasa bagaikan disambar petir disiang bolong.


"Maafkan dia nak , tapi dia-dia. sudah tiga hari dia tak sadarkan diri dari komanya. Kata dokter jika dalam waktu 24 jam dia tak kunjung membuka mata maka!!". ibu dewangga terisak , malika menenangkan sang bunda.


"Bibi , bibi jangan khawatir. Tuhan akan menolong kita bibi!!".


"Dokter selalu berkata seperti itu , hanya mujizat tuhanlah yg kami harapakan!!".


"Iyaa bibi!!". Malika mengedarkan pandangannya dan mencari sosok wanita cantik berbody **** itu namun ia tak menemukan keberadaan yg ia cari. "Ngomong-ngomong kak Elena dimana , bibi ?? aku tidak melihatnya!!".


"Elena sedang pergi ke new York , sebenarnya dia tidak ingin pergi namun ibunya memaksa dan dia memang harus pergi. itu adalah pekerjaannya dan kita tak berhak menghentikannya lagi pula dia hanya calon menantu kami , bukan menantu!!".


Air mata membasahi pipi tembem malika. "Tidak masalah bibi!!". malika mengusap air matanya.


"Gimana keadaan kamu nak ?? apakah semuanya baik ??". sahut tuan dewangga. Ia membelai rambut coklat cewek cantik yg mungil itu.


"iyaa paman , semuanya baik. Terima kasih kalian tlah mengunjungi ku , aku merasa seperti memiliki keluarga lagi!!".


...****************...


Malika dan yg lainnya kini berada didepan ruangan Tandra , air mata menetes diwajah malika. entah mengapa ia merasa sangat terluka menatap Tandra terbaring dengan nyenyak menggunakan banyak peralatan yg melekat di tubuhnya.


"Apa yg terjadi kepadaku ?? mengapa aku merasa buruk melihatnya terbaring disana ?? aku bukanlah siapa-siapa , ingatlah posisimu malika. Jangan berharap lebih!!". Ucap malika dalam hati.

__ADS_1


Nyonya dewangga menyentuh salah satu pundak malika. "Nak , jika kau ingin masuk. maka masuklah!!". Malika mengusap air matanya. "Tidak bibi , aku melihatnya dari sini saja!!".


"Hei ayolah , masuklah. lagi pula ello kan~ malika melototkan kedua bola matanya , Kevan menyadari hal tersebut.


"Maksudnya , Lo dan Andra kan sering bertentangan. siapa sangka ketika lo disana , andra bangun dan ingin berdebat dengan lo lagi!!".


"itu bukan lelucon , kevan!!". Tegas dewangga.


"Ayolah paman , dulu ketika aku dan mereka berada di desa kecil itu . kami melihat itu juga terjadi , sama seperti yg dialami oleh Tandra dan Malika. sang pria itu terbangun ketika kekasihnya mengunjunginya dan berada didekatnya!!".


"Mengapa gue merasa , kevan sedang menyembunyikan sesuatu dari gue!!". sahut Rasya dalam hati.


"Itu kan kekasih van , bukan musuh!!". Jelas Dewangga.


malika memberi isyarat , meminta kevan diam dan tak mengirimnya masuk ke ruangan Tandra. Namun kevan tak menghiraukan , ia terus berusaha agar mereka setuju dengan ide cemerlangnya itu.


"Ya ampun malika , siapa yg tahu ?? apa salahnya jika lo masuk dan mencobanya ?? Gimana bibi ??". Kevan menatap kearah ibunda andra , ia hanya tersenyum. "Gimana paman ??". Kevan menatap kearah Dewangga.


"Menurut saya , yg dikatakan tuan kevan itu memang benar. Semua orang tlah menemuinya , apa salahnya jika nona juga masuk dan mengunjunginya!!". Dokter sangat mendukung pendapat kevan.


ibunda TJ , menghampiri malika dan memelas agar malika menyetujui permintaan tersebut. "Nak , aku mohon padamu!!". Malika menyentuh kedua tangan sang ibunda dan menggelengkan kepala dengan pelan. "Jangan bibi , jangan memohon kepadaku. Aku ga ingin membuat dosa karna bibi memohon kepadaku!!".


...****************...


"Pak, sampai kapan bapak terbaring seperti ini ?? bangunlah pak , siapa yg akan memarahi aku jika kita berpapasan ?? meskipun pernikahan kita palsu tapi pak , buku nikah bapak ada didalam tas aku pak dan ternyata bapak menyimpan buku nikah atas nama aku. Aku menemui bapa hanya ingin meminta buku nikah itu , gimana jika kak elena melihat buku nikah itu dan. Dan hubungan bapak dan elena akan berantakan hanya karna pernikahan palsu!!".


Malika berceloteh panjang lebar , terkadang ia mengutuk Tandra dan terkadang memujinya. Keluarga dewangga sangat berharap agar putranya segera siuman , namun disisi lain Malika berharap elena segera datang dan menemui Tandra.


Sudah 2 jam berlalu , malika tak kunjung keluar dari ruangan. Kevan tersenyum senang menatap malika dan tandra , Rasya penasaran dengan tingkah kevan yg senyam-senyum. Tidak biasanya kevan tersenyum ketika seorang wanita mendekat dan gatal kepada sahabatnya.


Wanita yg mana yg tak tergila-gila pada Tandra , ia memiliki wajah rupawan dan body yg kekar dan ****.


"Sejak tadi gue peratiin , lo senyam-senyum menatap wanita itu. Apa yg kalian sembunyikan dari gue van ??".


"Ga ada sa , gue ga menyembuiin apapun dari lo!!".


"Lo kira gue baru kenal lo kemarin apa ?? kita bertiga tlah lama bersahabat , susah senang selalu bersama. kali ini gue merasa kalian menyembunyikan sesuatu dari gue , apa van ?? katakan!!".


"Kata Andra , Rasya adalah orang yg sangat mencintai elena dan tergila-gila padanya. Gue ga boleh ngomong tentang pernikahan Tandra dan malika didesa kecil itu!!". Kevan menatap rasya dengan serius.

__ADS_1


"ada apa ?? mengapa lo hanya natap gue aja ?? jawab gue van!!".


"Ga ada sa , buat apa kita menyembunyikan sesuatu dari lo ?? sekecil dan sebesar apapun masalahnya , lo pasti akan tau segalanya dan kami akan memberitahu ello juga kan??".


"apapun itu , gue merasa ragu dengan mereka!! Jangan sampai mereka menyembunyikan hal yg besar , yg akan membuat elenaku terluka!!". Rasya menatap kevan dengan serius.


...****************...


Malika meninggalkan ruangan. Ibunda Tandra menghampirinya dan menanyakan apakah sang putra sudah siuman , namun malika hanya menggelengkan kepala. itu membuat semangat mereka kembali hilang. Tiba-tiba kevan melihat andra menggerakkan salah satu jari tangannya , kevan histeris teriak. "Paman , bibi , lihat Tandra menggerakkan salah satu jarinya!!".


Dokter menoleh dan bergegas masuk memeriksa kondisi tubuh andra. Beberapa menit kemudian ia pun keluar dan membawah berita baik.


"Gimana keadaan putra ku dok ??"


"Dia sudah ada reaksi nyonya , itu sudah cukup baik. Tapi~


""tapi apa dokter ??". Tegas rasya.


"Tapi dia menyebutkan nama malika , siapa malika ??".


Dengan semangat kevan menunjuk ke arah malika yg sedang mengusap air matanya.


"Dia dokter , dia adalah malika!!".


"Mengapa Andra menyebutkan nama malika dan bukan nama Elena ?? ini mencurigakan!!". Gumam Rasya.


"Iya dokter , dia adalah malika!!".


"nona malika , silahkan ikut kami masuk kedalam ruangan!!".


"Tapi , bagaimana aku bisa masuk ?? paman dan bibi kan ada disini??".


"Sudah nak , masuklah. TJ memanggilmu , mungkin dia ingin berdebat denganmu!!". nyonya dewangga akhirnya bisa tertawa dengan candaannya.


"Bibi dan paman pun sama , mengapa mereka mendukung gadis itu bersama tandra ?? apa jangan-jangan gadis desa itu akan menggantikan posisi elena ??". gumam rasya


...**stop sampai disini dlu yah gaesπŸ‘‹...


...Jangan lupa , Like , komen , vote dan follow....

__ADS_1


...sampai bertemu di bab selanjutnya πŸ‘‹πŸ‘‹**...


__ADS_2