
"Hei Yeol, aku disini" teriak Seohyun.
Chanyeol menoleh ke arah perempuan yg melambaikan tangannya. Kakinya melangkah menghampiri gadis itu.
"Hei, kenapa terburu-buru untuk ke Seoul?" tanya Chanyeol sambil memeluknya sebentar.
"Hohoho nampaknya sepupuku ini keberatan jika aku kembali lebih cepat"
"Bukan seperti itu, aku pikir masih bulan depan kau akan kembali"
"Eh bagaimana persiapan pernikahanmu dengan Krystal? Semua berjalan lancar, kan? Dia mau menerimamu kembali, kan? Hmm wajahmu kan sudah tampan seperti ini semua berkat diriku dan Yonghwa"
"Iya aku tau, terimakasih untuk semuanya"
Seohyun menghentikan langkahnya dan membuat Chanyeol bingung.
"Ada apa? Kenapa berhenti"
Seohyun menatap ke arah kopernya untuk memberi kode kepada Chanyeol.
"Ya, ada apa?"
"Aku lelah Yeol, apa kau tidak bisa membantuku membawa koper?"
"Ckck, kau ini benar-benar manja sekali" ocehhya.
Tapi Chanyeol mengambil koper itu dan menarik lengan Seohyun.
"Ayo cepat"
"Ya"
Mereka tak menyadari jika ada sepasang mata yg sedari tadi memperhatikan gerak-geriknya.
TES..
Airmata yg mencelos keluar membuat dia langsung bergegas pergi.
***
"Ada apa, Krys? Kenapa kau masih disini? Kau tidak pulang?" tanya Suzy.
Krystal melirik sekilas dan kembali mengetik pekerjaannya yg belum selesai.
"Krys, sekarang sudah hampir jam enam loh. Kau tidak mau pulang?"
Krystal menghembuskan nafasnya pelan.
"Tidak, aku masih banyak kerjaan"
"Hei jangan terlalu di porsir, jika kau pulang telat kasihan Yuan sendirian di rumah"
Krystal mengangguk pasrah, dia mematikan komputernya.
"Ayo kita pulang bersama. Sudah lama yah kita tidak pulang bersama lagi"
Krystal hanya tersenyum kaku.
***
"Ibu pulang" teriak Krystal sambil menaruh sepatunya ke rak.
Terdengar suara tertawa yg sangat memggema di rumahnya. Krystal menaikkan sebelah alisnya, dia menuju sumber suara itu.
Dia terkejut saat melihat Chanyeol sedang bergurau dengan Yuan serta seorang gadis yg bergelayut manja dan merebahkan kepalanya di bahu Chanyeol.
Dari ekspresi Chanyeol terlihat jika dia sama sekali tak risih.
Krystal hanya mengepalkan kedua tangannya lalu melangkah menuju kamar atasnya.
Belum juga menaiki anak tangganya, Yuan sudah menghentikan langkah dengan ocehannya.
"Ibu baru pulang?"
Krystal mengangguk tanpa menoleh kepada Chanyeol.
"Ibu kenapa? Ibu sakit?"
Krystal menggeleng sambil memegang pipi Yuan.
"Ibu hanya lelah saja, ibu ke kamar yah"
Yuan mengangguk sambil menatap kepergian Krystal.
Chanyeol yg menyadari itu buru-buru beranjak untuk menghampiri Krystal.
"Krys, kau kenapa? Apa kau tidak enak badan?"
__ADS_1
Krystal tersenyum kaku dan menepis tangan Chanyeol.
"Aku baik-baik saja, kau lanjutkan saja"
Chanyeol hanya melongo dan menatap kepergian Krystal.
"Aneh" gumamnya.
***
Krystal terusik dari tidurnya saat mendengar suara gemericik air di dalam kamar mandinya. Dia menoleh ke samping tidak ada Yuan disana.
Krystal bangun sambil menguap.
"Yuan, jangan mandi malam-malam nak"
KLEEKK..
Krystal membulatkan matanya saat melihat bukan Yuan yg keluar dari kamar mandi melainkan wanita yg tadi dia lihat bermesraan dengan Chanyeol.
"Kau?"
Wanita itu tersenyum manis.
"Maaf Krys, tapi kata Chanyeol aku bisa menginap disini untuk malam ini saja"
Rahang Krystal mengeras, dia membuang wajahnya.
'Sial! Memang siapa dia berhak menyuruh orang lain untuk menginap di tempatku?' batinnya geram.
"Hmm Krys, kau tidak keberatan kan?"
Krystal menghela nafas dan terpaksa menganggukan kepalanya.
"Terimakasih, oh ya kata Chanyeol aku hisa tidur denganmu disini"
"Benar-benar menyebalkan pria itu" gumamnya.
"Ya Krys, apa kau mengatakan sesuatu?"
Dia kembali tersenyum.
"Tidak, tidak masalah"
"Terimakasih, aku ganti baju dulu ya?"
Krystal mengangguk.
***
"Pagi Yuan, pagi Krys (melirik ke arah Krystal yg sedang cemberut)"
"Kenapa ayah tak menyapa ibu?" tanya Yuan.
"Hmm sepertinya mood ibumu hari ini kurang bagus"
Yuan melirik ibunya.
"Ibu, ibu tidak apa-apa kan?"
"Tidak nak, kau habiskan saja sarapanmu"
"Yeol, bantu aku mengikatkan tali baju ini dong? Sulit sekali" sambar Seohyun yg baru saja datang.
Namun belum juga Chanyeol berdiri, Krystal langsung mendorong tubuh Chanyeol.
Dia menarik Seohyun menjauh dan mengikat tali belakang bajunya.
"Biar aku saja yg membantumu"
"Oh ya, terimakasih Krystal"
Chanyeol hanya terkekeh.
Saat Seohyun ingin duduk di samping Chanyeol, Krystal menyalip tubuhnya hingga dia yg kini duduk di samping Chanyeol.
"Eh"
Chanyeol merasa bingung.
Krystal dengan santai mengambil piringnya dan kembali makan.
Seohyun yg merasa bingung langsung memutar tubuhnya dan duduk di samping Yuan.
"Anak pintar, kau bahkan bisa menghabiskan sarapanmu" puji Seohyun.
"Ya tentu saja, Yuan kan putraku yg paling pintar" sahut Krystal.
__ADS_1
Mereka langsung menoleh ke arah Krystal.
"Kenapa? Kenapa kalian semua melihatku? Ayo makan, lanjutkan sarapannya"
Chanyeol menahan tawanya.
Saat dia ingin mengambil sandwich tak sengaja tangan Chanyeol dan Seohyun bersentuhan, Krystal yg melihat itu langsung membulatkan matanya. Dia memukul pelan punggung tangan Chanyeol dan membuat pria jangkung itu langsung menoleh ke arahnya.
"Aww sakit, kau ini"
"Minggir, aku ingin makan sandwich lagi" ucap Krystal santai sambil mengambil sandwich-nya.
Seohyun mengulum senyumnya, dia mengambil sandwich dan menaruh ke dalam piringnya.
Chanyeol membulatkan matanya saat melihat tak ada lagi sandwich yg tersisa untuknya.
"Krystal, kenapa kau makan lagi sandwich-nya? Aku kan belum sarapan" protes Chanyeol.
Krystal melirik piring yg kosong.
"Eh Yeol, kau makan saja milikku" tawar Seohyun.
Krystal menatap tak suka langsung menyuapi sandwich-nya ke mulut Chanyeol.
"Hmm Krystal"
Chanyeol terpaksa mengunyah sandwich yg disuapi oleh Krystal.
"Kau makan yg banyak Yeol, biar aku yg menyuapimu" ucapnya sambil melotot ke arah Seohyun.
Seohyun hanya terkekeh sambil mengunyah makanannya.
"Krystal kau ini menyebalkan, siapa suruh membuat sandwich hanya sedikit sekali" protes Chanyeol.
"Kau tinggal makan saja tak usah ribut, biasanya juga aku membuat sandwich hanya sedikit. Itu juga sudah cukup untukku dan Yuan"
Seohyun menoleh dan menundukkan kepalanya.
"Maafkan aku, pasti semua karena kehadiranku yah"
"Akhirnya kau sadar juga" sambar Krystal.
"Krystal, kau—"
Krystal melotot, Seohyun yg merasa tak enak hati langsung beranjak pergi.
"Astaga Krystal, apa yg kau lakukan?" kesal Chanyeol.
Chanyeol ingin mengejar Seohyun tapi Krystal menarik lengannya.
"Yeol, kenapa kau begitu memperdulikannya? Hah? Kenapa?"
"Krystal kau ini—"
Chanyeol geram langsung menepis lengan Krystal dan berlari mengejar Seohyun.
"Seohyun tunggu aku"
Hati Krystal terasa sesak, airmatanya keluar dari pelupuk matanya.
"Hiks"
"Ibu, ibu baik-baik saja kan?" tanya Yuan yg sedari tadi menyaksikan mereka.
Krystal buru-buru menghapus airmatanya dan tersenyum.
"Iya nak, ibu tidak apa-apa kau tenang saja"
"Ibu jangan menangis lagi yah"
Krystal mengangguk.
***
"Yeol, sepertinya Krystal tidak menyukaiku" isak Seohyun.
"Seohyun, bukan seperti itu. Dia pasti salah paham padamu, hm?"
"Yeol tapi—"
Chanyeol langsung mendekap tubuh Seohyun.
"Tenang saja, semua akan baik-baik saja. Aku akan menjelaskannya pada Krystal, hm"
Krystal yg tak sengaja melintas hanya menatap geram sambil mengepalkan kedua tangannya.
'Tidak tau malu kalian berdua malah bermesraan di rumahku' batinnya.
__ADS_1
To be continued...