DENDAM SI PENDIAM

DENDAM SI PENDIAM
Episode 9


__ADS_3

seminggu sudah berlalu, Regina dan kawan-kawan sudah resmi menjadi siswa SMA disekolah mereka. Dan seminggu ini juga kabar Anita belum lagi terdengar . Regina yang kala itu sedang belajar dikelas barunya, posisi kelas Regina bersebelahan dengan lorong tempat dimana regina melihat sosok wanita disitu.


selesai jam pelajaran pertama Regina dan kawan-kawan pergi kekantin makan dan kembali kekelas sambil menunggu jam berikutnya mereka sedikit mengobrol.


"eh guys bentar malam kita kepesta sepupuku yuk", ajak Ani.


"pesta mau dong ? emang pesta apaan ?" tanya yayu.


"udah pokoknya kalian harus datang, hanya acara ngumpul-ngumpul remaja biasa aja si tapi seru... ikut yah please...", ucap Ani.


"yah kalau aku boleh-boleh aja asal makanannya enak heheh trus kamu gimana gina ? ikut yah", ucap maya.


mereka bertiga menatap regina dengan harapan regina mau ikut.


\==============================================


"pesta ? aku...aku tidak terlalu suka pesta sebaiknya kalian saja yang pergi, aku takut jika aku ikut..."

__ADS_1


" jika kamu ikut apa yang terjadi ?'' tanya mereka bertiga.


"jika aku ikut, aku tidak punya gaun yang bagus !"


"oalah itu toh ha...ha...ha don't worry baby pesta ini kamu tidak perlu pakai gaun yang bagus, kamu mau pake apa aja bisa asalkan sopan gina" ucap maya.


"mmm gimana yah" nampak binggung, "udah ikut aja kamu takutin apa sih semua dipesta itu orang baik, tenang aja gin" ucap Ani yang coba menyakinkan gina untuk ikut dengan mereka.


"ya sudahlah karena kalian maksa aku ikut" dengan senyum manisnya regina memutuskan untuk ikut. "gitu dong oke selesai isya yah kita ketemu di kafe ****** oke" ucap Ani.


\============================================


saat Regina ingin menutup mata dan mengistirahatkan jiwa dan pikirannya, tiba-tiba Elen muncul dan mengagetkan Regina, "hello apa harimu menyenangkan Gina ?" tanya Elen.


dengan wajah kesal " Elen kamu bisa tidak jangan muncul tiba-tiba seperti tadi " tidak seperti biasanya Regina resah seperti ini "Gina kamu takut dengan keramaian mengapa kamu harus ikut, kamu tidak perlu memaksakan diri seperti itu hanya untuk teman barumu" tanpa perlu diceritakan Elen sudah bisa mengetahui apa yang membuat Regina resah .


sambil menarik selimut untuk menutupi badan " Elen sepertinya kali ini aku ingin mengobati ketakutan itu kamu jangan menghentikannya " menutup mata dan tidur.

__ADS_1


" Gina aku tau tapi disana apa kamu sanggup? " tanpa jawaban Gina sudah tertidur karena lelah dan ingin menyimpan tenaga untuk sebentar malam.


jam menunjukan pukul 8.17 dan mereka berempat sudah sampai tempat dimana pesta dirayakan. " Hai aku bawa teman nih ngak apa-apa kan ?" tanya Ani ke sepupunya yang mengadakan acara remaja itu.


"oh hai bisa dong kalian juga masih remaja kecuali udah pada tua ha...ha....ha..." sepupunya Ani termasuk orang yang ramah bagi Ani dan beranggapan ia bisa akrab dengan siapa saja. " ok guys kenalin ini Ayu sepupu aku dari mama " Ani memperkenalkan Ayu sepupunya itu ke Yayu dan Maya.


Regina yang pada saat itu sedang meminta waktu sebentar untuk ke toilet. " ayu masih ada satu lagi teman aku tapi dia katanya mau ke toilet sebentar, oh itu dia udah balik" ucap Ani sambil menunjuk ke arah Regina.


Ayu yang melihat ke arah yang ditunjuk Ani  ia begitu kaget melihat Regina, ia sangat ketakutan dan merinding melihat Regina " ni yang itu teman kamu ni ?" tanya Ayu terlihat ketakutan "iya teman Aku Regina kenapa?"tanya ani yang melihat sepupunya seperti ketakutan " pokoknya kamu hari ini jangan temenan sama dia lagi titik aku mau nutup acara ini" ucap ayu yang sudah gemetaran.


 


disisi lain Regina juga sudah melihat Ayu yang sedang mengobrol dengan Ani, dan regina begitu ketakutan melihat Ayu. " itu, itu kan Ayu jangan-jangan ayu itu sepupunya Ani, Ya Allah mengapa harus bertemu dengannya lagi " begitu juga dengan Gina yang melihat Ayu, ia juga nampak ketakutan dan mencoba untuk menghindar karena teman-temannya tidak lagi melihat ke arahnya.


Regina pulang dengan Taksi dan mengirim sms ke teman-temannya ia pulang duluan dengan alasan sakit kepala.


***Ayu adalah teman semasa SMP nya Regina sepertinya bukan dikatakan sebagai teman karena Ayu termasuk salah satu siswa yang membuli Regina semasa SMP***.

__ADS_1


__ADS_2