Cintaku Lebih Besar Dari Galaksi Bima Sakti

Cintaku Lebih Besar Dari Galaksi Bima Sakti
05.masalah


__ADS_3

"kenapa harus dia ' batin zahra lirih


zahra pergi begitu saja, dia menyelusuri dengan wajah lesuh dan juga cemberut.


masalalu yang selalu dia hindari, dia jauhi, tak ingin dia dekati, kini datang menghampiri dirinya dengan sangat muda.


sungguh keadaan hati zahra saat ini sedang hancur, hancur seperti dulu ketika orang orang itu menghianati zahra dengan sangat menyedihkan nya.


arya mengikuti zahra dari belakang, dia mau berjalan di sisi zahra. tapi, saat ini arya tau suasana hati zahra sedang tidak baik.


arya ingin membiarkan zahra punya waktu untuk sendiri. tapi dia juga tak tenang jika tak melihat zahra di sisiNya.


" kenapa harus dia " gumam zahra dengan lirih.


zahra berjalan dengan menundukkan kepalanya, dia tak melihat jalan di depannya. yang zahra tau dia sekarang harus berjalan dan menemukan tempat untuk sendiri.


" apa tak cukup dulu kalian memberi luka " lirih zahra, dan tanpa sadar cairan bening itu meluncur dengan derasnya.


sakit,,hati zahra sakit. sungguh ini sangat menyakitkan. kenapa disaat zahra ingin mengoles obat tapi mereka datang dan menoreh luka yang belom selesai di obati.


ingin rasanya zahra memukul mereka semua, tapi zahra gak bisa. karena zahra bukan cewek yang menyelesaikan masalah dengan kekerasan.


arya yang melihat jalan yang di tempuh zahra sudah gak jelas dengan cepat arya menghampiri zahra.


" sayang, kamu mau kemana hmm? " tanya arya dengan lembut sambil menarik lengan zahra dengan pelan.


zahra berhenti lalu menatap arya yang sedang memegang tangannya. zahra dengan air mata yang membanjiri pipinya dan menatap arya dengan sendu pun langsung memeluk arya.


arya yang terkejut segera mengontrol ekspresi nya. arya membalas pelukan yang zahra berikan.


baju arya sudah mulai basah oleh air mata zahra yang begitu banyak. sepertinya zahra tak pernah menumpahkan air matanya selama ini, jadi sekali keluar sangat banyak.


"hiks... hiks... hiks... kenapa... hiks... kenapa... mereka hiks... harus kembali... " racau zahra.


arya bingung akan maksut dari zahra , jadi dia cuman diam dan mengeratkan pelukannya.


zahra menumpahkan semua kesedihannya pada arya. ntahlah ketika di pelukan arya , zahra merasakan kenyamanan.


zahra terus menangis. mereka masih berpelukan di jalanan. untung jalanannya lumayan sepi, hanya beberapa yang lewat.


tapi, mereka menjadi tontonan gratis bagi para pejalan yang berlalu lalang.


30 menit mereka berpelukan sambil berdiri dan juga 30 menit zahra terus menangis tanpa berhenti.


setelah selesai menangis zahra melepaskan pelukan itu, zahra merasa sangat canggung dengan arya, tapi beda dengan zahra, arya malah sangat senang di peluk sama zahra.

__ADS_1


" ayo kita kembali ke butik menggunakan taxi "


zahra menyetok taksi, mereka pun pergi kembali ke butik.didalam taksi sangat canggung.


arya hanya diam dan sesekali mecuri pandang dari zahra, dia juga tersenyum ketika zahra merasa canggung.


...Butik...


mereka sampai di butik dan langsung masuk keruangan zahra. arya menuju sopa dan zahra menuju kursi kerjanya.


zahra yang tak ingin merasakan kecanggungan yang berlebihan segerah ingin menjelaskan kan kejadian itu.


zahra berjalan kearah arya yang sedang asik main ironman edisi terbatas nya itu.


zahra duduk di sopa yang masih kosong.


"bocah " panggil zahra


Arya menatap zahra yang sedang kebingungan. Arya menautkan alisnya tak mengerti .


'kenapa nie lidah keluh banget yah ' batin zahra


" sayang kenapa sih? " tanya Arya penasaran.


" itu... i... itu.. " zahra berbicara terbata bata sangking gugupnya.


" itu... soal yang tadi... aku meminta maaf yah.. aku gak sengaja "ucap zahra lirih, dia juga sangat takut.


Arya tersenyum mendengar ucapan zahra. ingin rasanya dia memeluk zahra sekarang.


" tak apa. bukan kah aku nanti akan menjadi suamimu " Arya menaik turunkan alisnya. dia ingin menggoda zahra.


mendengar ucapan Arya, zahra langsung memutar bola matanya kesal. bukan ini yang zahra dengar.


zahra kembali ketempat duduknya karena kesal dengan Arya. zahra mengambil pensil dan kertas dan mulai mencoret coret sebuah desain.


detik demi detik, menit demi menit, dan jam demi jam.semua berlalu dengan sangat cepatnya. tanpa sadar zahra sudah menyelesaikan lebih dari 5 desain baju.


inilah zahra, di saat hatinya sedang kesal atau marah, zahra bisa membuat banyak sekali desain yang sangat bagus.


zahra melihat ke arah Arya yang di sopa, ternyata dia sudah tidur. ntahlah , sudah berapa jam zahra membuat desain hingga membuat Arya tertidur.


zahra berdiri lalu mencari selimut yang berada di lemari yang ada di ruangan zahra. zahra memang sering nginap di butik karena malas pulang atau lembur. mangkannya dia punya selimut di ruang kerjanya.


zahra menuju tempat Arya tidur lalu menyelimuti nya sampai dada. kalau dilihat lihat Arya anak yang lumayan tampan.

__ADS_1


"nie bocah kalo gak nyebelin, ganteng juga " gumam zahra


"eh... ngapain juga mikir dia ganteng apa gak, dah deh bagus ngelanjutin buat desainnya. "


zahra kembali ke meja kerjanya, lalu dia teringat sesuatu.


" lah, mama dia gak jemput. ini kan dah malam yah. tapi jam berapa "


zahra melirik jam yang ada di dinding, betapa kagetnya dia, ternyata sudah jam 8 malam. dan apa ini mamanya Arya belom juga jemput Arya.


zahra mendengus kesal, kenapa dia harus berada sama nie bocah yah.


'aku kayak ngelupain sesuatu deh, tapi apa yah? 'batin zahra bingung


zahra terus berpikir tapi dia tetap tak menemukan pintu keluar dari apa yang telah dia lupakan.


zahra terus mengingat ingat apa yang dia lupakan, bahkan dia sampai melihat ke hpnya dan memeriksa jadwal. di jadwal tidak ada yang terlupakan.


zahra berdiri lalu berjalan ke kanan dan kekiri bolak balek.dia tak bisa tenang kalau apa yang mengganggu pikiran nya tak terpecahkan.


"apa yang aku lupakan " gumam zahra sambil memegang dagunya.


'otak ayo berpikir 'batin zahra sambil memijit keningnya.


zahra tak bisa menemukan pencerahan tentang apa yang membuatnya terusik.


"oh ayolah aku kenapa gak bisa mengingatnya " gumam zahra kesal.


zahra mengobrak-abrik mejanya, mencari apa yang membuat dia seperti melupakan sesuatu.


"kenapa aku tak bisa ingat sih. " gumam zahra kesal.


Arya yang merasa tidurnya terusik pun langsung membuka matanya perlahan. dia menatap sekeliling yang berantakan.


Arya menautkan alisnya bingung. bukannya ketika dia tidur tempat ini masih sangat bersih dan rapi dan apa ini.


" sayang ini kenapa? " tanya Arya sambil ngucek ngucek matanya.


zahra menatap ke arah Arya yang sudah bangun. lalu dia menautkan alisnya.


" kenapa kau sudah bangun bocah? "tanya zahra dingin dan datar


" sayang kau sangat ribut " jawab Arya sambil cemberut dan memanyunkan bibirnya


"benarkah kalau gitu, tidurlah aku tak kan ribut " ucap zahra

__ADS_1


Arya mengangguk lalu kembali tidur. melihat itu zahra geleng-geleng kepala aja ngeliat Arya.


__ADS_2