
...----------------...
Malika terbangun , ia menatap sekelilingnya. Namun ia hanya menemukan sosok pria yg beku dan wanita cantik yg sedang menjaganya.
"Kak , aku dimana ??". Tanya Malika.
Elena tersenyum senang , menatap malika yg tlah siuman. "Hei kau sudah bangun ??". Ia menyodorkan segelas air dan meminta malika meminum air tersebut. "Minumlah , nanti kita bicara!!".
malika mengangguk tanda setuju. ia pun meneguk minuman yg disodorkan oleh Elena. "Terima kasih kak!!". Malika meletakkan gas ke atas narkas.
elena tersenyum senang menatap kondisi malika yg semakin membaik , andra berpamitan kepada pujaan hati. "Sayang , aku ingin pergi ke kantor!!". Andra menatap malika yg sedang menatapnya.
"Sayang , malika baru saja siuman!!".
"Lalu ?? apa hubungannya dengan ku ?? disini banyak suster dan juga dokter sayang!! Kita bisa menyuruh mereka menjaga gadis ini!!".
"Kenapa kau selalu saja kesal sayang ??".
"Bagaimana aku tidak kesal ??". Andra menatap kearah malika. "Hari ini adalah hari anniversary kita tapi seseorang menghancurkan semuanya!!".
malika menyadari hal tersebut , air bening menetes diwajah imut miliknya.
"Kak , kaka bisa pergi!! Aku sudah sembuh , aku bisa menjaga diriku sendiri!!". Elena dan andra menoleh kearah malika yg hendak bangkit dari tempat tidur.
"Hei apa yg kau lakukan ?? tidak malika , tetaplah berbaring disana. kami akan menjagamu!!". Tiba-tiba deringan ponsel memecahkan lamunan andra.
"Tunggu sebentar , aku mengangkat telfon dlu yah Ndra!!". Elena bergegas pergi.
Kini hanya tersisa malika dan andra didalam ruangan. Malika menyelimuti seluruh tubuhnya dengan selimut , Andra mengerutkan keningnya. Ia merasa kebingungan dengan tingkah konyol malika.
Butuh beberapa menit , Andra berfikir keras. Hingga akhirnya iapun menurunkan egonya dan menanyakan sesuatu kepada malika.
"Apa kau kedinginan??". Andra menarik selimut malika secara perlahan-lahan.
Malika hanya mengangguk pelan. "Aku akan mematikan Ac-nya!!". Andra mematikan Ac didalam ruangan lalu kembali duduk disofa yg berada jauh dari ranjang malika.
"Ya tuhan , dia mematikan Ac-nya.. rasanya sangat panas!!". Gumam malika. Tak ada suara didalam ruangan malika , hanya ada kesunyian. "Sepertinya sudah sepi. Mungkin Pak TJ sudah pergi menyusul kak Elena!!". Malika melepaskan selimut dari tubuhnya , tentu saja keringat bercucuran karna kepanasan. Ia begitu merasa sesak , sehingga duduk dan ngos-ngosan.
__ADS_1
"Ada apa ?? kau sesak nafas ?? apa aku panggilkan dokter ??". Andra terlihat sedikit panik. Malika tercengang , ia sangat tersentuh oleh perhatian kecil suaminya.
"Dokter , periksa dia. Tadi dia ngos-ngosan , apakah dia mengalami penyakit asma ??".
Tanpa buang waktu lagi , dokter memeriksa kondisi malika. Syukur semuanya baik-baik saja , dokter kembali bertugas. Andra sedikit lega mendengar kabar baik malika.
"Pak terima kasih , atas semua bantuan yg bapak berikan!!". Malika bangkit dari tempat tidurnya
"Kau mau kemana ??".
"Pak , aku ingin pergi dari sini. sudah cukup aku merepotkan bapak dan kak elena!!".
"Apa kau ingin pingsan lagi ?? agar aku bisa menggendong lalu membawahmu ke rumah sakit lagi ?? apakah seperti itu yg ingin kau lakukan ??"
Malika merasa sesak mendengar hinaan yg dilontarkan oleh suaminya kepadanya.
"Pak , apa serendah itu aku dimata bapak ?? Aku tak berniat ingin mengganggu hubungan bapak dan kak elena , akan tetapi jika itu membuat bapak merasa risih maka maafkan aku pak. Aku ga akan mengganggu bapak lagi!!". malika bergegas pergi , Andra yg tak mampu berkutik sehingga hanya bisa mematung dan menatap kepergian malika.
"Mengapa tuhan mengirim pria itu menjadi suamiku , tapi apapun itu. Aku dan Tuan Tj bukanlah suami istri , kami menikah hanya sebagai lelucon saja. itu saja!!". Malika berjalan dengan tubuh yg terguncang.
...****************...
Tiba-tiba amarah Tandra menjadi memuncak , iapun membentak elena. "Malika , malika , malika. selalu saja gadis itu , apa kau pernah memikirkan hubungan kita??". andra menatap elena yg sedang menangis karna bentakannya. Iapun menyadari kesalahn lalu meminta maaf. "Ma..maaf sayang , ak..aku ga berniat ingin membentakmu tadi , hanya saja aku sangat kesal. karna kau , selalu saja memikirkan gadis itu!! Hari ini adalah hari anniversary kita dan aku ingin kita pergi merayakannya. aku tlah memboking sebuah cafee kesukaan kamu , dan kita akan kesana sekarang!!". Andra menarik salah satu tangan elena , dengan lembut. mereka meninggalkan rumah sakit.
"Ketika aku menatap wajah gadis itu , bayangan pernikahan konyol itu selalu saja terbayang diingatan ku. itu yg membuatku kesal dan kehilangan akal , karenanya!! Aku ga akan membiarkan hubungan aku dan elena menjadi hancur hanya karna pernikahan palsu itu!! itu hanyalah pernikahan lelucon saja dan itu hanyalah permainan!!". Sahut andra dalam hati.
...----------------...
Kini malika tiba dirumah petak yg sederhana , iapun mengetuk pintu sebanyak tiga kali. Namun tak ada respon dari tuan rumah.
"Dell , lo didalam kan ??" Malika terus menerus mengetuk pintu. Hingga akhirnya pintu rumah pun terbuka , Malika memeluk sahabatnya dengan erat. Namun adelia hanya diam dan tak merespon pelukan malika.
"Dell lo kenapa ?? kok diam aja sih dell ?? semuanya baik-baik saja kan dell??". Malika sangat panik. Adelia masih saja bungkam dan menatap kosong saja.
"Dell , lo kenapa ??"
"Sudah puas lo merenggut segalahnya mik ?? sudah puas ??". Bentak adelia.
__ADS_1
Malika kebingungan. "Ma..maksud lo apa sih dell ??". Malika tertawa kecil , ia berniat ingin mencairkan suasana yg tegang. " Gue benera ga ngerti dell , maksud lo apa ??".
"Ga ngerti , atau pura-pura ga tau aja mik??". Adelia menatap tajam.
"Dell , bentar. maksud lo apa sih ?? serius gue ga tau!!".
"Alex meninggalkan kota ini , itu semua karna lo mika , karna lo!!". adelia menolak malika dengan kasar sehingga malika tersungkur ke lantai. "Gue udah peringati ke ello mika , Lo hrus kembali setelah 3 hari. tapi apa yg Lo lakuin ?? Lo pergi selama 2 minggu!! Bukan hanya kehilangan alex , gue juga kehilangan pekerjaan gue mika. itu semua karna lo!!". Bentak adelia. Malika terisak.
"Dell , gue~
Adelia melemparkan koper kearah malika dan meminta malika pergi meninggalkan rumah kontrak tersebut. "Pergi lo dari sini , Anggap saja kita ga pernah kenal. Gue kecewa sama lo mik , gue benci sama lo!!". adelia membanting pintu dengan kasar.
"Ya tuhan , mengapa semuanya harus terjadi ?? aku ga berniat sama sekali ingin menyakiti siapapun. Termasuk sahabatku adelia , ujianmu terus saja datang tanpa henti. Aku sangat lelah tuhan , masalah datang silih berganti!!". malika menangis sesegukan , sembari meninggalkan rumah kontrak tersebut.
...****************...
Elena dan Andra sedang merayakan anniversary mereka dicafee yg berada ditepi pantai. Pemandangan yang sangat indah , namun itu tak membuat wajah elena memancarkan senyumannya. ia terus memikirkan malika , Andra yg berusaha membuat elena tersenyum namun semua usahanya gagal dan sia-sia saja. Lalu Andra pun bertanya kepada sang kekasih. "Apa yg sedang kau fikirkan ??".
"Entah dimana gadis itu sekarang ndra , dia itu sedang sakit ndra!!".
"Dia lagi dia lagi , apa ga ada pembahasan lain ?? Apakah kau tidak ingin membicarakan tentang pernikahan kita??".
"Andra , Minggu depan. aku harus pergi ke new York untuk melanjutkan kontrak yg tlah aku tanda tangani. Itu adalah salah satu impian aku juga ndra , sama seperti aku yg memberimu kebebasan. aku tau kau akan melakukan hal yg sama kan??". Elena menggenggam tangan pujaan hatinya. "Bisakah kita tak membicarakan tentang pernikahan dulu Ndra ?? kita harus fokus ke karier masing-masing aja dlu, setelah kita pias dengan karier kita. maka kita akan membicarakan soal itu!!". Andra hanya bisa tersenyum tipis mendengar ucapan elena yg menolak membicarakan tentang pernikahan mereka.
"Bagaimana aku bisa mengatakan kepadamu tentang aku dan pernikahan palsu ku ?? Bagaimana pun hasilnya , aku ga akan menyembunyikan apapun kepada elena!!". Gumam andra sembari menatap elena dengan serius.
"Sayang aku ingin mengatakan sesuatu!!".
"Iyaa Andra , katakan ?? apa yg ingin kau katakan ??".
...***Stop sampai disini dlu yah gaes👋...
...Jangan lupa. Like , komen , vote , dan follow akun author yah....
...sampai bertemu di eps. selanjutnya....
...Love you full , TamiLovers❤️...
__ADS_1
......see youu , byee👋👋***......