Cinta Untuk Merylia

Cinta Untuk Merylia
Perjalan ke villa Drian


__ADS_3

Kevin masuk ke rumahnya dengan mood yang berantakan.Kevin menendang segala barang yang ada didepannya.Bang ditya sedang bekerja menatap laptop.



"Aku pulang."


"Dari mana aja lu vin?"


"Bukan urusanmu bang."Naik ke kamarnya.


Perasaan christian campur aduk sama seperti Kevin.Didepan gerbang rumahnya.Martha sudah menunggu kedatanganny didalam rumah christian.



"Tian sayang, Kamu baru pulang sayang?"


Menyapa sambil duduk.


"Martha sudah makan?"Tanya mama Maretha.


"Belum tante, mau cobain masakan terbaru tante gak?tante baru aja bikin kreasi daging buat restoran tante."


"Boleh tante."Menghampiri mama Maretha.


"Dasar penjilat."


"Mau kemana?ayo makan bareng."Menarik lengan Christian.


"Kamu aja sendiri aku males."Menepis tangan Martha.


"Kenapa sih kamu selalu gituh ke aku?"


"Aku gak suka kamu.Titik."


"Tapi aku suka kamu christian."


"Jangan sebut namaku.Gak sudih aku kamu sebut namanya."


"Dah, aku mau ke kamar."


"Tian, kamu apa apaan sih kasar banget."Mama maretha berteriak kearah christian.


"Belain aja terus ma."Kesal dan membanting pintu kamarnya.


"Maaf, ya nak martha."


"Gak apa apa tante."


Martha mencicipi steak buatan mama christian.Merekapun berbincang bincang santai.Sementara itu Reggy yang masih belum pulang masih dengan keadaan menyanggah kepala Merylia dipundaknya.


"Gy.."


"Iya mer?"


"Gy.."


"Iya.."


"Aku masih trauma banget sama cowok gy.Takut aku tuh suka sama cowok."Galau sambil menitihkan air mata.


"Udahlah, gak usah sedih.Nanti kalau udah waktunya buka hati.Pasti kamu bakal buka hati sendiri kok mer."


"Iya..makasih ya.Kamu emank sahabatku paling baik."


"Sama sama mer.Aku balik dulu ya udah jam sembilan malam."


"Iya, aku anterin ke depan."


Reggy menaiki motor Xmax miliknya dan bergegas pulang ke rumahnya.Merylia avril masuk kedalam rumah.


"Aku balik dulu ya.Kamu istirahat biar besok mulai sekolah gak sakit lagi."


"Iya, hati hati dijalan."Melambaikan tangannya.


"Cklek..cklekk.."Merylia membuka pintu rumah.


"Dek, makan dulu kakak udah masak."duduk didepan Drian.


"Iya kak, masak apa kak."Mendorong kursi makan untuk duduk.


"Telor balado sama nasi kuning.Buat perayaan kamu sembuh."Mengambilkan nasi untuk merylia.


"Makasih ya ka."


"Iya, Drian pimpin doa gih."

__ADS_1


"Terimakasih ya tuhan pada hari ini kita masih diberikan rejeki kesehatan dan makanan yang sekarang sudah berada dimeja kami.Berkatilah makanan ini agar menjadi baik bagi tubuh kami.Amin."Saling berpegangan tangan.


"Amin, selamat makan."Ucap Merylia avril.


"Iya, selamat makan."Drian dan nita bersamaan menjawab.


"Yelah kak pakek barengan banget harus ya?"


"Gak kok reflek aja."Jawab Nita.


"Iya betul itu reflek."


"Abisin makanan kamu dek terus minum obat kamu dan istirahat.Biar besok kamu bisa mulai sekolah."


"Iya kak."Menghabiskan makanannya.


"Makasih ya ta untuk makanannya.Enak masakan kamu."


"Sama sama ian."


"Kak, aku naik dulu ya.Aku mau berdoa terus tidur.Kakak mau tidur dikamar aku apa di kamar kakak?"


"Iya dek.Aku tidur di kamar aku aja."


"Yaudah kak aku naik dulu ya."


"Iya."


Nita beres beres dibawah dibantu drian.00.00WIB, karena terlalu pagi drian memutuskan menginap ditempat Nita.


"Ta, aku mau pulang ya."Memakai helmya.


"Tunggu, jangan pulang kamu nginep aja disini.Udah jam segini perasaan aku gak enak.Kamu pasti bakal diganggu sesuatu."


"Yasudah deh."Melepas helmnya.


"Aku ambilkan selimut ya.Kamu tunggu disini ya sebentar."


"Iya, makasih ya."Merebahkan badannya ke sofa.


"Huft, capainya hari ini."Drian memejamkan mata.



"Berr..dingin.."Drian menarik selimut sampai menutupi mukanya.


Dikamar Marylia Avril.Arwah merylia avril perlahan mulai tertarik lagi ke dimensi lain.Dengan mata kepala dia sendiri dia melihat arwahnya keluar dari raganya yang tertidur dikasurnya.


"Jungwonnnn...jungwonnnn..."


"Hihihi...halo kakak..."Tertawa riyang.


"Jungwon tunggu.."


"Ayo kak.."Menarik tangan Merylia avril.


"Ayo.."Menyambut tangan Jungwon.


Disebuah taman mereka duduk diayunan dan saling bertatapan.Ayunan yang nampak sepi.



"Kakak..gimana penampilan aku.Apa aku keren pakai baju SMA?"


"Bagus kok dek."Dengan ekspresi flet.


"Kakak tampak cantik dan dewasa ditubuh kakak yang sekarg bisa kulihat."


"Benarkah?"Melihat tanganny dengan kedua mata dengan jelih.


"Iya kak."


"Apa permintaan kamu jika nanti kamu hidup kembali?"Sambil mengayunkan kakinya diayunan.


"Kak, kalau nanti aku bisa kembali hidup.Aku ingin kakak jadi kakakku.Kakak mau kan jadi kakakku."


"Hemmm.."Berdiri dan jongkok didepan Jungwon.


"Kenapa kak?"Menatap mata


"Hey, siapa yang tidak ingin punya adik seperti kamu.Kakak bahagia kalau kamu jadi adik kakak."Memegang wajah Jungwon.


"Kakak..makasih ya." Tersenyum sumringah.


"Sama sama sayang."

__ADS_1


"Kakak, sudah waktunya kakak kembali."


"Ayo kita pulang."


Arwah Merylia avril kembali ke tubuhnya semula.Alarm disebelah tempat tidur dia berbunyi kencag.


"Dek...Turun..ayo sarapan."


"Iya kak."Bersiap masuk kamar mandi untuk siap siap berangkat sekolah.


"Ian, makan dulu gih."Mengoyangkan tubuh Drian.


"Apa toh Nit, baru juga tidur."Membuka selimut yang menutupi mukanya.


"Baru tidur baru tidur..Bangun ah, aku siram pake air nih."


"Iya, iya aku bangun."Mengumpulkan nyawanya.


"Kakak masak apa?"Merylia avril turun dari tangga untuk kebawah.


"Ini roti bakar sama susu."


"Ko, ian ngapain masih disini."


"Aish..Anak setan udah turun."Mengaruk rambutnya.


"Kamu yang setan ko."Menunjuk dengan muka kesal.


"Kakak, yang nyuruh ian nginep sini semalam perasaan kakak gak enak soalnya.Mungkin oma kakak ngasih isyarat biar drian gak pulang."


"Oh ya udah kak."


"Ian mandi sana."


"Iya iya ini mandi."


Selesai mandi drian bergabung untuk sarapan.Hari ini weekend, Drian mengajak merylia dan Nita untuk pergi ke perkebunan miliknya.


"Ehmm, mau gak hari ini ke perkebunan aku terus ke villa aku.Mumpung hari sabtu kan."


"Boleh boleh."Sambut Nita bahagia.


"Aku ngikut kakak aja."


"Habis makan kalian siap siap ya.Aku minta pak sopir untuk jemput kita."


"Iya drian boleh."


Mereka menyelesaikan makan dan langsung berkemas untuk pergi ke perkebunan Drian.Mereka juga bersiap untuk baju ganti saat menginap divilla Drian.


Drian: Hallo pak sunaryo


Pak suanryo:Iya den ian


Drian:Bisa jemput saya kesini?


Pak sunaryo:Bisa tuan, share loct ke saya ya tuan


Drian:Okey pak, saya tunggu(mematikan telepon)


Pak sunaryo sudah siap didepan rumah.Drian sudah menanti jemputan didepan rumah.Mereka langsung berangkat ke perkebunan teh malabar dan lanjut ke rumah drian yang dia selalu katakan dengan sebutan "Villa".



"Silahkan masuk tuan ian."Pak sunaryo membuka pintu.


"Guys udah pada siap?"Teriak Drian ke arah dalam rumah.


"Udah ian."Senyum Nita.


"Lets go.."Teriak Drian.


"Ayo mer cepat."


"Iya kak ini turun."Menutup rumah.


Promosi dikit ya kak kalau kalian suka hasil coretan tanganku...


yuk baca 2karya aku terdahulu


#waktu dan kamu


#Sweet heart


Yuk like👍 dan vote ⚡serta rate karyaku ya kakak kakak..🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2