
sementara itu di tempat lain seorang lelaki sedang jogging ditaman,dengan wajah yang tampan tubuh yang tegap membuatkan dia sering menjadi pusat perhatian para wanita dimanapun ia berada,dia adalah Noah adrian seorang aktor dengan pekej lengkap,setelah menghabiskan jogging nya Noah pun segera melakukan motorsikal berkuasa tingginya untuk pulang kerumah
setelah sepuluh menit Noah pun sampai kerumahnya dia pun berjalan masuk sampai ke kamarnya terlihat seorang wanita cantik sedang mengoleskan riasan tipis diwajahnya
;sayang kamu sudah pulang;
sapa wanita itu pada Noah,dia adalah Safia isteri Noah
Noah hanya tersenyum manis mendekati dan mencium umbun kepala isterinya itu dengan sayang
;ya sayang aku baru saja sampai;
;kamu mau kemana sayang?; tanya Noah pada Safia
;aku harus ke kantor ada meeting pagi ini kamu gak ada shooting hari ini sayang?;
Noah hanya menggelengkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan isterinya Safia seorang pengusaha barangan kosmetik dengan wajah cantik kulit putih dan ditambah lesung pipit di pipi nya ketika senyum sangat manis beruntung Noah mendapat Safia sebagai isterinya
;aku berangkat dulu ya;
pamit Safia sambil mencium punggung tangan suaminya ,Noah adrian mencium pipi dan kening Safia mereka pun menjalani rutinitas masing masing
setelah Safia kekantor Noah yang baru saja keluar dari kamar dengan pakaian santai nya pun memakan sarapan yang disediakan Safia sebelumnya
sesudah sarapan Noah pergi ke halaman belakang rumah dia duduk di salah satu bangku disitu sambil memainkan ponselnya
tret..tret ..tret..
__ADS_1
ponselnya bergetar menandakan ada panggilan masuk,Noah pun menjawab panggilan itu yang rupanya dari Sean teman sekaligus manager Noah
;hello bro;
kata Sean diseberang sana..
;hmmm..
ada apa?;
kata Noah
;tentang projek filem baru itu apa kau setuju Noah?;tanya Sean
;ya ,kau aturkan besok siang kita kekantor produser nya untuk bicara soal kontrak;
tanpa Sadar waktu berjalan sangat pantas dan Safia pun sudah pulang dari kantornya
saat masuk ke dalam kamar Safia melihat Noah sedang tertidur,perlahan Safia mendekati Noah memandang wajah tampan suami nya yang teduh
tanpa disangka setitis air mata Safia gugur
;maafkan aku sayang,kesibukan ku telah membuatku tak punya banyak waktu untukmu;
sementara itu terlihat Marisa sedang bekerja sebagai tukang cuci piring disebuah rumah makan sesekali dia terlihat menyeka keringat didahinya dengan lengan baju sore harinya,
waktu untuk Marisa pulang sebelum pulang Marisa ke minimarket untuk membeli beberapa keperluannya
__ADS_1
sampai di bilik sewanya Marisa terus ke kamar mandi membersihkan diri yang terasa lengket
selesai mandi dan berpakaian dia merebahkan diri ke kasur
Marisa teringat waktu selepas dia diusir oleh Kalsum dia ditemukan pingsan oleh warga tidak jauh dari rumah itu seorang dari warga tersebut pak hakim telah memberikan saran supaya Marisa ke kota dan memberikan bantuan berupa sedikit uang untuk Marisa hingga Marisa dapat pergi dan bekerja dikota
Noah dan Sean keluar dari kantor produser jam sudah menunjukkan sudah hampir waktu makan siang
;bro,makan dulu yuk..gue udah laper NIH kata;
Sean sambil menuju masuk ke mobil
Noah hanya mengangguk tanda setuju dengan saranan Sean
setelah lima belas minit
mereka sampai dirumah makan setelah duduk menunggu makanan yang dipesan sampai mereka ngobrol Seputar pekerjaan
;permisi;
kata pelayan itu yang tak lain adalah Marisa,merasa familiar dengan suara itu Noah pun mengalihkan pandangan dari layar ponsel melihat Marisa
deg...
Katrina, gumam Noah pelan..
Marisa yang melihat Noah ikut terkejut
__ADS_1
mata mereka bertembung tanpa berkelip..