
Noah kerumah Marisa setelah seharian berkerja rasa capek nya hilang bila melihat Marisa yang sedang leka dengan tanaman bunga nya,Marisa telah keluar dari pekerjaannya untuk fokus dengan rumah tangga
Marisa sempat kaget apabila tangan kekar Noah melingkari pinggang nya
;hubby,kamu bikin aku kaget saja;kata Marisa membalik kan badan tangan Noah dicapai dan dicium
;maaf ya baby,abis nya hubby kangen dengan baby jadi langsung saja hubby peluk;kata Noah kecupan dihadiahkan kekening sang isteri
mereka jalan beriringan masuk ke dalam rumah
Noah menuju kamar untuk mandi sedang Marisa kedapur untuk menghidangkan makanan
Noah pernah mau menggajikan art untuk Marisa namun Marisa menolak nya bagi Marisa tidak perlu kerana ia tinggal sendirian semua bisa dia urus sendiri
Noah turun ke bawah dengan wajah yang lebih segar Noah menghampiri Marisa yang telah menunggu nya di meja makan
selesai makan mereka bersantai di ruang tamu sambil menonton televisyen Noah berbaring di ribaan Marisa sesekali Marisa mengelus rambut Noah
Noah mengambil tangan Marisa dari kepala nya lalu mencium nya
; hubby apa Safia baik baik saja?;tanya Marisa
soalan itu membuat Noah langsung bangun dia duduk disebelah Marisa
__ADS_1
;kamu juga merasa ada yang aneh dengan Safia?; tanya Noah dan dijawab Marisa dengan anggukan walau Safia terlihat seperti biasa namun tak bisa Marisa sangkal ada yang berbeza dari sikap Safia
keduanya terdiam seketika seperti memikirkan sesuatu
;kita tanyakan saja yuk,kalau ada masalah kita bisa mencari solusi nya bersama;cadang Marisa
; ya nanti kita cari waktu yang pas untuk bicara kan ini dengan Safia;Noah bersetuju jujur memang ia merasa cukup aneh dengan Safia
Noah merasa ada sesuatu yang disembunyikan Safia daripadanya
sementara Safia dilihat sedang menikmati suasana malam di taman samping rumah walau berat badan nya turun drastis namun dia masih terlihat cantik rambut yang dibiar lepas itu terbang bila disapa angin malam itu
pagi itu Noah kerumah Safia kerana ada berkas yang harus ditandatangani oleh Safia
Noah memilih duduk di sofa untuk menunggu Safia sambil memerhatikan sekitar kamar
Safia yang baru keluar dari kamar mandi merasa heran Noah telah ada dikamarnya
; sayang,kamu gak kekantor?;tanya Safia sambil menuju kearah Noah tangan dan pipi Noah dicium
;ada beberapa berkas yang harus kamu tandatangan,maaf ya semalam aku kelupaan jadi harus ganggu kamu sepagi ini;terang Noah
;kamu gak ganggu kok sayang,mana ada isteri yang merasa terganggu dengan suaminya;kata Safia sambil mengambil beberapa berkas yang dibawa Noah
__ADS_1
setelah meneliti isi berkas itu Safia menurunkan tandatangan nya
; udah sarapan sayang?;tanya Safia membuat Noah sedikit tersentak kerana leka memerhatikan Safia
;belum,tadi aku buru buru ke sini;jawab Noah
;ya sudah, ayo kita sarapan dulu mau kerja butuh energi;Safia menggandeng tangan Noah sambil melangkah menuju ruang makan
;maaf ya, sarapan nya cuma ini;kata Safia tidak enak hati
;gak apa apa sayang,ini juga udah cukup kok;,kata Noah yang telah duduk dihadapan meja makan
saat menghirup kopi nya Noah terbatuk membuat pakaian nya kotor terkena tumpahan kopi
;,ya ampun sayang,kamu gak apa apa kan?;tanya Safia sambil mengusap punggung Noah
;ya,gak apa apa..aku ganti baju dulu ya;kata Noah setelah batuk nya reda
Noah ke kamar untuk berganti pakaian setelah ia selesai Noah turun menemui Safia
;apa ini,jadi ini yang kamu sembunyikan dari aku?;kata Noah sambil memegang alat penguji kehamilan yang memaparkan garis dua itu
Safia terkaku tak mampu berkata apa
__ADS_1
; surprise,bukan aku menyembunyikan nya cuma aku menunggu waktu yang pas;kata Safia dia tau yang hal ini takkan mampu ia sembunyikan pagi daripada Noah