Deadly Fear (The Warrior)

Deadly Fear (The Warrior)
chapter 6


__ADS_3

Aku, sedikit paham dengan maksud dari kata-kata ini.


Yang pasti itu menjelaskan bahwa tanpa orang lain kita tak bisa apa-apa. intinya saja ya haha. aku lanjut membaca tulisan  ke dua. 'semakin terpuruk maka kebijaksanaan akan memudar'


Ya ini pun tidak terlalu sulit dipahami,. intinya Keterpurukan hanya akan membuat kita kehilangan kebijaksanaan diri.


Dan masih banyak lagi tulisan bijak yang  membuatku semakin mengerti bahwa kehidupan ini, bukan hanya untuk kita yang hebat.


Akan tetapi kehidupan ini untuk kita yang mampu menjadi hebat bagi orang lain.


Aku membalik halaman demi halaman, memahami isi yang tertulis. Ketika sampai pada halaman ketujuh, ada sebuah gambar yang dimana seorang putri terkurung didalam penjara berduri.


Dia berdiri dengan tatapan sedih mengharapkan seseorang datang menyelamatkannya.


Tapi tulisan dibawah gambar itu berkata, bahwa putri itu tak boleh diselamatkan.


Kiamat akan terjadi jika putri itu keluar dari penjara berduri.


bagi orang baik yang bodoh ia pasti akan menyelamatkan putri itu, walaupun bahaya akan menimpanya.


Tapi bagi orang yang cerdas serta berpengalaman ia takkan mengambil keputusan yang sia-sia.

__ADS_1


Jika aku dihadapkan pilihan itu, maka aku akan memilih untuk meneliti dahulu apakah peringatan yang dikatakan benar atau tidak.


Kita tak bisa meninggalkan seseorang yang sedang dalam kesulitan begitu saja, tapi jika peringatan itu benar maka aku akan mengabaikan sang putri.


Karena daripada ego sendiri keselamatan bagi orang lain adalah hal yang terpenting.


Elf kecil menatapku dengan tatapan sendu, apakah dia benar-benar berpikir aku adalah seorang penyelamat?


"Elf, aku tak tau apakah aku bisa membantu. Karena mungkin saja aku akan mengacaukan semuanya" aku juga memandangnya dengan sedih


"Yah aku merasa, kalau aku bukan seorang yang tepat untuk menjadi pahlawan. Bahkan untuk memanfaatkan ku saja kau harus berfikir seribu kali Elf... bukan aku tak mau menolong mu tapi aku tak memiliki keterampilan apapun..." Dia terdiam.


lalu tangannya yang mungil menyentuh jariku, lalu memeluknya.


Elf melepas pelukannya dan tiba tiba dari atas ada secercah cahaya yang menyilaukan, sekeliling ku putih dan hampa.


Tak berapa lama setelah kebingungan ku, muncul Elf yang lain tapi dia seukuran dengan ku, kurasa dia sang ratu.


Lalu dia berkata, "kau viola Anastasya, kami mengangkat mu menjadi warrior. Untuk menyelamatkan dunia"


Aku tak mengerti apa yang terjadi tiba-tiba saja dia mengatakan hal yang membuat ku sesak. Dan anehnya bahasanya bisa ku pahami.

__ADS_1


"Tu...tunggu dulu kau siapa, dan bagaimana aku bisa ada disini?" Aku memperhatikannya, tak sabar.


lalu dia menjawab "Aku adalah ratu ras Elf" ternyata benar dia ratu Elf, pantas saja wibawanya membuatku tertekan.


"Aku memilih mu sebagai warrior untuk menyelamatkan dunia kami, dari kekacauan yang tak bisa kami atasi."


"Apa? Kenapa tiba-tiba sekali, ra..ratu, aku tak yakin bisa membantu. Dan lagi kau saja tak bisa mengatasinya apalagi aku, ini tak masuk akal" aku membantah perkataannya tapi memang benar aku tak mungkin bisa mengatasi masalah mereka.


"Dan lagi, Negera ku juga sedang kacau. Aku juga harus menyelamatkan negara ku." Aku berbicara frontal agar dia tak terlalu tersinggung.


"Tidak masalah, kami akan memberimu hadiah. Dan yang ku maksud tentang masalah yang tak bisa kami hadapi adalah memang tentang dunia mu, ras manusia."


Apa maksudnya ras manusia?


"Maksudmu dengan ras manusia itu bagaimana ratu?" Perkataan ras agak menyinggungku.


"Dunia ini memiliki berbagai macam ras dan suku, kami ras Elf mendiami. Dunia bagian utara, dan kalian ras manusia mendiami dunia bagian selatan, juga ras monster, mereka mendiami dunia bagian barat"


Wah ini berarti aku akan menyelesaikan masalah yang tak ku buat sama sekali?


"Ras manusia dan monster, sudah mengacaukan keseimbangan dunia ini. Dunia kami jadi kena imbasnya, kami memberi hukuman, dengan membuka portal antara dunia manusia dan monster, sehingga para monster bisa masuk ke dunia manusia. Karena ras kami juga mengalami akibatnya dari terbukanya portal itu, aku juga merasa sedikit bersalah dengan melihat kekacauan di dunia kalian, aku ingin memberimu penawaran untuk menyelamatkan duniamu."

__ADS_1


Itulah mengapa Elf mungil tadi menampilkan monster yang saling menyerang dan para manusia yang saling berperang, ternyata kami memiliki sifat yang sama dengan monster itu, didalam diri masing-masing ada sebuah monster yang tertidur jika  terbangun maka monster sejati akan menguasai  inangnya.


__ADS_2