Cintaku Direnggut Om2

Cintaku Direnggut Om2
Deni dijemput polisi


__ADS_3

"jadi apa yang harus aku lakuin pah?,rasanya nggak mungkin kalau aku dengan Anita!".


"Hey jangan malu2in papah Wisnu,mamamu dulu sebelum meninggal sangat berharap kau dapat menikahi anak gadisnya ,mamanya Anita adalah penolong bagi mamamu!" ujar papaku.


"Aku nggak ngrti maksud papah!".


"Mamamu dulu adalah seorang yatim piatu,dia dipungut keluarga mamanya Anita dijalanan,diangkat sebagai anak,dan mamanya Anita sangat baik sama mamamu,sampai2 dia rela berbagi warisan sama mamamu,ketika orangtuanya meninggal mereka berdua rukun sekali!".


"Itu kan masalalu mamah pah,Wisnu bingung harus ngapain!" ujarku.


"Wisnu ,papah percaya sama kamu!,kamu bisa mencuri hati Anita yang keras seperti batu itu!".


"lohh papah tau darimana?".


"Akhh sudahlah,yang penting kamu harus yakin kalau Anita adalah jodohmu!".


"Oya dalam waktu dekat ini kamu harus menikah''Sambung papaku lagi.


..


"Pagi Bu!" Sapaku.


"Pagi An,!".


"Assalamualaikum".


"Siapa bu?,pagi2 dah ada tamu!".


"Coba buka An!".


"Waalaikumsalam".


"ceklek!".


"Om?".


"Pagi An!" sapanya.


"Siapa An?'' tanya ibuku.


"Om Wisnu bu".


"Mau ketemu ibu kan?,Hyu masuk!" ujarku cuek.


"Pagi bu".


"Pagi Calon mantu!" ujar ibuku.


"ihh geli,geli deh dengernya!" batinku.


"bu aku berangkat dulu ya!" ujarku.


"ehh An ,nak Wisnu kok ditinggal!" .


"udah bu gkpp saya cuman mau ngmong sama ibu".


"ngomong apa nak?" .


"Makasih ya bu dulu ibu udah mau nrima ibu saya dikeluarga ibu!" ujarku.


"sama2 nak,udah nggak usah dipikirin,kamu kejar aja Anita tar keburu jauh lagi!" .


"oh iya bu!" .


Aku berangkat jalan kaki,kebetulan tempat kerjaku tak jauh dari rumah.


"Jadi kamu kerja disini!" ujar suara laki2.


"Deni?".


"Kenapa?,kaget?".


"Lohh itu kan Deni?" ujarku dalam mobil.


"kok sama Anita?"


"apa mereka saling kenal?" gumamku.


"Den,aku nggak punya waktu ya buat ngladenin kamu!".


"siapa An?".


"Ndra tolong usir orang ini,orang ini udah ganggu aku ndra!" ujarku.


"Maaf ya mas mendingan pergi ya!".


"awas lu An!" ujarnya mengancam.


"memangnya dia siapa An?".


"dia itu mantanku ndra".


"oooo!".


"makasi ya ndra udah nolongin aku!".


"iya sama2".


"ohh jadi Anita kerja disini,nanti aku harus ngomong sama Deni,kenapa bisa kenal Anita!".


..


"An,mau pulang?,aku anter ya!".


"Makasi ya ndra nggak usah lagi,tar ngrpotin!".


"Akh nggak lagi An".


"An!" seru seorang laki2.


"Om!,ngapain kesini?" tanyaku.


"njemput kamu,Ayo pulang,sekalian Om mau ketemu ibu!".


"Siapa An?".


Aduhhhhg,aku harus jawab apa sama Indra.


"ohhh yah kenalin aku calon suaminya!" ujarnya.

__ADS_1


Deg,seketika aku mendengar lantang ketika Wisnu mengatakan yang sebenernya,astagah berani2nya dia bilang begitu.


"hah calon suami?,An bener ini calon suami kamu?" tanya Indra.


"iya ndra!" jawabku lesu.


"Wah slamat ya An,smoga lancar sampai pelaminan!".


"iya makasih ndra,yaudah aku pulang ya!".


"ya hati2".


Akirnya aku pulang dengan Wisnu.


"Om ,kenapa bilang kayagitu si sama Indra!" tanyaku.


"loh emang bener kan kalau aku ini calon suamimu yang berati kamu calon istriku!" ujarnya.


Aku tau dia mengatakan jujur tapi aku nggak sreg aja!" gumamku.


"trus Om tau darimana aku kerja ditempat itu?" .


"itu nggak penting An,yang paling penting kita harus menyiapkan diri untuk menikah" ujarnya .


"Hey om,apa2an sih , aku nggak mau nikah sama Om2 ya!".


"Loh An,nggak ada alasan dong selagi kamu single aku single!".


"itu namanya pemaksaan ,lagipula aku sama sekali nggak mencintai om,apalagi suka! ,dihhh amit2 masih banyak lagi yang masih muda!" ujarku sengaja .


"lama2 juga kamu bakal klepek2!" ujarnya.


"wueeeeekkk!,jangan harap deh!" gumamku.


"ngarep buat hal yang pasti apa salahnya?,toh orang tua kita merestui!" balasnya lagi.


"jangan mimpi deh Om,aku tu gk level tau nggak!" ujarku.


"Bodo amat teing!'.


"Hah?".


"Kenapa?,oya An ibumu kayaknya blum tau ya kalau anaknya pindah kerja!" tanyanya.


"issh jangan bilang2 ibu Om,ntar ibu marah!".


"ok,aku gak akan ngomong asal ntar malem km mau ngdate!".


"apa2an begitu doang minta tanda jasa!" ujarku berdecih.


"yaudah kalau nggak mau ,ntar aku bilang ke ibu,lagipula dosa juga mbohongin orang tua!" ujarnya santai tapi mengancam.


Kalau ibu tau,pasti ibu akan memarahiku 7 hari 7 malam.


"hmm yaudah deh,tapi inget ya jangan smpai bocor!".


"iya,tenang aja!.


Tak lama kemudian sampai dirumah,kulihat ibu didepan rumah.


"Ehh An,nak Wisnu!".


"sore nak Wisnu.


"hmm ayo masuk,!".


"Nahh kalau kayakgini kan seneng ibu ngliatnya!".


"bu aku minta ijin mau ngjak Anita keluar boleh?".


"iya boleh nak Wisnu!".


"Bu aku mau keluar dulu ya sama Om !" ujarku.


"Om,Om, Mas dong An!".


"Bu!" . Seruku."Gpp bu,mungkin Anita belum terbiasa!" Ujar Wisnu.


"Yaudah bu aku jalan dulu ya!" Ujarku.


"Ya hati2 jam set 10 harus udah dirumah ya".


"Ya bu tenang aja!" Balas Wisnu.


"Mau kemana Om?"  Tanyaku didalam mobil.


"Makan malam!" Jawabnya.


"Om,om emang aku Om mu apah!" Sentaknya.


"Ya emang iya kamu Om2" balasku.


"Enak aja,!panggil Mas lah!".


"Ihhhh geli ,!" Jawabku.


"Ya kamu harus terima kenyataan aku ini calon suami kamu An!" Ujarnya.


"Ihhhh gak mau,rempong banget si,siapa juga yang mau  nikah samamu!". Ujarku.


"Ya kamu lah!" Ujarnya.


Tak lama kemudian sampai.


"Bagus kan tempatnya?" Ujarnya.


"Wuahhhh bagus banget,terinspirasi darimana bawa aku kesini?" Tanyaku.


"Gak dari mana2!" .


"Yaudah main yuk!".


Disisi lain polisi mendatangi rumah pak Irawan.


"Tok...tok..tokk..".


"Buka Den!" Ujar papaku.


"Ceklek!".

__ADS_1


Papahpun menyusul deni.


"Polisi?" Gumamku.


"Selamat malam,apa benar ini rumah Deni Wirawan?".


"Benar pak,ada apa ya?"  Tanya Deni.


"Siapa Den?" Tanya papaku.


"Loh pak polisi?,ada apa yah?" Tanya papaku.


"Maaf apa benar ini rumah Deni Wirawan?" Tanya polisi lagi.


"Benar pak itu anak saya kenapa ya?" Tanya papaku syok.


"Maaf anda nak Deni kami tahan,ini surat penangkapan anda!" .


"Loh memangnya saya salah apa pak!" Ujar Deni.


"Loh pakk polisi anak saya salah apa?" Tanya papaku.


"Nanti anda jelaskan dikantor,sebaiknya bapak ikut kami!".


"Baik!".


"Ternyata benar Anita melaporkan ini pada polisi?,bagaimana bisa?" Gumam Deni dalam hati.


"Apa yang sebenarnya Deni lakukan sampai2 ditangkap polisi begini?" Gumamku.


..


Setelah sampai dikantor polisi Deni dkk sudah disana.


"Den,kenapa bisa begini?" Tanya kawannya .


"Gue gk tau!".


"Sodari Deni,apakah sodara kenal dengan Anita?" Tanya polisi.


"Nggak pak!".


"Hey kamu apa kamu kenal Anita?,atau barangkali dekat?" Tanya polisi penuh  selidik terhadap ketiga tersangka.


"Nggak pak!".


"Anita?,ada apa ini?". Gumam papaku.


"Baik kalau kalian tidak mengakuinya maka bukti ini akan mengatakannya!".


"Bukti?" Gumam Deni.


Terpapar jelas vidio saat ketiga laki2 brengsek ini mencoba melecehkan Anita saat tahun baru kemarin.


"Anita?" Gumam papaku.


"Hey Den,apa2an kamu ini,memalukan!".


"Plak!,tamparan keras mengenai wajah gagahnya itu.


"Pah maafin Deni pah,Deni nggak tau kalau bakal jadi begini !" .


"Ahh sudahlah,papa ga mau tau!" Ujar papaku.


"Maafin Deni pah!,maafin!".


Terlihat jelas wajah kecewa Wirawan Wijaya ini pada anaknya,entah apa yang terjadi kalau Wisnu anaknya tau kejadian ini.


"Maaf kalian bertiga kami tahan,dengan hukuman 15 tahun penjara!" Ujar pak polisi tnpa basa basi.


"Tapi pak!".


"Maafin aku pah,maaf!" Ujarku.


Tapi papaku mengacuhkanku.


..


"Seneng gak?" .


"Seneng banget Om!" .


"Yaudah kita makan habis itu kita pulang ya!" Ujarnya.


"Iya Om!".


Tiba2 polisi menelfon Anita.


"Om aku angkat telfon dulu ya!".


"Hallo slamat malam nona Anita,sodari Deni Dkk sudah kami tahan!" .


"Makasi ya pak,saya harap kedepannya saya jauh lebih tenang!" Ujarku.


"Baik,itu sudah menjadi tugas kami!".


"Siapa An?" Tnya Wisnu.


"Bukan siapa2".


"Ohh".


Selesai  makan akupun pulang,ini sudah pukul 20.50 Wib.


"An,sebelum pulang aku mau ngomong!".


"Ngomong apa?" Tanyaku.


"Kamu mau nggak jadi istri aku!" Ujarnya menyodorkan cincin yang daritadi mengganggu kantong saku miliknya.


"Aku harus jawab apa?".


Aku sama sekali nggak ada perasaan special ataupun harapan lebih dari sekedar Om dan kponakannya,tapi melihatnya begini aku bingung.


"Jadilah istriku,pendamping hidupku,kita lewati dunia ini bareng2" ujarnya.


"Tapi Om!".


"Shuuuft!,aku nggak mau nrima alasan apapun yang akan keluar dari mulut kamu,kalau kamu nggak suka atau cinta,aku akan berusaha membuatmu jatuh cinta.

__ADS_1


__ADS_2