Cintaku Lebih Besar Dari Galaksi Bima Sakti

Cintaku Lebih Besar Dari Galaksi Bima Sakti
06.rumah zahra


__ADS_3

Arya mengangguk lalu kembali tidur. melihat itu zahra geleng-geleng kepala aja ngeliat Arya.


"astaga aku lupa "zahra menepuk jidatnya.


zahra bergegas membangunkan Arya yang baru saja masuk kedalam mimpinya.


" bocah bangunlah, ayo kita pulang " ucap zahra sambil menggoyang goyangkan tangan Arya.


Arya yang terusik pun bangun, tapi masih keadaan belum masuk semua nyawanya yang berterbangan karena tidur.


" bangun bocah ayo kita pulang " zahra berdiri dan membereskan tasnya.


"mami belom jemput " ujar Arya malas dan mau kembali tidur di sopa.


zahra yang melihat itu seterah berjalan kearah Arya dan menarik telinganya.


"mamamu udah nunggu di rumahku, ayo cepat " ketus zahra sambil melepaskan telinga Arya


"sayang telingaku sakit " Arya cemberut sambil mengelus telinga nya yang memerah.


"ck.sudah ayo " zahra menarik tangan Arya dan pergi meninggalkan ruangan nya dan butik.


mereka mengendarai mobil, rumah zahra lumayan sedikit jauh, tapi tidk jauh kali.


...rumah zahra...


mobil Terparkir di perkarangan rumah zahra. zahra keluar dari mobil dan berniat masuk ke dalam, tapi semuanya terhenti ketika dia mengingat Arya.


zahra menoleh kebelakang dan tak menemukan Arya, zahra berjalan menuju mobil dan membuka pintu mobil dimana tempat Arya duduk.


terlihat Arya sedang tidur di situ dengan sangat pulas.tak tega harus di bangunkan zahra memanggil satpam yang menjaga rumahnya dan juga kepala pelayan.


" bawak dia kekamar tamu" perintah zahra yang langsung di lakukan oleh keduannya.


zahra berjalan ke kamarnya, dia sangat kelelahan hari ini, tujuan utamanya ingin rebahan di kasur kesayangannya.


zahra berjalan gontai menaiki tangga dengan sangat malas dan juga sangat kelelahan.


zahra masuk kekamar dan langsung ambruk di kasur kesayangannya. zahra sangat letih hari ini bukan hanya fisik tapi batin pun juga sama.


zahra bangun dan segera masuk kekamar mandi. zahra melakukan ritual mandinya. cukup lama zahra di kamar mandi.


sekitar 1 jam zahra di kamar mandi, sekarang ketika dia keluar terlihat wajah segarnya. dengan pakaian lengkap zahra berjalan ke arah meja rias.

__ADS_1


zahra mengeringkan rambut lurusnya, setelah selesai zahra langsung menuju kasurnya dan masuk kedalam mimpi yang sangat dia dambakan sejak tadi.


...keesokan paginya....


matahari mulai menampakkan dirinya, meski sedikit malu malu tapi dia tetap mengeluarkan sinar dan juga dirinya.


sinar itu melewati gorden zahra dan mengusik zahra yang sedang tidur dengan sangat nyamannya.


zahra bangun karena sudah merasa sudah pagi. zahra membuka matanya perlahan dan duduk di ranjangnya dengan sedikit kesadaran.


zahra membuka sepenuh matanya, setelah kesadarannya sudah kembali seutuhnya zahra bergegas kekamar mandi.


setelah selesai dengan kamar mandi zahra keluar dengan pakaian lengkap dan menuju meja rias nya.


zahra menaburkan bedak bayi, lalu menyapu untuk meratakannya di sekitar wajahnya.


zahra memakai sedikit lipbalm untuk pewarna pada bibirnya. setelah selesai zahra langsung turun ke bawak dan menuju meja makan.


di meja makan zahra sudah melihat Arya sudah duduk dengan rapi dan tenang. zahra pun langsung duduk di kursi yang masih kosong.


"apa aku tak mandi " selidik zahra karena melihat baju arya yang masih sama.


" huuu tentu saja, bagaimana aku bisa mandi. aku tak memiliki baju sayang " jawab Arya sambil mendengus kesal.


zahra terkekeh, melihat tingkat Arya yang seperti ini menurutnya lucu.


jujur sebenarnya Arya sudah tidak tenang karena ini sangat tidak nyaman sekali.


mereka makan dengan tenang dan juga senyap. makanan pun selesai di makan, setelah selesai zahra dan Arya pergi meninggalkan ruang makan dan menuju garasi mobil.


mereka mengendarai mobil dengan tenang, tak ada pembicaraan. ntahlah Arya yang biasa nya recok kini dia hanya diam.


" apa kau merasa tak nyaman? "tanya zahra.


pertanyaan konyol itu membuat Arya semangkin kesal. pertama dia kesal karena dia sangat tidak nyaman dengan pakaiannya. kedua malah di tannya tentang apa nyaman atau tidak.


" maafkan aku "sesal zahra karena melihat Arya yang kesal.


" oh sayang aku tak apa " Arya mengeluarkan senyum terbaiknya.


zahra tak menanggapi ucapan Arya lagi, karena menurutnya Arya suda kembali ke mode anehnya.


...rumah dirgantara...

__ADS_1


sampai di rumah dirgantara Arya dan zahra pun langsung masuk kedalam dengan di sambut dengan kepala pelayan dan pelayan yang lainnya.


Arya langsung menuju kamarnya dan bergegas membersihkan dirinya. zahra bingung harus melakukan apa, dia hanya diam dan melihat ke sekitar.


tiba tiba sebuah suara menyapanya, hingga membuka zahra terkaget.


" zahra " panggil tante yolanda.


zahra menoleh dan melihat yolanda sedang tersenyum padanya. senyuman penuh arti tapi zahra tak tau apa maksut dari senyum itu.


" ayo duduk " ajak tate yolanda.


zahra mengangguk dan ikut ke arah sopa dan duduk disana, dengan di temani oleh yolanda.


" maafin tante yah, karena gak nge jemput Arya, tante kecapekan jadi langsung pulak " sedih tante yolanda.


zahra sekali lagi hanya mengangguk sebagai jawaban. sebenarnya dia gak terlalu keberatan soalnya dia juga lupa kalo dia bakal ketemuan sama yolanda di rumahnya.


" Arya ngerepotin kamu gak " tanya tante yolanda


" enggak kok tan, dia baik aja " jawab zahra.


zahra menjawabnya dengan sedikit jujur dan sedikit kebohongan. jujur karena pas dia sedih Arya datang dan memberikannya tempat untuk menangis dan mengeluh, bohongnya karena dia sering kesal sama Arya yang sukak manggil dia dengan sebutan sayang dan juga sifat yang lainnya.


zahra mendengus pelan dalam hati, dia kesal ketika mengingat sifat Arya tim yang suka seenaknya manggil dia dan juga sifatnya yang manja dan ngeselin.


kalau bisa zahra ketok itu kepalanya, tapi dia takut kenak masalah sama tante yolanda.


mereka berbincang bincang hingga Arya datang dan menghancurkan keharmonian mereka yang sedang berbincang bincang.


"MAMI ARYA KANGENNN. " teriak Arya lalu berhambur di pelukan mamanya.


yolanda membalas pelukan anaknya itu dengan bahagia. dia bahagia anaknya begitu merindukan dirinya, padahal dia kira Arya akan lupa padanya jika Arya sedang berada di dekat zahra.


Arya melepaskan pelukannya dan duduk di samping mamanya. Arya menatap zahra dengan sangat sulit di artikan.


" sayang belom pulang? " tanya Arya dengan senyum lebarnya


zahra memutar bola matanya malas melihat tingkah Arya yang suka seenaknya manggil dia dengan embel embel sayang.


" sayang, anak mami ini nanya nya yang bermutu dikit dong, kalo zahra ada di sini berarti dia belom pulang " ucap yolanda lalu mengacak acak rambut anaknya gemas


Arya hanya terkekeh saja, mama dan anak itu sama sama terkekeh dengan sangat bahagianya.

__ADS_1


zahra melihat tingkah kedua orang yang ada di depannya hanya bisa merotasi kan matanya karena sangat malas melihat yang seperti itu.


' mama sama anak sama aja ' batin zahra kesal.


__ADS_2