Cintaku Direnggut Om2

Cintaku Direnggut Om2
Kehilangan Gairah Hidup


__ADS_3

Dengan mata kosong kulangkahkan kakiku seperti orang gila,jahat sekali Deni!,pria yang kukira kekasih yang baik ternyata tak lain adalah seorang penjahat!.


Tega teganya dia menjualku pada temannya sendiri.


"Aaaaaàaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhh aku benci kamu Deni,aku benci!" Teriaku dijembatan yang lumayan sepi ini,ingin rasanya aku memaki Deni pria brengsek itu,padahal aku percaya padanya selama ini.


Tak kusangka trnyata dia adalah srigala berbulu domba.


Hujan turun membasahi pipiku yang penuh kebimbangan,mamaku pasti akan marah setelah beberapa hari ini aku membuat onar.


Ingin rasanya aku terjun kebawah sana agar duniaku tamat & tak ada penyesalan.


Dengan berani aku menaiki anak jembatan itu berniat mengakhiri hidpupku,aku nggak sanggup dengan semua ini,masa depanku sudah hancur tak tersisa.


"Ngapain tuhh!,kayaknya mau bunuh diri!"


Tiba2 saja aku ditarik seorang lelaki yang gak kukenali.


"Heeeyy ngapain kamu nylametin aku,aku mau mati aja aku mau mati!" Ujarku meronta ronta.


"Heeey gak baik kamu kayakgini,nggak akan menylesaikan masalah,baiknya kamu masuk kemobil ayo!" Ajaknya.


"Akhhhh aku nggak mau!"


Tapi laki2 itu terus saja menarikku masuk kedalam mobilnya.


"Kamu pulang ya aku anter!" Tawarnya.


"Aa..aku nggak mau pulang om,aku takut sama mama!"


"Ntar dicariin gimana,apa gak kasian?"


"Aku takut om,mama pasti akan marah!"


"Yaudah kamu ikut aku aja dulu!"


Tak lama kemudian aku dibawa kehotel.


"Om ngapain kesini?,aku nggak mau,om mau ngapa2in aku ya!"


"Heyy kamu jangan prasangka buruk dulu dong,gak mungkin kan aku bawa kamu pulang kerumah?,ntar dikira tetangga sama keluargaku gimana?" Baliknya.


"Ta..pi om,aku takut kalau dihotel ntar om macem2 lagi!" Pikirku masih saja kotor krna sejak kejadian kemarin aku agaknya trauma berat.


"Terus maunya gimana?"


"Aku ikut om aja ya"


"Hmmm ya udah deh!"


Setelah sampai disebuah rumah aku terkejut saat masuk kerumah.


"Kok sepi banget om?,mana keluarga om?"


"Keluarga om di bintaro,ini rumah pribadi om!"


"Hah!"


"Jadi om tinggal sendiri?" Tanyaku.


"Iyaa..!


"Kenapa om gk bilang,aku pergi aja om!,aku takut diapa2in"


"Hey kamu mau kemana ini udah malam,,hujan!"


"Ahhhh aku nggak mau om!"


"Hey kenapa sih,om bukan orang jahat,kalau om jahat udah dari tadi om apa2in kamu,udah tenang aja kamu ,ayo masuk!"


Akhirnya aku sedikit tenang.


Aku diberikan baju ganti dan disuruh makan.


"Kamu ganti baju dulu "


''Ini baju siapa om!"


"Udah pakai aja om tunggu kamu diruang tengah,kamu bebersih dulu!"


"Iya om!"


"Om kenapa ngliatin aku kyakgitu!"


"Gkpp ayo duduk,minum makan,tar keburu dingin,tadi aku beli onlen!"


"Nama kamu siapa?" Tanyanya memulai .


"Anita om,om sendiri?" Tanyaku balik.


"Aku Wisnu!''


"Kenapa kamu sepertinya sedang ada masalah,sampai2 mau bunuh diri lagi!" Tanyanya lagi.

__ADS_1


"Aku nggak mau hidup lagi ka,dunia ini kejam semua!" Ujarku.


"Kenapa kamu bilang sperti itu?,apa ada masalah,cerita lah!,"


"Ahhhh masalah sepertinya membuatku sangat hancur om,nggak mudah untuk dimengerti!" Ujarku.


"Iya tapi masalah apa,siapa tau om bisa kasih solusi untuk masalahmu!" Ujarnya lagi.


"Ahh nggak ko om!"


"Ahh jadi kamu nggak mau cerita?,kalau kamu nggak mau cerita yaudah biar aku yang cerita!".


"Hah!"


"Aku dipaksa nikah sama orang tua,sedangkan aku sendiri belum tau wajahnya seperti apa,tapi kabar yang kudapat calon istriku ini anaknya nakal,suka membangkang sama ibunya,apalagi anaknya susah diatur jadi om mutusin pergi dari rumah,dan kebetulan om punya tabungan jadi om latih hidup mandiri!".


"Sama om,sebenarnya crita om juga sama kaya aku,tapi aku kan udah punya pacar makannya aku nggak mau,ehhh alih2 aku sedang merayakan tahun baru kemarin aku kena apes!" Ujarku sedikit cerita.


Aku nggak bisa membuka aibku sepenuhnya pada pria yang baru kukenal ini,takutnya tar kejadian itu terulang kembali aku takut.


''Hmmm trus knapa kamu ingin mengakhiri hidup kamu?,masa depanmu kan masih panjang!"


Aku pun tertunduk lesu,tanpa bisa berkata2 aku cuman bisa menangis.


"Yaudah kamu istirahat,besok om anter pulang!"


"Tapi om ,ntar kalau ditanya mamaku gimana?"


"Ahh gampang ,biar om yang bilang besok!"


Sebenernya aku takut pulang kerumah tapi ibu pasti khwatir.


"Ini rumah kamu!"


"Iya om!"


Tok  ..tok..tok


"Ceklek!"


Itu pasti suara ibuku..


"Pulang juga ya kamu anak bandel!"


"Bu ampun bu,maafin bu".


Tak lama kemudian Wisnu menahannya.


"Bu maaf ya,tolong dngerin penjelasan saya dulu!"


"Ibu  dengerin penjelasanku dulu ya!,aku nggak kenal siapa anak ibu,aku kemarin bertemu anak ibu saat hendak pulang saat mencari kerja dan kehujanan bu,krna hampir pingsan dijalan akhirnya aku nolongin!,dan kebetulan hujan gk brenti2 krna efek kehujanan anak ibu sampai demam dan terus mengigau!"


"Benar itu Anita?"


"Benar bu,makannya aku gk bisa pulang!".


Sebenarnya ibuku ini baik,tapi crewetnya minta ampun.


''Yaudah ayuk masuk dulu!" Ujarnya.


"Ahh makasih bu,lain kali aja saya mau berangkat kerja!"


"Oo yaya makasi ya udah nganterin Anita,namamu siapa?"


"Ya sama2 tante,namaku Wisnu,yaudah An aku pamit dulu tante"


"Iya hati2".


"Ehh Anita,benar apa yang dikatakan Wisnu tdi?"


"Ya bener bu,aku kan mau berubah bu!" Ujarku meyakinkan.


..


"Knapa bro?,nglamun aja!"


"Gue bingung Gung !"


"Kenapa?"


"Mbokap njodohin gue sama cwek dan ngarep buat gue segera nikah"


"Trus!"


"Gue gk mau lah,kan gue gak tau ceweknya kyak apa,apalagi gue tau sdikit anaknya bandel Net,gimana dong?"


"Ya kan lo belum ketemu ,siapa tau cocok!" Ujar Neta.


"Oya ni Data hari ini yang akan interview,gue harap lo fokus ya!"


"Ok!"


POV ANITA

__ADS_1


"An,lo yakin mau kerja disini?"


"Yakin dong,gue nggak mau satu kerjaan lagi sama Deni!"


Teringat cowok brengsek itu rasanya ingin kubunuh saja dia.


Aku nggak tau kalau aku diperusahaan WA adijayaputra yang ternyata milik Wisnu.


"Anita aryaputra?"


"Masuk!"


Betapa terkejutnya aku melihat Wisnu dibalik kursi putarnya.


(Malu),"Om?"


"Jadi kamu bener nglamar kerja ?" Ucapnya.


"Iya Om,tapi maaf aku nggak tau kalau ini perusahaan milik Om,kalau aku nggak pantes gkpp kok aku bisa cari kerjaan yang lain!" Pintaku.


Aku gugup sekali melihat Om Wisnu,apalagi dia terlihat berwibawa.


"Siapa bilang kamu nggak pantas?,kebetulan aku butuh sekertaris jadi kamu bisa jadi sekertarisku!" Ujarnya penuh wibawa.


"Apah?" Ujarku terkejut.


"Kenapa?,mau nolak?,ini bukan permainan ya kalau kamu main2 dengan keputusan maka jangan menyalahkan keputusan juga,kalau nanti kamu nyesal" Ujarnya profesional.


"Iya Om,eehhh Pak!"


"Yaudah kamu keruangan ya,nanti jam 1 ada miting dan kamu harus siapkan data2nya,dan ingat!,jangan ada yang tertinggal".


Mimpi apa aku semalam,bisa2nya aku bertemu dengan orang ini lagi.


Tapi aneh juga,aku baru tau kalau Wisnu pemilik perusahaan ini,dan ahhh sudahlah.


"Ya tuhan,aku nggak nyangka gadis itu ... "


Waktu menujukan pukul 7 ,waktunya aku pulang,aku pun keluar dari kantor,sambil menunggu ojek online didepan kantor.


"Kerjamu bagus juga ya" ucap Wisnu dari belakang.


''Makasih Pak!" Ujarku berusaha sopan yaa setidaknya aku nggak menunjukan kebodohanku krna dekat dengan lelaki om2 ini.


"An,aku antar ya!"


"Gak usah Pak,aku juga udah pesan ojek onlen kok!" Ujarku.


"Mana?" Ujarnya.


"Ya mungkin bentar lagi pak,"


Apess lagi malah tiba2 dicancel.


"Udah 15menit loh ayo aku antar dah malem loh!" Ujarnya.


"Tapi pak!"


"Gak nyangka ya kita ketemu lagi,ehh malah bisa ketemu tiap hari!" Ujarnya.


Sok akrab banget sih,mentang2 aku pernah berhutang budi padanya jadi seenaknya.


"Iya" balasku cuek.


"Kamu boleh panggil saya Om kalau diluar kantor,kalau dikantor Pak,profesional aja ya!"


"Iya om!"


"Dan kamu boleh panggil aku Ayah kalau kamu dah jadi ibu buat anak2 kita!"


"Hahhhhhh?" Mataku melotot ingin tertawa,bahh pintar juga nggombalnya!" Gumamku.


"Hahahhhhhhhh,duhhh om om sakit perut aku tu,udah lah nggak usah macem2 ,lama2 kupanggil mbah biar tau rasa!" Balasku.


'' yagakpp,asal kamu jadi nenek cucu2 kita!" Pungkasnya.


"Hahah ngaco aja deh!,dah lahhh jangan bercanda!''


"Nahh gitu dong,dibawa hepi biar gk cpet  tua!,segala mau bunuh diri!" Ledeknya.


"..iihhhhh nyebelin deh!"


Tak lama kemudian akupun sampai,sepertinya ibuku sedang diteras rumah.


"Malam tante!" Sapa Wisnu.


"Malam juga,ehhh Anita darimana aja kamu!"


"Loh bu aku kan kerja bu!"


"Iya kebetulan Anita kerja diperusahaan saya tante,krna rumah saya searah jadi pulang bareng sekalian.


"Ahhh yaya,makasih ya nak Wisnu!".

__ADS_1


"Ya tante,yaudah aku pamit dulu tan udah malam".


"Ahh ya!,hati2".


__ADS_2