
Dokter Hugo yang selesai memeriksa merylia avril pergi ke ruang kerjanya.Karena,dia super duper penasaran tentang apa yang tadi dirasakannya saat memeriksa merylia avril.
Dokter Hugo dengan segenap keberaniannya mencoba membuka cctv yang ada di ruang milik satpam.Dia menyorot ruang IGD tempat Merylia Avril dirawat.Tanpa diduga cctv mati lampu berkelap keli.Zzzttt...Zzztt..Zzttt..
"Kok merinding banget ya."Dokter Hugo menengok kanan kiri.
Bayangan wanita putih melewati belakang badan dokter Hugo.Semakin, membuat bulu romahnya merinding.Apalagi suasana malam di rumah sakit.Membuat semakin merinding.Dokter Hugo memutuskan untuk pulang ke rumah.Esok hari sebelum memutuskan pulang dokter Hugo memberikan laporan lab merylia pada Nita.
"Non, Ini laporan lab adik non."Menyerahkan secarik kertas dan dokumen.
"Terimakasih dok."
"Sama sama, saya jelaskan penyakit adik anda ya."
"Baik dok."
"Adik anda menderita asma dan mimisan darah segar yang apabila banyak pikiran atau otaknya panas sakit itu akan kumat lagi.Tolong adiknya dijaga."
"Baik dok."
Jadi, mulai dari hari ini dan seterusnya dia berjanji dalam hati untuk terus menjaga adiknya sampai mendapatkan calon suami terbaik.Dan dia akan rela melepaskan adiknya untuk lelaki yang baik itu.Pukul 08.00 WIB.
"Jadi, hari ini pasien sudah boleh pulang ya non."Jelas dokter Hugo.
"Terimakasih dok."Senyum Nita ke adrian.
Merylia avril langsung merapikan barang barangnya yang ada diruang UGD.Dengan wajah sumringah Mery pulang ke rumah bersama kakaknya dan koko Adrian.Didepan rumah teman teman sekelasnya sudah menunggu dia datang.
"Selamat datang,Lili can..."Sorak sorai teman teman Merylia menunggu didepan rumah merylia avril.
"Selamat datang merylia lili can."Sorak sorai dan tepuk tangan dari teman teman yang menanti kedatangan merylia avril.
"Teman teman..Kalian tahu dari mana aku sakit?"Terharu memeluk teman temannya.
"Kakak kamu yang cerita ke kita."Sorak sorei dari teman teman Merylia avril.
"Reggy..Kangen."Berlari dan memeluk Reggy di barisan belakang didekat lampu ruang tamu.
"Iya li, ngomong ngomong aku udah putus sama pacar aku."Menyambut pelukan Meyrlia avril.
"Puk puk puk..pria malang.Kenapa kamu bisa putus?"Menenangkan Reggy.
"Udah gak cocok li."
"Semangat terus ya."
"Iya.."Masih memeluk Reggy.
Drap..drap..drap suara jejak kaki datang mendekat kevin dan christian datang.Mereka saling menatap dengan penuh kecemburuan.
"lu..lu..ngapain disini?" menunjuk christian.
"Lah, lu juga ngapain disini?" menunjuk kevin.
"Eh, gue pacarnya..Lu jauh jauh donk dari pacar gue."Tegas Christian.
"Heh..Merylia aja gak akuin kamu.Kamu masih aja bersih keras ngaku ngaku."Berjalan berdampingan sambil tarik tarikan.
"Gue dulu yang masuk."Menarik tangan Christian.
"Gak, gue dulu yang masuk."Menarik tangan Kevin.
"Kalian ngapain disini?" Tanya Nita.
"Ah, gak apa apa?" Masih saling menarik.
"Ayo masuk."Membuka pintu rumahnya.
"Iya kak."Bersamaan menjawab.
"Tuh, kan kakak aja nyuruh aku duluan yang masuk."Menatap mata Christian dengan nyolot.
"Gak ya aku duluan."Saling menatap.
"Udah, deh kalian jangan kaya anak kecil.Ayo masuk."Menarik kedua tangan pria yang saling bermusuhan.
"Liat lo ya gue bales nanti."Menatap mata christian sambil menunjuk dua bolamatanya.
"lu yang harus hati hati."Menatap kevin.
__ADS_1
"Udah sampai didalam rumah."Melpaskan pegangan tangan Nita.
Kevin dan Christian masih terdiam saling menatap.Tapi mereka terganggu dengan tampilan visual merylia yang sedang memeluk seorang lelaki di tempat pesta penyambutan dia datang.
"Waduh, Siapa itu?"Bertanya pada christian.
"Mana kutahu kak.Emanknya aku dukun?"Saling menatap lagi.
"Hey, kalian jangan homoan terus tatap tatapan gak jelas.Cepat ke tempat pesta keburu makanannya habis."Nita memegang pundak christian dan kevin.
"Iya kak."Menjawab bersamaan.
Mereka berjalan ke arah pesta penyambutan pulangnya merylia.Merylia masih berpelukan sama Reggy.
"Dek, ituloh ada cowok kamu."Berbisik ke telinga merylia.
"Reggy, udah ya pelukannya."Melepaskan pelukan reggy.
"Okey."Tersenyum menatap merylia.
"Lia..selamat back to home ya."Christian ingin memeluk.
"Makasih.."Menghindari pelukan Christian.
"Merylia selamat back home ya."Bersalaman.
"Makasih ya kak kevin."
"Sama sama."Tersenyum.
"Gy..Ayo cari makan."Menarik tangan Reggy.
"Lah, kok aku yang kamu tarik.Nanti lakik kamu gimana?"
"Udah, diem temenin aku makan."
"Hem..okey deh."Berjalan dibelakang merylia avril.
Christian terus mengikuti dan memandang gerak gerik Reggy dan Merylia.Mereka juga terus melihat dengan mata intimidasi dua arah.
"Reggy, Gue kangen banget sama lu."Berbisik ke telinga reggy."
"Sama, ayo kita foto."Mengambil handphone merylia dan berfoto berdua.
"Gak kak unyu."Membelai poni lempar Reggy.
"Haha..kamu bisa aja.Thanks ya udah ngehibur aku."
"Siap sama sama."Tersenyum lembut.
"Tumben kamu udah gak galak sama aku.Biasanya gak dikelas gak dijalan kamu kan galak banget."
"Kamu itu sahabat aku.Aku sayang kamu gak apa apa kan kalau aku gak galak ke kamu?"
"Gak lah justru aku yang senang."
Jungwon lewat didepan Reggy dan Merylia.Tidak ada satu orangpun dapat melihat Jungwon kecuali merylia.
"Jungwonn.."Menatap ke arah tangga.
"Mer..mer..mer..Kok bengong."Reggy melambaikan tangan didepan wajah jungwon.
"H..h..hahhh Iya maaf.Aku kekamar dulu ya sebentar.Aku titip hpku di kamu."
"Okey."
Merylia avril berlari naik ke kamarnya.Dia memanggil manggil adiknya.
"Jungwon..jungwon.."Teriak merylia.
"Kakak.."
"Kakak kangen kamu."Memeluk jungwon walaupun tidak bisa memeluknya dalam raga manusia.
"Aku juga kak.Kakak udah sembuh?"
"Udah.."
"Syukurlah, kakak harus tetap hati hati dengan perempuan yang kemarin ya kak."
"Iya, memang itu siapa?"
"Aku gak tahu kak.Kak aku harus pergi.Sampai bertemu lagi nanti."Melambaikan tangannya dan menghilang.
__ADS_1
Dibawah sedikit keributan terjadi kevin dan christian mendekati Reggy.Reggy yang sedang asik main mobile legend terhenti permainannya karena mereka.
"Heh, kamu."tatap Kevin.
"Iya kak aku?"Menunjuk dirinya sendiri.
"Iya kamu emank setan."Ketus christian sambil ikut mengiintimidasi Reggy.
"Kamu siapanya merylia?"
"Aku sahabat dia kak."
"Hah..cuma sahabat aku pikir pacar."Mereka berdua menghela nafas tenang.
"Heh, Kalian ngapain berdiri di depan reggy?"Berteriak dan turun dari lantai 2 rumahnya.
"Ah, gak ada apa apa ya gak chris?"Kevin merangkul christian.
"Iya, gak ada apa apa cuma mau ajakin join mobil legend bareng."Christian mengaruk kepalanya.
"Gak usah bohong deh kalian.Aku tahu kalian pasti nanya aneh aneh sama Reggy kan?"
"Ah..gak kok..tanya reggy aja."Menjawab bersamaan sambil panik.
"Reggy, kamu diapain 2 terkutuk ini?"Menatap sinis.
"Gak ada apa apa."Meletakan hpnya yang untuk bermain mobil legend.
"Oh, yaudah awas ya kalian menyentuh Reggy."Mengancam.
"Awas apa mer?"kompak bertanya bersamaan.
"Awas kalian tamat riwayatnya."
"Aduh takut.."Kompak menjawab.
"Lebih baik kita pergi yuk."Bisik christian.
"Ayo..cabutt."Kompak berlari keluar rumah Merylia avril.
Christian dan kevin pergi dari rumah merylia avril.Dengan kesal mereka pulang ke rumah masing masing.
"Si*l kalah."Christian memakai helm motornya.
"K*r*ng ajar tuh laki.Bikin mood buruk aja."Menyalakan mobilny dan bergegas pulang ke rumah.
"Gy..mainnya udah?"menepuk pundak reggy.
"A...a..apa?"Melepaskan headset dari telinganya.
"Mainnya udah?"
"Udah kok, Gimana mau cerita apa?"
"Aku tuh kesel kali gy sama mereka.Kenapa sih mereka mau memotekkan keyakinan aku untuk gak suka sama orang."Duduk disebelah reggy sambil menyilakan kedua tangannya.
"Lah, kenapa toh? Bagus kan ada yang suka cewek galak kaya kamu."
"Gy, aku tuh masih sakit hati sama cowok yang dulu aku suka tapi dia gak ada balesannya sama aku."Kesal.
"Siapa sih?siapa yang gituin kamu?"
"Adalah gy nanti kalo aku udah siap aku kasih tahu kamu."
"Ya udah terserah kamu.Yang penting kamu relaxing diri kamu dulu aja.Istirahat gih sana kan baru pulang dari rumah sakit.Temen temen juga udah pada pulang tuh."
"Kamu juga mau pulang?" Menatap Reggy manja.
"Yaiyalah masa nginep nanti aku tidur diatap kalau nginep.Belum lagi kalau digrebek warga gimana? disuruh nikah ditempat kaya yang di tv tv."Merapikan tasnya.
"Jangan pulang dulu lah temenin aku sebentar."
"Tumben kamu gini."
Reggy yang tadinya sudah berdiri untuk pulang duduk lagi disamping Merylia.Semua teman Merylia sudah pulang disitu hanya tertinggal Reggy.Nita kakaknya sedang bersih bersih dibantu koko Drian.
Akhir akhir ini bang adit lagi jarang keliatan bersama kakaknya.Hanya koko Drian yang lagi rajin main kesini mery terus melihat gerak gerik kakaknya dan koko Drian.Merylia menyandarkan kepalanya ke pundak Reggy."Pusing reg."
Promosi dikit ya kak kalau kalian suka hasil coretan tanganku...
yuk baca 2karya aku terdahulu
#waktu dan kamu
#Sweet heart
__ADS_1
Yuk like👍 dan vote ⚡serta rate karyaku ya kakak kakak..🥰🥰🥰