
'kenapa dia sangat suka membuat ku kesal ' batin zahra kesal dan mengumpati Arya dengan segala umpatan.
.... •°•°•°*....
sekarang zahra sudah berapa di rumahnya. rumah mega dengan keindahan hanya bisa dinikmati dirinya sendiri.
zahra seorang yatim piatu jadi dia tak mempunyai siapapun dan apaun dulu. tapi sekarang sudah berubah dia sudah menjadi nona besar.
dia menjadi nona muda juga bukan karena dia di angkat menjadi seorang anak pengusaha dan menjadi gak atas hartanya. zahra mendapatkan semuanya dengan usaha.
usaha yang sudah lama dia teliti sejak dulu. dulu dia hanya tinggal di panti asuhan. bahkan panti asuhan itu sudah di tutup dan di jadikan sebagai pusat perbelanjaan dan yang lainnya.
zahra sedang di kamarnya menikmati kesendiriannya,kesendirian yang penuh kesedihan yang selalu membuatnya menangis dan juga marah.
zahra mengambil sebuah remot lalu menyalakan lagu yang sangat dia sukai
I Am Only One
Lagu We Are the Fallen
Kenangan memudar ke dalam keheningan,
Memories fade into the silence,
Menghantui saya malam ini,
Haunting me tonight,
Dengan harapan yang bertahan selamanya, saya mengambil momen ini,
With hopes that last forever, I take this moment in,
Ini akan menjadi yang terakhir.
It will be the last.
Pagi istirahat, dan sinar matahari mulai
The morning breaks, and sunlight takes
Sakitnya hilang.
The pain away.
Selamanya tidak pernah datang,
Ever after never came,
Dan aku masih menunggu kehidupan yang belum pernah ada,
And I'm still waiting for a life that never was,
Dan semua mimpi yang ku impikan,
And all the dreams I lay to rest,
Hantu yang membuatku, setelah aku menjadi semua,
The ghost that keeps me, after all that I've become,
Saya hanya satu
Saya hanya satu
Saya menutup mata dan memohon hati yang kosong ini
I close my eyes and plead this empty heart
__ADS_1
Dari semua yang ingin mati,
Of all that longs to die,
Saat wajah berbohong dan cinta akan goyah,
When faces lie and love will falter,
Aku hanya punya waktu,
I'm left with only time,
Dan waktu akan menghancurkan mimpi yang diambil,
And time will break the dreams that take,
Sakitnya hilang.
The pain away.
Selamanya tidak pernah datang,
Ever after never came,
Dan aku masih menunggu kehidupan yang belum pernah ada,
And I'm still waiting for a life that never was,
Dan semua mimpi yang ku impikan,
And all the dreams I lay to rest,
Hantu yang membuatku, setelah aku menjadi semua,
The ghost that keeps me, after all that I've become,
Saya hanya satu
Saya hanya satu
Saya sendirian di sini, dan
I'm on my own here, and
Tidak ada yang tersisa untuk menjadi pahlawan.
No-one's left to be the hero.
Dongeng ini salah seperti
This fairy tale's gone wrong as
Malam akan tiba, hatiku akan mati sendiri.
Night will fall, my heart will die alone.
Selamanya tidak pernah datang,
Ever after never came,
Dan aku masih menunggu detak jantungku lagi.
And I'm still waiting for my heart to beat again.
Dan semua mimpi yang ku impikan,
And all the dreams I lay to rest,
__ADS_1
Hantu yang membuatku, setelah aku menjadi semua,
The ghost that keeps me, after all that I've become,
Saya hanya satu
Saya hanya satu
Saya hanya satu
I am only one
lagu ini, sangat pas dengan yang zahra rasakan. zahra selalu mendengar lagu ini ini ketika merasa sendiri. dengan lagu ini dia tau bahwa bukan dirinya saja yang sendiri, dan kesulitan.
tapi entah kenapa, rasa sakitnya begitu terasa di hati zahra. zahra menangis begitu saja ketika dia menghayati lagu itu mendalam.
sama sepertinya lagu ini sangat cocok, zahra menangis dalam dia. dia menetralisir kan rasa sakit yang dia rasakan tapi itu sangat sulit sekarang.
zahra diam dan menangis, dia lelah. ketika dia ingin bahagia , kenapa orang dari masa lalunya malah kembali
sakit, tapi tidak berdarah, luka tapi tak ada bekasnya. zahra hanya bisa berjuang. tapi sampai kapan dia berjuang, kenapa mereka sangat suka membuat zahra menangis dan sedih.
"aku gak boleh kayak gini " monolog zahra
" tapi, aku tak kuat jika harus bertahan sendiri, aku ingin ada seseorang yang bisa menjadi tempatku mengaduh dan juga tempatku berteduh jika ada badai datang " monolog zahra sambil menangis.
"hiks kenapa hiks kenapa"
" kenapa hiks, kenapa semuanya jahat "
" Tuhan kenapa kau selalu ingin mengujiku apa tak cukup dulu ha.. "
" kenapa... "
" hiks hiks hiks hiks " tangis zahra
begini lah zahra jika sudah berada di rumah. dia menangis dan juga mengeluh.
...•°•°•°...
pagi pun tiba. matahari mulai menampakan dirinya, sinarnya mengusik gadis yang masih terlelap dalam tidurnya.
zahra bangun , dia mengucek kucek matanya dan dia melihat ke arah kamar. dia berjalan ke arah kamar mandi. melakukan rutinitas paginya.
setelah selesai zahra langsung ke meja makan, disana sudah banyak hidangan yang di sediakan oleh kepala pelayan dan yang lainnya.
zahra makan dengan diam, hanya dirinya di meja makan dan para pelayannya berdiri. terkadang zahra merasa tidak nyaman.
zahra selalu membujuk agar para pelayan yang bekerja di rumahnya ikut makan bersama nya tapi satupun dari mereka tak ada yang mendengar ucapan zahra. mereka selalu menolak dengan halus tapi pasti.
" maaf nona kami tak bisa. nona adalah majikan kami , kami tak bisa untuk duduk dan makan bersama nona " ujar kepala pelayan
"tidak nona kami tak bisa"
" nona anda adalah majikan dan kami hanya pelayan "
" nona kami tak pantas "
"nona maaf kami tak bisa "
" nona jangan paksa kami "
itulah beberapa tolakan yang para pelayan yang ada di rumah zahra. rumah zahra tak sebesar rumah dirgantara tapi bisa masuk dalam katagori rumah mewah.
zahra membangun semuanya sendiri dia bekerja keras dari dia kecil sehingga dia sudah bisa merasakan hidup mewah dari kerja kerasnya waktu dia kecil, remaja dan beranjak dewasa.
zahra pekerja yang tekun sehingga dia bisa berhasil dan menikmati semuanya sekarang. padahal dulu dia hidup seadanya sekarang semua serba ada.
__ADS_1
zahra bersyukur pada Tuhan yang mengabulkan doa nya, tapi terkadang Tuhan tidak mengabulkan doa tentang pria yang jahat itu.
zahra selalu berharap agar pria itu dan sahabatnya seterah bertaubat.