
satu minggu telah berlalu kondisi Safia yang koma cukup membuat hati Noah dan Marisa bersedih,polisi pun masih menyelidiki kasus cubaan pembunuhan Safia
Noah sendiri turun tangan untuk mengetahui siapa pelakunya
Marisa menjaga Safia dirumah sakit satu minggu ini dia dan Noah menjaga Safia bergiliran
melihat Safia yang sekarang membuat Marisa teringat saat ia kehilangan Rashid bagai putaran video diingatan nya
;saf,kamu harus bangun ya?kamu udah janji sama aku kita akan menjadi saudara selamanya;kata Marisa,rasa sesak memenuhi dada nya mengingat Safia memperlakukan nya dengan sangat baik bagai saudaranya sendiri membuat Marisa bertekad akan melakukan apa pun untuk kesembuhan Safia
Noah masuk kedalam ruangan itu,ia membawakan baju ganti untuk Marisa
;apa ada perkembangan?;tanya Noah pada Marisa sambil menatap Safia
;belum ada,aku mandi dulu;jawab Marisa melangkah ke kamar mandi
;sayang,kamu kapan bangun nya aku kangen sama kamu,aku janji aku akan menjadi suami yang lebih baik buat kamu;ucap Noah dengan nada sayu sungguh saat ini ia merasa sangat kehilangan semangat nya
__ADS_1
Marisa baru keluar dari kamar mandi mencapai tas
mencari ponselnya
;Noah,kita harus kekantor sekarang,ada yang mencari kita; kata Marisa
;berat hati Noah untuk pergi,namun mengingat bagaimana keras usaha Safia untuk membangunkan perusahaan itu dia harus akur
;aku pergi sebentar ya;kata Noah sambil mengecup kening Safia,Marisa pula mengambil tangan Safia punggung tangan Safia dikecup
;aku juga harus pergi tapi tak lama kok,nanti aku kesini lagi;kata Marisa sebelum meninggalkan ruangan itu
mereka telah ditunggu oleh Dharma dan pengacara safia
;ada apa pak?;tanya Marisa pada pengacara
Safia,Dharma hanya diam dengan matanya tak lepas dari Noah
__ADS_1
;begini bu,saya telah diamanahkan oleh ibu Safia untuk memberikan berkas ini pada ibu,juga di hadapan pak Dharma saya harus memberitahu jika sekarang ibu Marisa akan menggantikan ibu Safia sebagai teraju utama perusahaan ini
Dharma nampak tak terima dia tidak ingin hasil usaha putrinya diserahkan pada orang asing
;saya tidak setuju,kenapa harus dia,sedangkan dia tidak punya kelulusan, lagi pula dia bukan siapa siapa nya putri saya:kata Dharma lantang
;kata bapak ini benar,saya tidak bisa menerima tawaran ini;kata Marisa,dia merasa tanggungjawab yang diberikan oleh Safia ini sangat besar
;untuk pak Dharma ini ada surat untuk bapak,bu Safia meminta saya menyerahkan surat ini jika anda menetang keputusan ini; kata pengacara itu sambil menghulurkan sebuah amplop pada Dharma
;untuk ibu Marisa,anda tidak perlu khawatir semua karyawan akan dengan sigap membantu anda menerajui perusahaan ini
setelah selesai dengan semua urusan dikantor Marisa dan Noah ke rumah sakit untuk menjaga safia
; apakah aku bisa menggalas tanggungjawab ini?;tanya Marisa dalam hati
dirumah sakit mereka mendapat khabar yang mengembirakan bahawa Safia telah Sadar dari koma nya hal itu tentu membuat mereka sangat bahagia
__ADS_1
;sayang, kamu sudah Sadar?syukur lah;kata Noah dengan gembira dia mencium kedua belah pipi Safia
;ya sayang,terima kasih kerana sentiasa menjaga ku,kamu juga Mar;kata Safia walaupun masih lemah namun tetap memberikan senyum manis nya pada suami juga madunya itu