
Zahra sedang asik tidur,Arya sedang asik nengokin Zahra tidur sedangkan Yolanda nontonin Zahra yang tidur dan Arya yang sedang nengokin Zahra tidur.
ini lah drama yang ada di keluarga dirgantara ketika anaknya bucin dengan seseorang dan ibunya ikutan.
sebuah suara membuat atensi Yolanda teralihkan.
" papa pulang kok gak ada yang nyambut " ucap pria yang baru masuk ke dalam rumah dengan suara berat khas pria.
"eb papa udah pulang yah ?kok mami gak di kasih kabar ?papa kapan pulang?terus sehat kan ?gak ada yang aneh kan ?" tanya Tante Yolanda bertubi tubi membuat johan suami dari Yolanda dan ayah dari Arya pun menggeleng gelengkan kepalanya karena tingkah istrinya .
"satu satu kali mi,papa bingung ini mau jawab yang mana " kekeh Johan yang membuat Yolanda menggaruk tengkuknya hang tak gatal .
" hehe namanya mami penasaran pa,papa biasanya ngasih kabar kalau mau pulang ini malah langsung udah di rumah aja " ucap Yolanda sambil tersenyum cerah pada suaminya yang baru pulang dari luar negeri karena yah emang suaminya lagi ngurus perusahaan cabang yang ada di luar negeri.
"papa lupa ,lagian papa dah terlanjur rinduuu berat sama mami dan arya,eh iya Arya mana ?" tanya Johan sambil menoleh kanan kiri tapi tak menemukan anaknya sama sekali.
" itu lagi ngeliatin calon mantu kita tidur " seketika ucapan Yolanda membuat johan melotot kaget .karena setaunya anaknya tak pernah tertarik pada wanita dan ini apa?calon menantu ?'astaga apa anaknya hamili anak orang sehingga dia harus terpaksa tanggung jawab .?'pikir Johan. Johan langsung geleng geleng kepala lalu menghampiri Arya yang sedang asik nontoni Zahra tidur.
Johan berjalan cepat ke arah Arya lalu langsung mengangkat anaknya dari duduk dan langsung meninju anaknya. semua itu membuat Yolanda dan Arya kaget . Yolanda segera membantu Arya yang sedang tersungkur di lantai.
" papa ini apa apaan sih kok Arya di tonjok kayak gitu " ketus Yolanda.
" papa gak pernah yah ,ajarin Arya buat anak orang hamil " bentak Johan.
__ADS_1
" siapa yang Arya hamili pa ?Arya gak ada ngehamili anak orang yah pa. lagian kalo Arya mau ngehamili anak orang pasti yang Arya hamili itu Zahra " jawab Arya dengan tenang.
Yolanda geleng geleng kepala mendengar jawaban anaknya yang kelewat aneh plus sedeng.johan yang maish salah paham segera ingin menonjok Arya lagi tapi suara lenguhan Zahra membuat nya berhenti.
" eughhh " Zahra duduk lalu merenggangkan otot ototnya yang kaku karena tidur di sopa.
Zahra membuka matanya dengan sempurnah betapa kagetnya dia sekarang dengan kejadian yang ada di depnanya. karena sekarang kerah baju Arya sedang di pegang sama papanya yang sedang mengepalkan tangannya di udara seperti siap untuk meninju Arya,sedangkan Yolanda wajah nya sudah memerah antara air mata kasihan melihat anaknya dan juga marah pada suaminya.
" ada apa ini ?" tanya Zahra dengan polosnya karena dia belom mengetahui situasi dan juga dia baru bangun sehingga dia belom bisa mencerna situasi yang ada di sini.
Arya yang melihat Zahra bangun,langsung melepaskan tangan papanya dari kerah bajunya dan langsung berlari kearah Zahra lalu memeluknya dengan erat.zahra bingung kenapa Arya kayak gini dan juga sudut bibirnya pecah ,'sepertinya Arya habis di pukul oleh pria itu.'pikir Zahra.
ntah kerasukan apa ,tangan Zahra bergerak lalu mengelus Surai rambut Arya dengan sangat lembut , Yolanda melihat itupun tersenyum.
Yolanda dan Johan saling bertatapan,apa ini ?anak mereka menangis ?mereka tak percaya .lalu kembali menatap Arya dan Zahra yang masih berpelukan.
Zahra melepas pelukan Arya darinya dan benar saja Arya menangis,kedua orang tua Arya sama sama melotot tak percaya sambil menganga laku mereka saling berpandangan ,lalu kembali menatap Arya dan Zahra.
" coba jelasin " ucap Zahra sambil membelai wajah Arya dengan lembut layaknya seorang ibu.
" masak papa nuduh aku ngehamili anak orang sih.kan aku gak pernah mau ngelakuin itu..hiks hiks..hiks.." cerita Arya sambil menangis, Yolanda dan Johan menghampiri anak mereka dan Zahra lalu duduk di lantai didepan Zahra dan Arya.
" terus ?" tanya Zahra sambil menaikkan alisnya.
__ADS_1
" terus papa mau nonjok aku,aku kan gak mau ngehamili anak orang.aku mah cuman mau ngehamili kamu " ucap Arya dengan polosnya dan juga sambil menghapus air matanya. zahra yang mendengar ucapan Arya langsung melotot tak percaya dengan jalan pikiran anak SMA yang ada di sampingnya ini.
"gak boleh kayak gitu arya.aku tuh lebih tua dari kamu. kamu tau kan kalau aku itu cuman nganggap kamu itu Adek aku gak lebih" terang Zahra agar Arya menyerah mendapatkan dirinya.
" tapi Arya maunya Zahra gak mau yang lain " ketus Arya sambil menatap tajam ke arah Zahra .
"aku itu cocoknya jadi mbak kamu atau kakak kamu " ujar Zahra tenang. sebenarnya dia udah kesal sama tingkah keras kepala Arya.
"aku gak peduli ,intinya Arya cinta sama Zahra dan itu gak akan berubah " kekeh Arya. Zahra terkekeh mendengar ucapan Arya.
" kamu yakin ini cinta yang kamu bilang selamanya ,bukan sekedar cinta monyet anak SMA " ucap Zahra sambil terkekeh garing.sedangkan Yolanda dan Johan dari tadi hanya sebagai penonton setia melihat drama anaknya yang ingin mendapatnya cintanya dari gadis yang lebih tua darinya.
" ini bukan cinta monyet anak SMA karena kalau ini cinta monyet anak sama.aku gak bakal terus ngejar ngejar Zahra kayak gini. Zahra harus tau Arya cinta sama Zahra lebih besar dari galaksi Bima sakti.dan Arya akan buktikan " ucap Arya denga tegas bahkan Zahra dan kedua orang tua Arya menatap Arya dengan kagum.
Yolanda dan Johan bangga dengan anaknya yang memperjuangkan cintanya untuk gadis yang lebih tua darinya. sedangkan Zahra kagum karena Arya berbicara dengan sangat tegas dan juga seperti kata kata yang menyakin kan sekali.
" gimana cara kamu mau buktikan " ujar Zahra yang sedari tadi diam . Arya menatap Zahra lekat lekat lalu langsung mencium bibir Zahra didepan orang tuanya. hanya sekedar menempel tak lebih.orang tua Arya kaget dengan tingkah laku anaknya yang berani mencium bibir seorang gadis didepan mata mereka sendiri.
Arya melepaskan tautan bibir mereka lalu menatap Zahra dengan dalam lalu tersenyum lebar.
" sudah kan," ujar Arya dengan senyum lebarnya ,sedangkan Zahra masih syok dan masih kaget sehingga dia belom bisa mencerna semuanya.
seketika Zahra sadar dan langsung berteriak dan memukul lengan Arya .
__ADS_1
" YAK BERANINYA KAU MEREBUT FIRST KISS KU " teriak Zahra dan memukul mukul lengan arya. sedangkan arya malah senang karena tau kalau dia pria pertama yang mencium bibir Zahra.