
Hari pesta besar telah tiba.Seluruh ruangan telah didesign benar benar mewah dan cantik.Bagaikan perjamuan dansa di pesta kerajaan Inggris.
Ruang tempat bersantai keluarga Nancy
Ruang dapur dan ruang makan keluarga Nancy
Mata merylia avril masih tertuju hanya pada gaya classic nan elegant dari rumah milik keluarga Nancy.Berkali kali merylia avril ingin menyentuh beberapa perabotan indah bergaya classic bernilai tinggi itu.
Nancy dan ayahnya
"Kak...Kak..jangan mulai menyentuh apapun ya".Menampik tangan Merylia yang ingin menyentuh gelas piala didekat perapian.
"Iya iya..kakak minta maaf."
"Sssttt..Kak ada yang datang..Ayo sembunyi."Menarik tangan Merylia avril.
Merylia avril dan Jungwon bersembunyi didekat kursi tungku perapian.Malam itu sangat dingin.Tunggku perapian dinyalakan agar suasana rumah menghangat.
Suara permainan piano terdengar anggun membawa kita berada di peradapan klasik Belanda.Pria pribumi dan tuan compeninya datang bersama sama.semakin menyemarakan pesta indah ini.
"Terimakasih untuk para tamu undangan yang sudah bersedia meluangkan waktunya untuk datang kesini.Kepesta tahun pertama saya berada di rumah baru ini dan berada di Indonesia."Pembukaan dilakuman ayah Nancy
"Kita buka pesta undangan dengan berdansa"..
Memang kebiasaan di era penjajahan belanda begitu.Tuan tanah yang memiliki kebiasaan sosialita.Setiap tahunnya merayakan sesuatu dengan pesta dansa.Agar mereka selalu disandingkan dengan bangsawan bangsawan inggris.
Suara permainan piano mengema indah.Sedari tadi Nency tidak turun turun.Ayah nancy memanggil ibunya untuk menyuruh nency segera turun.
"Tok..Tok...Tok...Nancy...Nancy...Cepat turun."Mengetuk pintu kamar Nency.
"Iya ma sebentar."
"Cepat mama tunggu di depan."
Nancy hari ini berdandan sangat cantik dengan gaun putih gaya victoria yang menjuntai panjang.Dengan rambut indah yang terurai panjang.
Nancy turun perlahan melewati tangga.Begitu cantiknya dia.Sampai sampai orang yang melihatnya jatuh hati padanya.
"Tuan itu nona Nancy sudah turun".Pria pribumi yang Nency sukai.
"Selamat datang tuan tanah yang terhormat."Nancy membungkukkan badannya memberi hormat pada tuan pria pribumi yang dia cintai.
Malam itu Nancy berdansa dengan tuan tanah yang menjadi tuan dari orang yang dia sukai.Nancy menulisnya dalam buku diary dia sambil melihat mawar yang tadinya merah berubah menjadi coklat karena kering.
"Andai saja aku gadis biasa.Bukan seorang noni belanda.Aku pasti akan menyatakan rasa sukaku pada pria yang kusuka."Berbicara dalam hati.
Malam sudah sangat larut.Nancy mematikan semua penerangan yang ada dikamarnya dan bergegas tidur.Dia menarik selimutnya hingga menutupi seluruh tubuhnya.
"Huh...Huhhh...Huhhh..".Keringat bercucuran dari tubuh Nency.
"Sepertinya aku bermimpi buruk".Berbicara dalam hati dan mengambil obat tidur disamping tempat tidurnya.
"Suara apa itu."
Pagi pagi buta ada seseorang yang mengetuk jendela kaca kamar Nancy.Nancy terbangun dan beranjak dari ranjangnya.Dia membuka kaca jendela kamarnya.
"Siapa disana?".Membuka kedua jendela kaca kamarnaya.
"Selamat pagi noni cantik."Pemuda pribumi yang dia sukai.
"Sedang apa kamu disini?".Tersenyum merona merah pipinya.
__ADS_1
"Sedang memandangi noni."Mensanjung Nency.
"Maksud kamu?."Tersipu malu.
"Noni aku mau memberikan ini untukmu."
Memberikan bucket bunga mawar merah bercampur krisan yang cantik dan secarik surat.
"Terimakasih.."Tersenyum malu.
"Tok..tok..tok..Nency..Nency sayang.Sedang berbicara dengan siapa kamu?".Teriak mama Nancy dari depan kamarnya.
"Ehmm..Bukan siapa siapa ma".Balas Nancy.
"Sepertinya kamu harus pergi."Menyuruh pemuda pribumi tadi pergi.
"Baiklah aku akan turun.Sampai bertemu lagi noni cantik."Memegang pergelangan tangan Nancy.
"Berhati hatilah."Melambaikan tangan kepada pemuda pribumi itu.
Sebelum tidur Nency membuka surat dari pemuda itu yang berisi ungkapan rasa hatinya.
***to:Noni cantik
Aku hanya manusia biasa.Yang tidak mengerti bagaimana mengungkapkan apa yang ada dalam hati.Aku hanya manusia biasa yang tidak memiliki kekayaan seperti tuanku.Mungkin noni tidak akan pernah membalas rasa debaran di hatiku.
Tapi noni harus mengetahui..Semenjak pertama kali engkau mengalihkan pandangan matamu ke arahku.Hatiku berdebar teramat sangat kencang.
Engkau mungkin masih mengingat ketika aku menghilang dari hadapanmu.Aku bukanlah menghilang.Aku hanya bersembunyi disatu tempat yang tak bisa kau temukan.
Noni..Sungguh lancang aku mengatakan ini.Aku menyukaimu noni..Sejak hari pertama kita bertemu.Sejak hari dimana kamu membukakan pintu untuk mengambil surat dari tuanku untuk ayahmu.
Salamku :Pengemar rahasiamu***
Pagi ini nancy berpenampilan lebih cantik lagi dengan rambut yang dia kepang menjadi 2 untuk pergi kesekolahan.
"Goedemorgan papa mama".Menyapa kedua orang tuanya.
"Goedemorgan kebangaan papa".
Mama Nancy memotong roti tawar.Untuk sarapan pagi mereka dan menyiapkan segelas susu sapi segar yang tiap pagi dikirimkan dari peternakan yang memperkerjakan para pribumi.
"Makanlah dulu nak.Sebelum kamu berangkat ke sekolah."Mama Nancy memberikan roti tawar yang telah dia potong.
"Dank u mom".Memakan roti dan susu yang disiapkan oleh mamanya.
"Eet het langzaam op".Makanlah pelan nak papa Nancy menyuruhnya.
Selesai makan Nancy berpamitan.Didepan rumah sudah ada teman teman dia disekolahan khusus compeni milik Hindia-Belanda.
"Je bent heel erg mooi".Teman sebangku Nancy sekaligus teman seperjalannya berangkat ke sekolah.
"Dank u vriend".Bergandengan tangan dengan temannya menuju sekolahan.
Jungwon dan Merylia Avril mengikuti Nancy.Mereka menembus pintu rumah Nancy.Karena mereka roh,Tidak ada satupun orang yang melihat bahkan mengetahui keberadaan mereka.
"Ayo kak ikuti mereka".Menarik tangan Merylia avril.
"Ayo."Berdiri dari samping perapian.
Ditengah perjalanan pemuda pribumi mengunakan sepeda melintasi jalan yang sama dengan Nancy.Pemuda itu menghentikan sepedanya.Pemuda berparas tampan pribumi itu memberikan bunga dan boneka untuk Nancy.
"Ini untuk kamu."Memberikan boneka dan bunga mawar merah .
__ADS_1
Pergambaran barang yang diberikan oleh pacar pribumi Nancy.
"Dank u."Menatap mata pemuda pribumi itu.
"Sama sama."Membalas dengan tersenyum.
"Wat een mooie pop".Membelai rambut boneka yang diberikan oleh pemuda pribumi itu.
"Secantik kamu."Balas senyum pemuda pribumi itu.
Pemuda itu mengayuh sepedanya lagi menuju rumah tuan compeninya.Dengan hati yang berbunga bunga dia menyusuri jalan dengan bahagia.
"Nancy siapa pemuda itu."Tanya teman nancy.
"Bukan siapa siapa".
"Kenapa kamu tidak mengatakan padaku.Bukankah aku ini sahabatmu?".Tanya teman Nancy.
"Sudahlah jangan banyak bertanya.Diwaktu yang tepat aku akan menceritakannya".
"Ya sudah terserah kamu saja Nancy."
Nancy memasukan boneka yang diberikan kekasihnya ke dalam tas sekolahannya.Dan bergegas menuju sekolahnya lagi.
"Ayo berangkat lagi."Mengandeng tangan temannya.
"Ayo.."
Sesampainya disekolahan Nancy belajar dengan bersungguh sungguh.Disela sela pelajaran terkadang dia menatap ke luar jendela.Hari ini ada pelajaran yang mengunakan Aula sekolahnya.Pelajaran tari tradisional Belanda.Ada seorang pria bangsawan menyukai Nancy karena kecantikannya.
Pria bangsawan itu menyatakan rasa sukanya pada Nancy.Namun Nancy menolaknya dengan halus.
"Nancy sudah lama aku memperhatikanmu.Maukah kau menjadi kekasihku?".Pria bangsawan mengengam kedua jemari tangan Nancy dan mencium kedua jemarinya.
"Maaf hatiku telah dimiliki seseorang.Dan aku sangat mencintainya".Menolak halus.
"Tidak apa apa nancy.Tapi ijinkan saya bertanya.Siapakah lelaki beruntung yang telah membuatmu jatuh hati."
"Saya menyimpan itu dalam hati saya saja.Sebab saya tidak mau khalayak tahu siapa lelaki itu."
"Baiklah Nancy semoga kau bahagia dengannya".
"Terimakasih tuan".Membungkuk sopan.
Lonceng pulang sekolah berdentum kencang.Teng..Teng..teng..Nancy berkemas dan bersiap pulang.
"Nancy hari ini saya tidak bisa pulang bareng kamu.Karena saya harus mengikuti kelas menjahit sore ini.Kamu tidak apa apa kan?".
"Tidak apa apa.Berhati hatilah".
"Saya pamit dulu ya nancy."
"Baiklah.."
Nancy berjalan keluar sekolahan.Diluar pagar pria pribumi telah menantikannya.Dengan menenteng sepedanya dia menemani Nency menyusuri jalanan untuk kerumahnya.
******Cerita ini hanya saya tambahkan partnya sesuai imaginasi saat Nency masih hidup.Apabila ada buku tentang dia yang terbit namun beda dengan yang saya tuliskan tolong dimaklumi.
Karena saya menulis sesuai apa yang ada diotak saya dan sesuai imaginasi saya dan saya menulis ini.Untuk mengapresiasi pengalaman pribadi saya yang pernah merasakan hadirnya sosok lain ketika saya melewati lawang sewu semarang dimalam hari.Nency dan noni cantik dilawang sewu itu saya rasa kisahnya hampir mirip.Semoga kalian terhibur dengan tulisan saya.
Ingat ini hanya karya fiksi bila ada nama karkter di novel ini sama mohon dimaklumi.
Terus dukung dan baca karya saya ya semuany.
Promosi dikit ya kak kalau kalian suka hasil coretan tanganku...
yuk baca 2karya aku terdahulu
#waktu dan kamu
#Sweet heart
__ADS_1
Yuk like👍 dan vote ⚡serta rate karyaku ya kakak kakak..🥰🥰🥰