cinta yang tertangguh

cinta yang tertangguh
teman


__ADS_3

Marisa dalam perjalanan pulang ke rumah nya dari rumah Safia sebelum pulang Marisa singgah ke minimarket mencari minuman kerana merasa haus


meskipun hubungan antara Marisa dan Safia baik namun tak bisa di pungkiri ada rasa cemburu dalam hatinya melihat Noah bersama Safia


keluar dari minimarket Marisa tak sengaja bertemu dengan Lisa


;hai Mar,gimana khabar nya?;sapa Lisa ramah


;eh,Lisa aku alhamdulillah baik,,;setelah ngobrol sebentar dan saling bertukar nombor telefon Marisa pulang ke rumah


Safia membuka matanya perlahan dia mengerjab kan matanya sambil memegang kepala nya yang agak pusing


Safia memutar badan kesamping tempat tidur terasa berat, Noah yang merasa ada pergerakan pun membuka matanya


wajah mereka sangat dekat kerana Noah tidur dengan mendakap Safia


; sayang, syukur lah kamu sudah Sadar;ucap Noah sambil mencium kening Safia


Safia hanya tersenyum tipis tangan nya diangkat untuk membelai wajah Noah


;aku ambilin makanan ya,kamu belum makan seharian;kata Noah sambil turun dari ranjang


Safia hanya memerhatikan punggung Noah hingga hilang disebalik pintu kamar


Marisa sedang duduk santai di halaman belakang rumah saat dia menerima chat dari Noah memberitahu yang Safia telah Sadar


rasa lega menyelimuti hatinya yang tadi bimbang akan keadaan Safia

__ADS_1


tak lama setelah itu Marisa mendapat chat masuk dari lisa mengajaknya jalan jalan ke mall


tak langsung bersetuju dia meminta izin dari Noah terlebih dahulu


'hubby,baby mau jalan jalan ke Mall bareng teman bisa gak?'


Marisa menghantar chat pada Noah.


'ya,aku izin kamu hati hati ya baby'


setelah mendapat keizinan suaminya Marisa pun berhanjian dengan Lisa


Marisa tiba di mall dia mencari cari Lisa disekitar tempat tersebut


;dimana dia kan janji mau ketemu disini;gumam Marisa


; hai Mar maaf ya,aku telat;sapa Lisa


hari yang sangat menyenangkan buat Marisa


Marisa dan Lisa pulang dengan kenderaan masing masing


sesampai nya dirumah Marisa duduk sebentar di sofa sebelum langkah diatur untuk ke kamar


Marisa menenangkan otot otot nya yang mulai pegel dengan berendam dalam air hangat


setelah selesai mandi dan berpakaian Marisa ke dapur

__ADS_1


berperang dengan peralatan dan bumbu didapur untuk memasak


Marisa memasakan bubur untuk Safia


selesai dengan memasak dan mencuci peralatan yang digunakan Marisa keluar untuk menghantar kan bubur itu ke rumah Safia


Noah yang sedang menemani Safia menoleh ke pintu saat pintu kamar itu terbuka


;aku bawain bubur,gimana sekarang udah mendingan?;tanya Marisa sambil meletakkan paperbag berisi bubur itu diatas meja


;makasih mar,aku udah gak apa apa;jawab Safia senyum diukir untuk sang madu


;kamu benaran gak apa apa saf,wajah kamu pucet sekali; kata Marisa khawatir ini pertama kalinya Marisa melihat Safia selemas ini


;gak apa apa kok,cuma butuh istirehat;jawab Safia


Noah mengambil bubur yang dibawa Marisa tadi


;kamu mau makan sekarang atau nanti;tanya Noah pula pada Safia


;mau sekarang,udah gak sabar mau cobain masakan nya Marisa;kata Safia


; aku ambil mangkok nya dulu, sebentar ya?:Noah bangkit dari duduknya


;aku aja,kamu disini temani Safia;kata Marisa sambil melangkah keluar dari kamar


beberapa menit kemudian Marisa kembali dengan membawa mapan berisi bubur dan air putih untuk Safia

__ADS_1


telfon Marisa bergetar minta diangkat Marissa menyerahkan mapan itu pada Noah


Noah menyambutnya dan mula menyuapi safia


__ADS_2