
Noah meninggalkan apartment Marisa dengan cepat,wajah nya terlihat sangat marah,ia melaju kan mobil dengan kecepatan tinggi
di tempat lain seorang lelaki paruh baya sedang duduk di teras rumah dengan rokok dan minuman keras,kepulan asap rokok terlihat keluar cukup banyak dari mulut nya
dia Ali ayah angkat Noah,Ali dan isterinya melati yang merawat dan membesarkan Noah setelah orang tua kandung Noah meninggal
melihat mobil Noah menuju ke perkarangan rumah nya,Ali memadam kan rokok nya
Noah terus masuk ke dalam rumah menemui Ali
dada Noah turun naik kerana emosi,namun ia tahan
;ada apa Noah,tumben kau ke sini?; kata Ali sambil meneguk minuman keras di depan nya
;Noah berusaha menutup emosi nya
;cuma kangen sama ayah,emang aku gak boleh ke sini?;tanya Noah sambil duduk di kursi sebelah Ali
; sudah dapat merima kenyataan;tanya Ali penuh percaya diri
;iya,aku tau ayah sama Almarhumah ibu pasti ingin yang terbaik untuk ku;jawab Noah
__ADS_1
;ayah,aku sudah mulai mencintai Safia;Ali tersenyum senang
;akhirnya dia bisa juga melupakan perempuan itu;kata Ali dalam hati,
;kau sudah melupakan Katrina?;tanya Ali
;aku gak mau dengar nama itu lagi;Ali merasa senang dengan jawapan Noah,kerana terlalu senang Ali minum dengan banyak sekali
Noah keluar dari rumah Ali dengan perasaan yang hancur,orang yang paling ia hormati dan percayai telah menipunya selama ini
di apartment Marisa
Marisa berjalan lesu masuk ke dalam kamar,ia merasa capek sekali,rasa ingin menangis namun sudah tak ada air mata yang keluar
;apa yang terjadi sebenar nya?;itu lah yang difikirkan Marisa namun tak ada jawapan yang ia dapat
;kamu yang minta aku pergi dari hidup mu,Kerna aku cuma akan menjadi penghalang untuk kamu mengejar cita-cita mu;ucap Marisa sedih
di dalam mobil Noah memandu tanpa tujuan
;arrrrghhhh!!!!;Noah menjerit,berharap jeritan itu bisa menghilangkan rasa sesak di dada nya,waktu ini airmatanya mengalir
__ADS_1
seorang diri Noah ke villa,Noah mau menenangkan kan diri nya
;apa yang harus ku lakukan sekarang?;Noah bertanya pada diri sendiri
di satu sisi Noah masih sangat mencintai Marisa,perasaan yang tak pernah berhasil ia singkir kan dari hati nya,namun di satu sisi yang lain Noah merasa kasihan pada Safia,isteri nya itu ada lah mangsa keadaan
prang!!
Noah melempar vase kaca ke lantai hingga pecah berkecai,sama seperti hati nya saat ini
pagi hari pun tiba
Noah baru terbangun dari tidur nya itu pun Kerna ponselnya tak berhenti bergetar
Noah menggeser tombol hijau setelah melihat nama pemanggil
;hello;ucap Noah dengan suara khas bangun tidur nya
;sayang,kamu di mana?;Safia bertanya ia cemas kerana berkali kali ia menghubungi Noah namun tidak berjawab
;aku di villa, sebentar lagi aku pulang,maaf kalau aku membuat mu cemas;kata Noah membuatkan Safia sedikit lega
__ADS_1
;ya sudah kalau gitu,aku mau bilang kalo aku keluar kota,mungkin satu atau dua minggu; kata Safia
;okey sayang,kamu hati hati ya?; panggilan pun berakhir,Noah bersiap siap untuk pulang