Clarisa (Percaya Kembali?)

Clarisa (Percaya Kembali?)
Chapter 9


__ADS_3

Nomor tak dikenal menelpon Risa. Lantas Risa mengangkat telepon itu.


“Haloo?” jawab Risa pada telepon itu.


“Saya sudah menunggumu di mobil putih, saya rasa kamu menemukannya” suara berat dari laki laki yang tak lain adalah Pandu.


Pagi tadi ia ditelpon oleh Ayah Risa untuk meminta Pandu pulang bersama Risa.


Risa mendengar suara dari Pandu dan memandangi mobil dosen yang terparkir di depan gedung. Sebelum ia berjalan menuju mobil itu, ia celingak-celinguk memperhatikan tidak ada mahasiswa satupun yang melihat Risa masuk dalam mobil milik seorang dosen. Risa kemudian membuka pintu belakang mobil lalu bergegas duduk.


“Siapa yang menyuruhmu duduk di belakang? Apakah saya disini cocok sebagai sopir?” ucap Pandu datar dan terkesan dingin pada Risa.


Bergegas Risa langsung keluar dan berpindah tempat duduk bersebelahan dengan Pandu. Saat keluar ingin berpindah tempat duduk. Tak sengaja seorang teman kelas Risa melihat Risa masuk ke mobil milik Pak Pandu.

__ADS_1


“Loh itu Risa pulang sama Pak Pandu? Ga salah nih? Besok coba kutanyain deh.” Ucap teman kelas Risa yang bernama Fira. Ucap Fira pada dirinya sendiri kemudian mengambil motornya untuk pulang.


“Oh maaf Pak..” permintaan maaf dari Risa pada Pandu.


“Pak? Jangan panggil saya dengan sebutan itu kecuali dalam waktu perkuliahan. Panggil Mas atau Pandu saja” Jelas Pandu singkat padat sambil menatap Risa.


Deg.


Serem amat nih dosen, mana bentar lagi jadi suami. Gumam Risa dalam batin. Mobil yang dikendarai Pandu dan Risa keluar menuju gerbang kampus. Di tengah-tengah menyetir mobil, Pandu membuka suara di keheningan di antara mereka berdua.


“Hmm.. tadi laki-laki yang kamu ajak ngobrol di depan itu temanmu?” tanya Pandu pada Risa.


Risa mengetahui yang dimaksud Pandu adalah Radit. Risa menyadari bahwa Pandu melihat Risa dan Radit mengobrol di depan gedung tadi. Yaa.. kalau diingat ingat tentang Radit, Risa sendiri agak merasa kesal dan sakit.

__ADS_1


“Bukan siapa siapa, cuma temen Pak… EHH MAS.. MAAF PAK, EH SALAH MAS.” Jawab Risa yang awal kalimat terdengar cuek lalu panik karena salah memanggil Pandu membuat Pandu tertawa kecil. Risa melihat Pandu tertawa membuat Risa tersenyum menahan malu. Ternyata bisa ketawa juga nih dosen. Batin Risa. Tampang Pandu yang terlihat killer dan dingin ternyata bisa ketawa juga ya.


Saat perjalanan pulang, Risa hanya melihat jalan-jalan yang dilaluinya melalui kaca mobil. mengingat hubungannya dengan Radit dan bentar lagi menikah dengan Pandu belum lagi juga trauma yang dimilikinya membuat ia menjadi galau. Tiba-tiba Risa bangun dari lamunannya dan menyuruh Pandu untuk menepi memberhentikan mobil segera.


“Mass berhetiii minggirin duluu mobilnyaa” ucap Risa tiba tiba yang membuat Pandu terkejut lalu memarkirkan mobil yang ditumpangi mereka berdua di pinggir jalan. Setelah mobil terparkir, Risa bergegas keluar dan lari menuju arah belakang. Pandu segera mematikan mesin dan mengikuti Risa. Pandu melihat Risa berjongkok dan berjalan mendekatinya.


“Makan yang banyak sayangg..” Ucap Risa sambil memberikan makanan ke kucing kucing liar yang berada di jalan.


Oh jadi ini alasannya. Lucu. Batin Pandu melihat Risa memberi makan kucing liar.


Pandu melihat Risa sambil tersenyum dan menatapnya. Ternyata dalam tas Risa, ia selalu membawa makanan kucing untuk berjaga jaga kalau ia bertemu kucing-kucing liar. Sebenarnya, Risa memiliki kucing di rumah bernama Moly.


“Saya tunggu kamu sampai selesai di mobil” beritahu Pandu pada Risa sambil mengelus kepala Risa. Risa yang berjongkok sambil memberi makan kucing liar itu berhenti. Ia tak menyangka Pandu mengelus kepalanya. Risa berbalik melihat punggung laki-laki masuk ke mobil yang baru saja membuatnya terdiam. Risa memegang kepalanya yang baru saja diusap calon suaminya itu. Kenapa hatiku deg deg an gini padahal cuma usapan doang. Sama Radit kaget tapi ga sampai rasanya deg deg an gini. Gumam Risa sambil berjalan masuk ke mobil. Risa duduk dan ia diam sampai mereka berdua telah tiba di rumah Risa.

__ADS_1


__ADS_2