
Sebelum perjalanan Nita mengajak Drian untuk mengunjungi sebuah taman.Taman maluku namanya.Orang Bandung pasti sudah tahu salah satu destinasi wisata yang terkenal angker.
"Drian sebelum ke villa kamu kita mampir kesini yuk."Menunjuk salah satu destinasi wisata di Bandung dan memperlihatkan hp dia ke drian.
"Boleh."Senyum Drian yang duduk disamping supir.
"Ayo, kita kesini pak."Memegang hp Nita sambil memperlihatkan gambar lokasi ke pak sunaryo.
"Tapi tuan disitu terkenal angker."Bulu kuduk pak sunaryo merinding.
"Memang itu tempat apa pak?Waktu kecil oma gak pernah ajak aku jalan kemana mana?"
"Itu adalah sebuah taman yang dipercaya memiliki aura mistis yang melekat dimalam hari."
"Aura mistis seperti apa pak?"Dengan penasaran Nita bertanya.
"Konon disitu dibawah patung pastor yang bersarang ditaman ada sebuah makam kuno.Tapi saya tidak tahu kebenarannya non.Itu hanya cerita turun temurun saja."
"Oh, gitu pak."
Jungwon tiba tiba muncul dimobil Drian.Dia duduk disampin merylia avril.
"Kakak..Kakak..Kakak.."Menarik baju Merylia avril.
"Jungwon.."Kaget dan sedikit berteriak.
"Dek, kamu manggil aku?"Menengok ke arah merylia avril.
"Gak kok kak."Masuk ke mobil.
"Oh, ya udah."
"Kakak..hihi.."Tertawa pelan.
"Jungwon, sedang apa disini? ini masih siang nanti kekuatan kamu lemah gimana?"Berbisik.
"Kak, kakak harus hati hati sama para penunggu sana ya."
"Penunggu?Maksudmu apa?"
"Nanti kakak juga tahu.Dah kakak..."Menghilang.
"Ashh, dasar setan borokokok sia!"
"Apa dek? kamu bilang aku borokokok?"
"Gak kak gak..Lagi ngitungin nyamuk dari jendela mobil."
"Oh, ya udah kirain ngomong sama aku."
"Drian aku ngantuk..Aku tidur ya..."Nita tiduran dibelakang kursi Drian sambil merangkulkan tangan menutupi wajahnya.
"Yaudah tidur aja ta.Perjalanannya bakal jauh."
"Iya, Nanti kalau udah sampai bangunin ya."Mengengam lengan Drian.
"Okey, membelai lembut rambut Nita."
"Pak, kita makan dulu ya dirumah makan dulang restoran ya pak.Mumpung masih jam 12.00 siang."
"Baik tuan."Mengeset map 15,8km dari jl pasteur no 11 blok III pesona pasteur regency gunung batu bandung.
"Okey google set ke arah dulang resto dan resort."Ucap pak sunaryo ke google map.
"Kearah gerbang keluar pintu pesona pasteur regency."Jawab google.
"Pak sunaryo canggih."Senyum Drian.
"Yakan ngikutin jaman tuan.Tuan anak saya hari ini ijin jadi saya mengantikan dia.Saya belajar dari dia cara mengunakan alat ini."
"Bagus lah, pak perkembangan jaman."
"Iya, tuan adrian."
Didalam mobil Merylia avril mendengarkan lagu sepanjang perjalanan.Karena jarak rumah dan restoran yang ingin drian datangi jauh.
"Anak setan, lu diem aja sih."Membalikan kepalnya ke arah belakang dan menepuk kaki Merylia avril.
"Apa sih? ganggu orang dengerin lagu aja."Sewot sambil melepaskan headset.
"Kamu teh diem aja atuh.Kakakmu tidur terus aku teh ngomomg sama sapa?"
"Sama tembok!dah mau dengerin lagu lagi jangan berisik kamu ko."Mengenakan headset lagi.
"Yaelah dasar wanita bar bar."Kembali menatap jalan depan yang macet.
"Tuan sudah lapar ya?" Tanya pak sunaryo pelan.
"Hahaha..bapak tahu aja."
__ADS_1
"Sebentar lagi nyampek kok tuan."
"Sekarang jam berapa pak?"
"Jam 4.30 sore tuan."
"Huftt semoga gak kemalaman sampai sana."
"4.45 paling sudah sampai tuan."
"Iya pak, Saya tiduran dulu ya pak."Memejamkan mata sebentar.
Pagerwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40391.04.50 Sore waktu setempat, sampailah mereka ke tujuan yaitu dulang resort.
"Tuan, kita sudah sampai tujuan."Memegang pundak Drian.
"Iya pak."Mengucek matanya.
"Ta, ta, ta bangun.."Menepuk tangan Nita.
"Hoammm, udah sampai ya?"
"Kita makan siang dulu yuk"
"Makan siang hellow ini udah sore koko peak."Melepaskan headsetnya.
"Ya maaf, dasar anak setan."
"Ngomong lagi, apa kamu! " Memelototi Drian.
"Udah udah berantem mulu ini dimobil loh."Melerai Drian dan Merylia.
"Awas lu ya ko."
"Non sama tuan turun dulu saya parkirkan mobilnya."
"Ya pak."Menjawab bersama sama.
Drian, Nita dan Merylia turun ke dulang resort.Suasanya nyaman dan dingin tapi Nita merasakan aura cukup mencekam disitu.Suara gamelan dan suara cekikikan anak kecil terdengar nyaring ditelinga Nita.Mereka masuk ke dalam restoran.
"Selamat datang di dulang resto.Mau duduk ditempat mana dan untuk berapa orang?"
"Untuk berempat ya mba."
"Baiklah mau duduk didekat kolam renang atau diatas?"
"Dek aku ke toilet dulu ya."
"Iya kak."
"Mba toiletnya mana?"
"Kakak turun dari tangga sana.Didekat kolam renang ada toilet."
"Oke makasih mba."
Nita turun ke dekat kolam renang.Saat itu hari sudah menjelang malam.Dia melihat jam tangannya.18.00 sore, dinginnya restoran membuatnya bersin.
"Hatcimmm.."Masuk ke toilet.
"Tok..tok tok..kak.."Suara menyerupai Merylia avril.
"Bentar dek, ini keluar."Membuka pintu kamar mandi.
"Dek, dek, dek dimana kamu?" Menengok kanan kiri Nita hanya melihat kolam renang yang gelap dan seperti ada bayangan wanita sangat cantik diatas air kolam renang tersenyum padanya.
Buru buru nita naik lagi ke lantai atas tempat mereka duduk.Pak sunaryo juga sudah berada disana untuk ikut makan.
"Nita mau pesan apa?"Tanya drian.
"Aku manut kamu aja."
"Setan kecil mau pesen apa?"
"Setan, setan seenak jidat ya ko manggil aku."
"Haahahaha..maaf."
"Aku buntut rawit ya ko, minumnya dulang hot tea."
"Okey."Menulis pesanan merylia.
"Pak sunaryo apa?"
"Saya manut tuan aja."
"Nasi timebel 3, tom yam thalary 1, minumnya bandrek 3."
"Baik, diulang lagi ya kak pesanannya:Buntut rawit 1,nasi timbel 3, tom yam thalay 1,minumnya:Dulang hot tea 1, bandrek 3.Ada tambahan lain?"
__ADS_1
"Gak mba itu aja."Jawab Drian.
"Ditunggu 30menit ya pesanannya."
"Baik..."Jawab Drian.
"Emmm..kak aku ke toilet dulu ya."
"Iya.."jawab Nita.
"Toiletnya dimana kak?"
"Kamu turun ke lantai bawah yang ada kolam renanngnya disebelah kolam renang ada toilet."
"Okey kak.."
Merylia avril turun ke swimming poll keadaan gelap dipenuhin lampu yang cukup remang.Jungwon muncul didepan toilet saat Merylia membuka pintu toilet.
"Kakak...Kakak..Hi.."
"Jungwon ngapain disini?"
"Aku jagain kakak..Kakak kan mau ke taman yang banyak hantunya.Aku gak mau kakak kenapa napa."
"Makasih sayang."Jongkok senyum ke jungwon.
"Kamu...akan pergi ke taman itu? Hati hati kakak ada setan yang berbahaya.Jangan sampai kamu hilang didalam sana."Putri cantik.
"Kamu siapa?"
"Aku penunggu resort ini."Melayang diair.
"Betul kak kata kakak yang melayang itu.Kakak hati hati ya aku bakal disamping kakak terus."Menghilang.
"Selamat makan."
"Eits, doa dulu ian."Sentil Nita.
"Tunggu mery dulu."
"Habis aku laper."
"Ayo makan kak."Merylia avril duduk disebelah pak Sunaryo.
"Mari berdoa, Terimakasih Tuhan untuk nikmat yang kau berikan hari ini semoga disetiap makanan yang kau berikan kepadaku menjadi berkat untukku."Bergandengan tangan.
"Amin.Selamat makan."Berteriak bahagia bersama sama.
"Mba minta bill."Drian mengancungkan jari.
"Ini kak."
"Rp 650.000,- pake card ya mba."
"Bisa kak."
"Bca bisa ?"
"Bisa kak."Silahkan transaksi dikasir.
"Makasih ya ian makannya."
"Makasih ya tuan untuk teraktirannya."
"Makasih ko ian untuk ditraktirnya.Kamu gantle sekali."Mengedipkan satu matanya.
"Okey..Tumben kata katamu manis banget setan kecil."
"Jangan panggil aku setan."
"Udah deh jangan mulai berantem kalian."Nita merelai adiknya dan Drian.
"Sudah ya mba pinnya."
"Baik kak, ini bukti transaksinya.Terimakasih telah ke restoran kita.Datang lagi ya."Para penlayan restoran.
Mereka berempat makan dengan bahagia.Selesai makan langsung masuk ke mobil.Mereka bersiap ke taman maluku.
Mohon maaf apabila yang lain memiliki karakter sama dengan novel ini.Semua fiksi, cuma ada beberapa yang memang saya mengalami kejadian itu seperti dibeberapa tempat yang saya tulis.Ini bukan untuk menjatuhkan hanya pandangan saya tentang makhluk tak kasat mata.
Happy reading
Promosi dikit ya kak kalau kalian suka hasil coretan tanganku...
yuk baca 2karya aku terdahulu
#waktu dan kamu
#Sweet heart
Yuk like👍 dan vote ⚡serta rate karyaku ya kakak kakak..🥰🥰🥰
__ADS_1