
mentari pagi mulai bersinar Marisa yang sudah bersiap pun keluar dari kamar untuk pergi bekerja
Marisa berjalan menuju tempat ojek namun langkah nya terhenti apabila melihat sebuah mobil dihadapan nya
;Noah;gumam Marisa
Noah yang melihat Marisa ingin pergi menghindarinya pun keluar dari mobil untuk mengejar Marisa
tidak sulit untuk seorang Noah bagi mendahului langkah Marisa,kini pergelangan tangan Marisa digenggam pelan takut menyakiti wanita itu
;kita harus bicara;kata Noah menatap wajah Marisa
;saya tidak punya waktu untuk bicara dengan anda tuan Noah;entah mengapa hati Noah sakit mendengar tiap butir perkataan yang keluar dari mulut Marisa
tanpa banyak bicara Noah menarik tangan Marisa memaksa nya untuk masuk ke mobil
Marisa cuba untuk melepas kan diri namun gagal
didalam mobil Noah mengemudi dengan kecepatan sedang membelah jalan matanya fokus menatap arah jalan
Marisa yang ada disebelah Noah hanya diam
tak mahu membtat Noah bertambah marah
kini mereka telah memasuki perkarangan sebuah vila dipinggiran kota setelah mobil terparkir dihadapan pintu utama,Noah keluar dari mobil membawa Marisa ke dalam villa
;kenapa kita kesini?;tanya Marisa memberanikan diri,Noah memandang Marisa yang kelihatan tidak nyaman itu
__ADS_1
;kita harus bicara;kata Noah dengan lembut
Marisa yang mendengar pun mengangguk, tidak ada gunanya berdebat dengan Noah lebih baik ia menurut,takut Noah bertindak nekad
;baiklah; Noah berjalan menuju sofa diikuti Marissa
mereka duduk berhadapan Noah menatap lekat marisa namun tidak ada yang bicara,lama berkeadaan begitu Marisa memberanikan diri untuk bertanya
;anda bawa saya ke mari cuman untuk bengong?;
mendengar itu Noah pun mendekati Marisa ia berlutut dihadapan Marisa dengan kedua tangan nya menggenggam jemari Marisa
;kenapa kamu tidak memberitahuku soal anak itu?;
deg!
; bagaimana dia bisa tau,aku tidak pernah cerita pada siapa pun?; batin Marisa
berusaha untuk tenang Marissa tak langsung menjawab sebaliknya melepaskan tangan yang dengan Noah dan berlalu ke depan jendela
;saya tidak mengerti apa yang anda bicara kan;
Noah berdiri dibekang Marisa memutar tubuh itu untuk menghadap dirinya
;lihat aku kat;pinta Noah
dengan ragu Marisa mengadap Noah namun ia menundukkan kepalanya
__ADS_1
Noah mencium umbun kepala Marisa
sontak membuat Marisa mendongakkan kepalanya melihat wajah tampan Noah
;sampai kapan kamu mau menutupinya?; soalan Noah dibiarkan tanpa jawapan
;hantarkan saya pulang,saya sudah telat untuk berangkat kerja; lalu berlalu ke pintu,Noah mengikuti kemahuan marisa sudah cukup rasanya ia memaksa marissa mengikuti nya sampai kemari
setelah duapuluh menit mereka tiba di tempat Marisa berkerja
saat melangkah masuk Lisa datang membisikkan sesuatu kepada Marisa,ia mengangguk
Marisa menemui pak doni bos nya
;Marisa,kamu ada masalah,kanapa kamu terlambat?; kata pak doni dengan riak kawatir
; tidak pak,hanya ada sedikit urusan,maaf kerna terlambat;jawab Marissa
;baiklah kalau begitu kamu bisa lanjut bekerja; kata pak doni
;baik pak,terima kasih; Marisa keluar dari ruangan doni
Noah yang masih disitu kelihatan marah,rupanya ia mengikuti Marisa saat ke ruangan doni,melihat perhatian yang ditunjukkan doni pada Marisa membuat Noah terbakar cemburu
Noah menelefon Sean,setelah beberapa saat bicara Noah memutuskan sambungan
;tidak akan ada yang bisa mengambil kamu dari aku lagi,takkan pernah!;batin noah
__ADS_1