cinta yang tertangguh

cinta yang tertangguh
melawan perasaan


__ADS_3

mentari pagi mulai bersinar Marisa yang sudah bersiap pun keluar dari kamar untuk pergi bekerja


Marisa berjalan menuju tempat ojek namun langkah nya terhenti apabila melihat sebuah mobil dihadapan nya


;Noah;gumam Marisa


Noah yang melihat Marisa ingin pergi menghindarinya pun keluar dari mobil untuk mengejar Marisa


tidak sulit untuk seorang Noah bagi mendahului langkah Marisa,kini pergelangan tangan Marisa digenggam pelan takut menyakiti wanita itu


;kita harus bicara;kata Noah menatap wajah Marisa


;saya tidak punya waktu untuk bicara dengan anda tuan Noah;entah mengapa hati Noah sakit mendengar tiap butir perkataan yang keluar dari mulut Marisa


tanpa banyak bicara Noah menarik tangan Marisa memaksa nya untuk masuk ke mobil


Marisa cuba untuk melepas kan diri namun gagal


didalam mobil Noah mengemudi dengan kecepatan sedang membelah jalan matanya fokus menatap arah jalan


Marisa yang ada disebelah Noah hanya diam


tak mahu membtat Noah bertambah marah


kini mereka telah memasuki perkarangan sebuah vila dipinggiran kota setelah mobil terparkir dihadapan pintu utama,Noah keluar dari mobil membawa Marisa ke dalam villa


;kenapa kita kesini?;tanya Marisa memberanikan diri,Noah memandang Marisa yang kelihatan tidak nyaman itu

__ADS_1


;kita harus bicara;kata Noah dengan lembut


Marisa yang mendengar pun mengangguk, tidak ada gunanya berdebat dengan Noah lebih baik ia menurut,takut Noah bertindak nekad


;baiklah; Noah berjalan menuju sofa diikuti Marissa


mereka duduk berhadapan Noah menatap lekat marisa namun tidak ada yang bicara,lama berkeadaan begitu Marisa memberanikan diri untuk bertanya


;anda bawa saya ke mari cuman untuk bengong?;


mendengar itu Noah pun mendekati Marisa ia berlutut dihadapan Marisa dengan kedua tangan nya menggenggam jemari Marisa


;kenapa kamu tidak memberitahuku soal anak itu?;


deg!


; bagaimana dia bisa tau,aku tidak pernah cerita pada siapa pun?; batin Marisa


berusaha untuk tenang Marissa tak langsung menjawab sebaliknya melepaskan tangan yang dengan Noah dan berlalu ke depan jendela


;saya tidak mengerti apa yang anda bicara kan;


Noah berdiri dibekang Marisa memutar tubuh itu untuk menghadap dirinya


;lihat aku kat;pinta Noah


dengan ragu Marisa mengadap Noah namun ia menundukkan kepalanya

__ADS_1


Noah mencium umbun kepala Marisa


sontak membuat Marisa mendongakkan kepalanya melihat wajah tampan Noah


;sampai kapan kamu mau menutupinya?; soalan Noah dibiarkan tanpa jawapan


;hantarkan saya pulang,saya sudah telat untuk berangkat kerja; lalu berlalu ke pintu,Noah mengikuti kemahuan marisa sudah cukup rasanya ia memaksa marissa mengikuti nya sampai kemari


setelah duapuluh menit mereka tiba di tempat Marisa berkerja


saat melangkah masuk Lisa datang membisikkan sesuatu kepada Marisa,ia mengangguk


Marisa menemui pak doni bos nya


;Marisa,kamu ada masalah,kanapa kamu terlambat?; kata pak doni dengan riak kawatir


; tidak pak,hanya ada sedikit urusan,maaf kerna terlambat;jawab Marissa


;baiklah kalau begitu kamu bisa lanjut bekerja; kata pak doni


;baik pak,terima kasih; Marisa keluar dari ruangan doni


Noah yang masih disitu kelihatan marah,rupanya ia mengikuti Marisa saat ke ruangan doni,melihat perhatian yang ditunjukkan doni pada Marisa membuat Noah terbakar cemburu


Noah menelefon Sean,setelah beberapa saat bicara Noah memutuskan sambungan


;tidak akan ada yang bisa mengambil kamu dari aku lagi,takkan pernah!;batin noah

__ADS_1


__ADS_2