DENDAM SI PENDIAM

DENDAM SI PENDIAM
episode 5


__ADS_3

CHAPTER 5


Dengan tubuh yang terbaring lemas dilantai kamar, regina masih tidak menyangka apa yang baru saja dialaminya.


dengan kekuatan yang tersisa regina mencoba untuk berdiri dan melihat sekitar sosok tadi dan elen tidak ada dikamarnya. masih dalam keadaan bingung kejadian itu nyata atau mimpi, Regina berpikir Jika itu hanya mimpi mengapa ia dapat merasakan lelah seperti berlari 12 kali mengelilingi lapangan besar.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


merebahkan diri dikasur empuk sampai melupakan niatnya untuk belajar. dan masih terbanyang dengan kejadian tadi  "jika itu nyata apa  bentuk asli elen seperti itu" berbicara dalam hati "selama ini elen tidak pernah menunjukannya kepadaku, dan mengapa?


"iya gina itu wujud asliku, selama ini aku tidak ingin menunjukkannya" tiba-tiba muncul entah dari mana.


"elen ? itukah kamu ?" regina kaget elen datang dengan wujud aslinya.


"mengapa regina ? apa kamu takut dengan wujud ku seperti ini ? apa kamu tidak mau lagi berteman denganku gina ? aku hanya ingin menyelamatkanmu gina jika aku datang dengan wujud anak kecil sosok itu tidak akan mau pergi"


regina tersenyum dan ingin menangis "tidak elen mau wujudmu seperti apapun kau tetap sahabat dan kakak perempuanku, hanya kau yang bisa memahamiku elen. terima kasih elen maaf jika selama ini aku sering egois walau sedang marahan kau tetap datang membantuku".

__ADS_1


"tidak apa gina sekarang kamu sudah mengenalku dengan wujud asliku sudah tidak ada lagi rahasia diantara kita kan" tersenyum dan berubah kewujud anak-anak. regina kembali ceria dengan adanya elen lagi.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


dengan langkah sempoyong menuju ruang aula, ini hari kedua regina MOS dan keadaannya sedang tidak vit gara-gara kejadian semalam.


"gina apa baik-baik saja jika kau masuk dengan keadaan kurang sehat begini?" tanya elen.


"iya bisa tenang saja daripada aku dimarahi sama kakak osis"


"iya-iya tenang saja" ucap regina memelas.


"aduh dengerin dong kamu ini bisa-bisa mereka dengan leluasa merasukimu"


"kan ada ada kamu mereka kan takut denganmu"


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


sampai didepan ruangan karena sedikit pusing regina tidak sengaja menabrak salah satu kakak osis perempuan yang sedang memegang minuman jus dan tumpah ke seragam osisnya.


"astaga maaf kak saya ngak sengaja" regina mengambil sapu tangan yang ada disakunya dan mau membersihkannya tetapi osis wanita itu menepis tangan regina "what udah kotorin seragam saya trus mau bersihin pakai sapu tangan kotor lagi" ucapan dan nada osis wanita itu ke regina sangat kasar, elen yang melihat itu ingin menjahili osis itu tetapi ditahan oleh regina. seketika suasana diruangan menjadi hening dan murid-murid menyaksikan kejadian itu. hanya ada 5 osis yang ditugaskan kala itu dan 4 osis lainnya tidak berani membela regina karena osis yang regina tabrak adalah anak dari direktur pemilik sekolah itu.


" ta ta  tapi kak ini sapu tangan be be bersih kok" regina begitu gemetar ketakutan.


"ih gagap lagi kamu anak baru tapi udah bikin ulah yah, gimana nih seragam saya apa bisa kamu ganti mahal ni"


"ini kak saya ganti" regina memberikan semua uang jajan yang dimilikinya "nanti kalau kurang saya tambah lagi kak"


"segini kamu kasi saya nyicili lagi sekarang kamu berdiri di dekat tiang bendera sampai saya suruh istirahat baru bisa istirahat" dengan amarahnya ia memberikan hukuman ke regina,


mau tidak mau regina harus menurutinya jika tidak mau jika tidak ia bisa mendapatkan hukuman yang lebih berat lagi.


****wujud asli elen, seperti wanita dewasa kakinya begitu jenjang dan pucat memakai gaun pendek dan rambut pirang yang terurai panjang pundak kiri dan kanan tertancap sekitar 5-7 pisau wajahnya yang cantik tampak begitu pucat dan mulut yang robek hampir ketelinga****.


****

__ADS_1


__ADS_2