cinta yang tertangguh

cinta yang tertangguh
kecurigaan bertambah


__ADS_3

hari demi hari dilalui mereka meski hati Marisa masih merasa tidak tenang tapi tanggungjawab sebagai isteri Noah dan ibu kepada aurora masih dijalan kan dengan sempurna


pagi ini Marisa menyiapkan sarapan untuk keluarga kecil nya seperti biasa tapi saat Noah turun ia hanya meminum sedikit teh sebelum berangkat dengan keadaan tergesa-gesa hingga kecupan yang biasa nya dihadiahkan pada kening Marisa juga tidak diberikan


mencuba untuk memahami kesibukan suaminya itu Marisa mengabaikan perasaannya yang sedikit terluka


Marisa hanya memerhatikan mobil Noah yang telah menjauh hingga tidak lagi kelihatan


untuk melupakan apa yang ia rasakan Marisa masuk kedalam rumah dan mulai merapikan rumah


saat memungut pakaian kotor Noah ada sesuatu yang jatuh dari pakaian Noah


Marisa mengambil kertas itu yang rupa nya ada lah struk pembayaran terkejut Marisa melihat senarai barang yang dibeli Noah


;susu untuk ibu hamil,untuk siapa Noah membeli susu itu?;tanya Marisa pada diri sendiri seterusnya kembali memerhati struk itu Noah turut membeli set pakaian bayi dan bantal untuk ibu hamil


rasa sesak mula menyerang dada nya ingatan nya mula berputar pada foto foto Noah bersama seorang wanita yang dikirim oleh orang yang tak ia kenali


air matanya telah mula berguguran kaki nya seolah lemah tak mampu lagi untuk menampung berat tubuhnya sendiri


struk yang masih ditangan nya digenggam Marisa menangis sambil duduk memeluk lutut berharap rasa sesak di dadanya boleh sedikit berkurang namun malah semakin menyesakkan

__ADS_1


kedengaran suara aurora memanggil nya membuat marisa kembali ke realiti


dengan seluruh kekuatan nya yang tersisa Marisa melangkah menuju kamar aurora anak itu dibawa untuk disiapkan rasanya tak mampu lagi Marisa menunggu untuk mendapatkan penjelasan dari Noah


jika sebelum ini ia mengambil waktu untuk menenangkan perasaan nya juga tak mau mengganggu Noah yang sangat sibuk dengan urusan di kantor namun tidak untuk skarang Marisa memandu mobil nya menuju kantor Noah


melihat aurora yang begitu senang saat dibawa keluar membuat Marisa merasa iba


;maaf ya sayang,ibu udah lama gak menemani kamu keluar walau cuma sekadar ke taman buat main;kata Marisa sambil sebelah tangannya mengelus rambut aurora


sedang Marisa memandu tiba tiba HP nya bergetar menanda kan ada panggilan masuk


Marisa berusaha untuk kekal tenang sewaktu menjawab telefon dari Dharma tidak mau dharma tahu akan masalah mereka yang akan membuat Dharma khawatir


setelah selesai menjawab telefon dari dharma Marissa kembali memandu namun bukan untuk ke kantor Noah tapi Marisa menuju ke supermarket untuk belanja beberapa bahan makanan untuk menyambut kedatangan dharma


sewaktu Marisa berbelanja di supermarket Marisa tak sengaja bertemu dengan Adam yang juga sedang memilih beberapa barang makanan


;kak Adam;sapa Marisa


;eh,Mar kamu disini lagi belanja juga?;tanya Adam sambil menghadiahkan senyuman yang cukup manis pada marisa

__ADS_1


mendengar Adam memanggilnya Mar membuat Marisa teringat pada Rashid seketika Marisa hanyut dalam fikiran sendiri


melihat Marisa tak menjawab soalan darinya Adam melambaikan tangannya di hadapan wajah Marisa


;Mar,are you okey?;tanya Adam


Marisa yang baru tersadar dari lamunan tertunduk malu


;ya,saya baik baik saja;jawab Marisa


;kamu cuma berdua sama aurora?;tanya Adam pula


;ya kak,Noah sedang dikantor;jawab Marisa sambil menolak troli nya sambil Adam mengikutnya berjalan beriringan


setelah selesai berbelanja mereka meninggalkan supermarket


Marisa kembali ke rumah setelah menyusun semua belanjaan nya tadi didapur ia kekamar mandi untuk membersihkan diri


setelah nya Marisa kembali ke dapur untuk memasak makan siang untuk mereka sedang Marisa memasak tiba tiba satu notifikasi masuk dari Noah memberitahu yang dia tidak pulang untuk makan siang bersama kerana ada rapat penting


Marisa hanya membaca tanpa membalas kemudian kembali melanjutkan masakan nya

__ADS_1


__ADS_2