Cowok Badboy Dan Cewek Barbar

Cowok Badboy Dan Cewek Barbar
KENANGAN DARI SAHABAT


__ADS_3

"selamat pagi renata adipati yang cantik" sama mamat pada renata


Rehan pun langsung menatap tajam mamat yang berusaha menggoda renata


"Pagi juga mamat, roni, rehan kulkas" balas renata


"Loh kan cuman gue doang yang nyapa lo, knapa lo nyapa mereka berdua" protes mamat pada renata


"Ya gapapa kan, emang salah ya kalo gue nyapa mereka berdua?" tanya renata pada mamat


"Ya gak sih" jawab mamat


"NAAAAHHHHH, yaudah kalo gak ada" ucap renata yang membuat roni terkejut


"Allahuakbar, na lo ngagetin aja sihh" dengus roni sambil mengelus dada nya yang terkejut


"Hehehe.....sorry ron" ucap renata cengengesan


Tingg.......tingg.......


Bel oulang sekolah pun telah berbunyi, siswa siswi bergegas keluar dari kelas mereka agar cepat pulang ke rumah, akan tetapi berbeda dengan renata, yang saat ini sibuk mencari barang yang hilang, yaitu sebuah pulpen pembelian dari sahabat nya saat ia sekolah di bogor, sahabat renata yang bernama runi, runi pernah memberikan sebuah pulpen dan diary sebagai kenangan agar bisa menulis isi hati nya di buku tersebut, setiap hari renata selalu membawa buku diary pemberian runi.


Selama renata di bogor runi lah sahabat sejati nya renata, runi hanya anak dari keluarga sederhana, runi memiliki hati yang sangat baik, ia tidak pernah marah ke renata, sebab itulah renata sangat menyayangi runi.


"Duh itu pulpen nya kemana ya kok gak ada"gumam renata sambil mencari pulpen itu

__ADS_1


"Gue harus memuin pulpen itu" ucap renata


"Lo nyari ini" tanya seorang laki laki yang berdiri di belakang renata


"Lah iya ini dia, syukur deh udah ketemu" ucap renata yang pandangan nya Lang tertuju ke arah barang yang ia cari tanpa melihat siapa yang menemukan barang itu.


Saat renata menegakkan kepala nya ia melihat sosok rehan yang ternyata udah menemukan barang kesayangan nya itu.


"Aaaaaa rehan makasih banyak rehan udah nemuin pulpen kesayangan renata" ucap renata sambil memeluk rehan


Rehan pun terkejut karna renata memeluk tubuh nya saat ini


"Lo sayang banget ya sa pulpen itu" tanya regan dengan posisi yang masih di peluk oleh renata


"Saya sayang sayang banget pokok nya, orang yang memberikan pulpen dan buku diary ini sangat berharga banget di hidup renata" jawab renata


"Bukann"


"Mantan lo"


"Ihhhh bukan rehan, kenapasih rehan nanya kayak gitu tumben banget" ucap renata sambil melemparkan pelukannya dari rehan


"Gapapa" sahut rehan


"Oke renata jelasin ya, ini tuh barang yang di kasih sahabat renata waktu di bogor, dia orang nya baik banget tau, rehan mau kenalan gak sama dia, biar nanti kita ke bogor bareng" ucap renata polos mengajak rehan ke bogor hanya ini mengenalkannya dengan runi.

__ADS_1


"Gak" sahut rehan singkat


"Yaudah" ucap renat


Kringg.......kringg.......kringg.......


"Aduh siapasih yang nelpon" dengus renata


"Ohh abang, halo bang iya kenapa?" tanya renata pada abang nya tersebut


Singkat cerita, yang menelpon renata adalah rozi abang nya renata, ia menelpon renata ingin mengatakan kalo ia tidak bisa menjemput renata karena ada meeting mendadak


"Yaudah deh bang" renata pun langsung mematikan teleponnya itu


Renata pun berfikir sejenak


"Rehan, rumah kita kan searah" ucap renata


"Terus" jawab rehan cuek


"Renata nebeng dong boleh ya, soalnya abang gak bisa jemput katanya lagi ada meeting dadakan" ucap renata yang memasang muka melas dengan wajah imut nya, siapa saja yang melihat nya pasti akan luluh.


"Duh nih bocah imut banget sih, gimana gue mau nolak coba, ahh elahh" gumam rehan dalam hati


BERSAMBUNG........

__ADS_1


Kira kira renata juga memiliki perasaan yang sama gak ya sama perasaan yang dimiliki rehan? Pasti penasaran kan gimana ceritanya, tunggu bab selanjutnya ya jangan sampai ketinggalan.


Jangan lupa tinggalin jejak kalian di kolom komentar ya I LOVE YOU sekebon


__ADS_2