
Jika ada yang bertanya-tanya bagaimana Alam semesta dengan 5 Hukum sebagai pondasi tercipta maka jawabannya tidak terlalu mengejutkan.
'Aku pikir akan terjadi ledakan yang berkali-kali lebih kuat dari pada Big bang yang ada di dalam pikiranku'Dimas merasa kecewa dengan apa yang ada di depannya.
Karena Sifat hukum dari Fisika, Alam semestanya mengalami Big Bang tapi... Proses terjadinya Big Bang sangat mengecewakan baginya, seharusnya Big Bang terjadi ratusan kali lebih kuat dan lebih besar daripada saat ini.
"Kemungkinan ini terjadi karena 4 Hukum lainnya yang membuat Big Bang terjadi lebih lemah daripada yang ku harapkan"
[benar, tapi tidak sepenuhnya Zero... Big Bang melemah bukan hanya karena 4 Hukum lainnya tapi juga karena Hukum Fisika juga tidak lengkap]
"Hmmm... Kamu benar, tapi walaupun sedikit mengecewakan mengenai Big Bang tapi harus aku katakan proses pembentukan Alam semesta sangatlah menakjubkan... Aku memiliki pengetahuan bagaimana Alam semesta terbentuk tapi melihatnya secara pribadi adalah hal yang berbeda"
Dimas memiliki senyum kecil saat mengatakan semua itu, dia melihat ke arah depan dimana Alam semesta sedang terbentuk.
Pembentukan Alam semesta dengan 5 Hukum itu seperti memperlihatkan keunggulan dari 5 Hukum, Hukum Tuhan dimana menyebarkan Sinar Suci dari Yggdrasil ke segala arah, Hukum Sihir menyebarkan sinar biru yang mirip dengan Biru transparan kesegela arah, Hukum Mutant lebih rumit kelihatannya karena terlihat tidak terlihat tapi kadang-kadang akan terlihat sekejap tidak ada sekejap ada tapi memiliki tingkat yang sama dengan Dua hukum lainnya, untuk hukum Kultivasi adalah hal yang sangat mudah, perasaan tenang dan menyendiri menyelimutinya tapi itu hanyalah permukaan kedalamannya tidak bisa terukur sama sekali, sedangkan untuk Hukum Fisika, Big bang memyelimuti Yggdrasil dengan ukuran yang sangat besar bahkan Dimas perlu melindungi dirinya jika tidak ingin menderita luka dari ledakan big bang yang terjadi.
Dimas mengamati mereka dengan tenang hingga beberapa waktu sebelum dia akhirnya merasakan bosan.
"Berapa lama lagi sampai Alam semesta selesai untuk dibuat? "
[Sekitar 500 tahun, Zero]
"Apa?! "
Mendengar 500 tahun, Dimas membuka kedua mulutnya dengan terkejut. Itu adalah waktu yang sangat lama karena dia sampai saat ini hanya hidup selama 25 tahun tidak lebih.
"Apakah aku harus menunggu selama itu? Tidak bisakah kamu melakukan sesuatu? "
[Maaf Zero tapi untuk membuat Alam semesta yang Solid aku harus mengambil waktu selama itu... Mungkin kamu bisa tidur atau semacanya]
__ADS_1
Dimas menghela nafas karena ini tahu bahwa ini adalah keinginannya juga, dia merasa bahwa tidur adalah pilihan yang bagus saat ini lagipula saat tidur dia akan tetap bisa mengamati semua yang terjadi di alam semestanya seperti dia sedang memimpikan apa yang terjadi di alam semestanya.
"Tidur yah? Aku rasa itu adalah pilihan yang terbaik untuk saat ini" Dimas mengangguk menunjukkan konfirmasi terhadap saran Yggdrasil.
"Drasil, bangunkan aku jika alam semesta sudah terbangun"
[Baik Zero]
'Bahkan jika aku tidur, aku bisa melihat kondisi alam semesta dalam tidurku tapi belum terbiasa sama sekali dengan itu, dengan memberitahukan Drasil aku akan berjaga-jaga jika melewatinya'
Kemampuan Dewa sudah tertanam di dalam dirinya, jadi dia sudah bisa menggunakannya tanpa perlu pelatihan dan begitu juga dalam keadaan dirinya tidur, dia bisa bangun kapanpun yang dia mau.
Namun, perilaku cerobohnya masihlah belum hilang dan Dimas mengetahui hal itu jadi dia meminta Tolong kepada Yggdrasil untuk membangunkannya jika dia belum bangun karena kebiasaannya.
Setelah mengatakan itu, Dimas bisa tenang dia menggunakan kekuatan penciptaannya untuk membuat tempat tidur dan semacamnya dan dia langsung tertidur diatas kasur dengan nyaman.
...
500 tahun kemudian...
Alam semesta sudah selesai terbentuk tapi Alam semesta milik Dimas memiliki hal yang berbeda daripada umumnya, dipinggirnya terdapat semacam penghalang transaparan dengan sepucuk akar di setiap tempat.
Itu adalah fungsi perlindungan dari Yggdrasil, Akarnya menembus Alam semesta dan menjalar keseluruh bagian alam semesta tentu saja akar itu tidak menjalar langsung melalui Luar angkasa melainkan melakui ruang dengan itu Yggdrasil dapat menyerap energi Void untuk mengembangkn dirinya menjadi lebih kuat dan alam semesta.
Dimas membuka kedua matanya terbangun dari tidur setelah Alam semesta selesai terbentuk, walaupun dia melihat apa yang terjadi dia masih merasakan perasaan segar di seluruh tubuhnya setelah tidur panjang.
[Selamat bangun tidur, Zero]
"Kamu melakukan tugas dengan sangat baik bahkan Multi Dimensi sudah mulai terbentuk juga"
__ADS_1
[Terima kasih pujiannya Zero, Multi Dimensi lebih rendah daripada alam semesta utama jadi akan selesai dalam waktu yang lebih cepat]
"Baguslah jika seperti itu, dengan begitu maka aku bisa membuat kehidupan di Multi Dimensi dengan lebih cepat"
Dimas merasa senang dengan berita itu, dia pikir akan menunggu waktu yang sama agar Multi Dimensi dapat terbentuk. Multi Dimensi atau Alam semesta rendah lebih tepatnya, terbentuk di dalam Setiap daun jadi ada jutaan Alam semesta tingkat rendah mulai terbentuk saat ini dengan berbagai Hukum.
Memikirkan tentang hukum di Alam semesta rendah, Dimas sudah memikirkan tindakan terbaik mengenai pembagian hukum, sebelumnya dia berpikir untuk membuat satu alam semesta dengan satu Hukum tapi aku rasa itu tidak bisa dilakukan.
Tidak ada masalah dalam Alam semesta mereka tapi jika sudah mencapai Alam Semesta Utama, karena hukum yang berbeda menjadi satu pasti akan membuat hal-hal tidak terduga terhadap Orang yang datang kemari.
Itu mungkin saja hal yang buruk, bahkan lebih buruk. Karena itu dia memutuskan untuk membuat mereka dapat terbiasa dengan hukum yang berbeda dan Dia sudah memikirkan hal tersebut.
"Drasil, aku ingin kamu membuat setiap alam semesta rendah memiliki satu hukum yang paling Dominan, agar setiap Alam semesta tidak sama semua dengan satu hukum saja yang paling menonjol"
Itulah yang dia rencanakan, membuat keragaman Kekuatan dari penghuni karena semuanya sama-sama memiliki tingkat hukum yang sama maka akan menjadi hal yang dia khawatirkan walaupun akan ada sedikit Planet yang mungkin berbeda tapi dia tidak bisa mengambil itu sebagai hal yang bagus.
[Baik Zero... Tapi aku harap aku bisa menggunakan 50 Alam semesta rendah untukku melakukan penelitian]
Dimas tahu kenapa Yggdrasil meminta hal itu karena dia membuatnya adalah untuk membantu dirinya karena itu menggunakan 50 Alam semesta sebagai target penelitian maka seharusnya tidak masalah lagipula masih ada jutaan Alam semesta tingkat remdah.
"Baik, kamu bisa menggunakan 50 Alam semesta tingkat rendah untuk penelitian tapi aku harap penelitianmu tidak akan menyebabkan kehancuran Alam semesta tingkat rendah"
[Baik Zero, terima kasih]
Dimas tersenyum saat mendengar itu dan mengangguk, Yggdrasil bertujuan untuk membantunya walaupun itu tigas yang dia berikan tapi dimas tidak dipungkiri bahwa dia menyukai perasaan ini.
Setelah itu dia mulai memikirkan langkah kedepannya, membuat Dewa sudah pasti tapi dia memiliki sebuah pemikiran mengenai peringkat setiap orang, dia sudah memiliki pemikiran untuk menggunakan bintang, karena dengan begitu akan menjadi lebih misah tapi itu hanyalah sebuah konsep agar bisa melakukan hal itu dia perlu memahami apa yang aku inginkan untuk setiap tingkat seberapa besar peningkatannya baik itu umur, Kekuatan dll tapi bukan hanya itu dia juga perlu memberikan batasan mengenai tingkat berapa orang itu akan di tendang dari Alam semesta rendah dan muncul ke Alam semesta Utama.
Selain itu, dia perlu juga memikirkan mengenai Panet yang akan dia buat, tapi untung saja dalam 500 tahun dia tidak hanya melihat pembentukan Alam semesta tapi juga memikirkan mengenai kegiatan yang akan dia lakukan di masa depan.
__ADS_1