Dewa Pencipta

Dewa Pencipta
Episode 8 - Membuat Makhluk Hidup (2)


__ADS_3

Dimas tinggal disana sebentar tapi dia bagi dunia luar maka dia hanya akan memakan waktu kurang dari satu detik karena dia membuat Dimensi Akhirat ini memiliki Waktu yang sama dengan Alam semesta Rendah karena jika dia membuat Dimensi Akhirat ini sama dengan Alam Semesta utama maka pastinya akan hanya akan membuat Penumpukkan Jiwa yang sudah mati setiap detiknya.


Jadi, Selama di Akhirat dia menjelaskan Tugas mereka dan apa kemampuan yang mereka miliki, Tentu saja dia bisa langsung membuat mereka tahu mengenai kemampuan mereka tapi dia sengaja melakukan ini agar dapat berbicara dengan mereka.


" Aku akan mengunjugi kalian kadang-kadang, Sampai Jumpa" Kata Dimas mengucapkan salam perpisahan kepada mereka.


"Selamat Jalan, Zero. aku akan Melakukan yang terbaik ( Aku tidak akan mengecewakanmu) ( Tugasmu adalah Mutlak Bagiku " Kata mereka bertiga.


Dimas tersenyum kecut saat mendengar perkataan mereka terlebih dari Ang, Naga yang memiliki Sayap malaikat dan berwarna Putih Suci. Dia sangatlah setia kepada Dimas bahkan dia akan dengan senang hati untuk bunuh diri untuknya,dia adalah seorang Fanatik Buta bahkan Kata Fanatik saja tidak cocok untuknya.


Namun itu bukan berarti yang lainnya tidak memiliki Kesetian yang besar terhadap Dimas hanya saja mereka tidak terlalu menunjukkan dengan secara berlebihan. Mereka memiliki Tatapan tekad terhadap tugas yang Dimas berikan, mereka tidak ingin mengecewakannya sama sekali namun cara bicara mereka tidak menunjukkan Fanatik Buta seperti Ang.


Mengangguk kepada mereka, sebuah Portal muncul dibelakangnya dan memiliki warna Transparan namun jika diperhatikan dengan sangat baik maka akan terlihat bahwa Portal tersebut memiliki warna Ungu di dalamnya namun sangat sedikit. Dengan kemampuan penciptaannya, hal ini sangatlah mudah untuknya pergi antar Dimensi apalagi yang dia buat.


Jadi setelah melakukan apa yang dia perlukan Di dunia ini, Dimas langsung berjalan masuk ke dalam Portal dan menghilang di hadapan mereka bersama dengan Portal itu juga. Mereka menatap dimana Dimas berdiri semula selama beberapa detik sebelum akhirnya mengalihkan perhatian mereka ke satu dengan yang lainnya.


"Jadi apa yang kalian lakukan sekarang ?" Tanya Apala kepada Kedua naga yang lainnya.


Mereka menatap Apala dan menjawabnya dengan jawaban mereka sendiri.


"Aku akan kembali Ke Neraka, aku perlu membuat Rumahku, Bawahan yang akan membantuku untuk melaksanakan Fungsi Neraka " Kata Seraph


" Aku juga " Kata Ang sama dengan Seraph.


"Jadi pergi lakukan tugasmu sekarang !!! Tidak ada Waktu yang boleh disia-siakan, cepat pergi " Apala meneriaki mereka seperti seorang Kakak walaupun dia bukanlah yang pertama dibuat namun sifatnya yang sama dengan Tugasnya yaitu menjadi seorang Hakim.


Seorang Hakim harus memiliki Sifat yang ketat, Teliti, Tepat waktu, dan pekerja keras jadi melihat bahwa mereka sedang bengong di tempatnya membuat Apala menjadi marah dan meneriaki mereka.


Namun ekspresi mereka sama sekali tidak memperdulikan Amarah Apala.


"Oke... Oke, Kamu terlalu berisik, aku kangen dengan Sifat Diammu saat ada yang Mulia ... Selamat tinggal" KAta Seraph sambil menggerutu dan meninggalkan mereka dan berteleportasi ke Wilayahnya sendiri.

__ADS_1


"Siap, Seraph... Demi yang mulia Zero, kita perlu berusaha keras. Maafkan perilaku longgarku " Ang berbanding terbalik dengan Seraph dia memiliki Semangat yang besar yang sama sekali tidak cocok dengan Tubuhnya yang besar selain itu juga dia bahkan mengatakan maaf sambil minta maaf sama sekali tidak tahu sikap yang seharusnya.


Apala hanya menatap Ang dengan datar, dia tahu sifat dari Ang dengan cepat hanya dalam waktu beberapa hari saja sejak Dia diciptakan tetapi dia sangat tahu mengenai Sifat-Sifat saudaranya. Ang adalah orang yang sangat Antusias bahkan jika dia dalam keadaan apapun, dia akan selalu menjawab dengan semangat.


' Apa yang sebenarnya dipikirkan oleh Yang mulia membuat Ang dengan Sifat seperti itu  ' Pikir Apala, bukan berarti dia kesal dengan Dimas bahkan dia tidak berani untuk memikirkannya seperti itu. Dia hanya penasaran apa yang ada di dalam pikiran Dimas saat membuat Ang hingga dia selalu Berpikir secara Antusias.


"Selamat tinggal Apala" Ang melambaikan tangannya kepada Apala dan menghilang dari pandangannya, berteleportasi ke Surga untuk melakukan tugasnya.


Setelah semuanya pergi dari Wilayahnya maka Apala juga melakukan tugasnya, Seperti mereka berdua dia juga akan membuat bawahan walaupun itu tidak diperlukan sama sekali karena penilaian mereka akan dilakukan olehnya secara pribadi dengan bantuan Otoritasnya terhadap Wilayah ini.


Dia hanya ingin membuat Tempat ini memberikan kesan yang mendalam kepada Para jiwa yang sudah mati dan belum lagi lebih baik untuk membuat Tempat ini lebih hidup karena akan memakan waktu yang cukup lama sebelum Jiwa pertama akan muncul di tempat ini.


...


Setelah keluar dari Dimensi Akhirat, Dimas tidak langsung membuat Kehidupan Fana melainkan dia memutuskan untuk beristirahat sejenak sambil memikirkan mengenai apa yang perlu dia lakukan.


Dan istirahat itu memakan waktu selama 1 Bulan sebelum akhirnya Dimas siap untuk pergi membuat Makhluk Hidup. Dengan Kaguya yang mengikutinya maka Dimas dan Kaguya pergi Cukup jauh dari Planet Titan karena untuk saat ini dia tidak ingin Planet Titan diketahui terlebih dahulu.


Karena Dimas membuat Planet Titan ini sebagai Planet Utama di seluruh Alam semesta jadi Planet ini akan menjadi tempat dimana Semua penduduk akan berakhir jadi membuat Makhluk hidup disini sangatlah awal untuk saat ini.


"Drasil, Buat hubungan antara satu alam semesta Rendah dengan yang lainnya, Tapi batasi dengan hanya Hukum yang paling Dominan" Kata Dimas.


[ Baik, Zero. Memulai melaksanakan perintah.... Perintah selesai] Kata Yggdrasil dengan hanya memakan waktu kurang dari 10 detik.


"Apa yang kamu ingin lakukan dengan itu, Sayang ?" Tanya Kaguya dengan Ekspresi bingung terhadap keputusan dari Dimas.


Dimas menatap Kaguya sambil tersenyum kecil dan menaruh jari di bibirnya " Rahasia untuk saat ini, kamu akan melihatnya di masa depan "


Kaguya mengangkat Alisnya karena perkataan Dimas yang merahasikan itu dari dirinya tapi dia tidak menanyakan apapun karena seperti kata Suaminya, Dimas, dia akan tahu di masa depan dan Waktu bukanlah masalah baginya.


Setelah beberapa saat mereka sampai di Sebuah Planet yang terlihat seperti Dunia Madest tapi lebih baik Ratusan kali dan tidak ada Magma yang mengalir di setiap sisinya, Dunia ini hanya akan menjadi Dunia Dengan Iklim Tropis di Seluruh Planet.

__ADS_1


Mereka mendarat di tanah dan Dimas mulai melakukan tugasnya sebagai dewa penciptaan, Dia mulai membuat Tubuh berjumlah seratus dengan tampilan yang berbeda-beda dan dibagi menjadi Dua jenis Kelamin Tentu saja. Mereka memiliki tanduk dan Ekor Reptil selain itu mereka terlihat seperti manusia, Kulit mereka juga berwarna Hitam dengan berbagai Pola di tubuhnya.


Pola itu memiliki Maksud tersendiri dan setiap Orang memiliki Pola yang berbeda-beda walaupun ada yang memiliki Sedikit kemiripan.


"Selanjutnya adalah Membuat Jiwa untuk mereka " Kata Dimas, Hukum Tuhan hanya bisa membuat Jiwa untuk seorang Bayi karena bentuk Jiwa itu sangatlah Dasar daripada Jiwa Dewasa dimana Hukum Tuhan tidak bisa membuatnya karena terlalu Kompleks untuk Hukum yang tidak lengkap.


Jika Hukum Tuhan lengkap maka akan berbeda ceritanya, tapi itu tidak masalah untuk saat ini karena dia tidak masalah untuk membuat awalan. Ditambah lagi Dimas sedang dalam suasana hati yang bersemangat mengenai Kehidupan yang akan dia buat.


Jadi dengan hanya memakan waktu kurang dari Satu detik, Jiwa mereka langsung muncul dan terserap ke dalam Tubuh mereka namun mereka tidak memiliki tanda-tanda akan bangun karena Dimas tidak ingin mereka bangun sekarang.


Akan menyenangkan jika mereka tidak tahu mengenai dirinya dan bertindak biasa tanpa ada sejarah mengenai dirinya.


"Apa mereka disebut, Sayang ?" Tanya Kaguya sambil melihat ke arah Dima meminta penjelasan darinya.


"Mereka akan dikenal sebagai Ras Draconic, mereka adalah sekelompok Ras Mutan karena itu akan sangat cocok dengan sikap mereka yang ingin sebuah tantangan, mereka memiliki Massa hidup 500 Tahun dan sampai tingkat tertentu Massa hidup mereka baru bertambah " Dimas menjelaskan kepada Kaguya mengenai Ras yang dia buat.


Walaupun tidak cocok dengan bentuknya namun Dimas sudah menyiapkan itu untuk mereka agar Cocok untuk dipanggil sebagai Ras Draconic tentu saja itu untuk masa depan nanti setelah jumlah bertambah dengan sangat banyak.


" Mereka terlihat seperti kita, tapi mereka berbeda dan bisakah aku membuat Makhluk Fana Juga ?" Tanya Kaguya dengan penuh harapan di wajahnya dan Dimas tidak memiliki alasan untuk menentangnya karena dia adalah istirnya.


"Tidak masalah, lagipula kamu memiliki Kekuatan untuk itu. Hanya Dewa tingkat Tinggi yang aku buat bisa membuat Makhluk Hidup.... Mungkin aku juga perlu memanggil Trio Naga Akhirat, mereka juga pasti ingin melakukan itu " Kata Dimas karena dia juga tidak melihat mereka selama satu bulan dan seharusnya sudah 833.000 tahun berlalu di Akhirat sekarang.


" Itu Ide yang bagus, Tapi aku rasa akan lebih baik untuk diriku membuat Ciptaanku di alam semesta yang lebih rendah. Aku ingin Ciptaanku bisa berkeliaran di Alam semesta " Kata Kaguya.


"Tidak masalah, Karena kamu adalah Dewi bersasis Hukum Mutant maka kamu hanya bisa membuat Kehidupan yang akan selaras dengan Hukum Mutan jika di Alam semesta lain maka kamu ciptaanmu tidak bisa berbuat apa-apa dan akan mengalami Nasib menjadi Biasa saja dan akan selalu berada di bawah bahkan keturunannya" Kata Dimas kepada Kaguya yang mendengarkannya dengan Serius sebelum akhirnya mengangguk.


"Tidak Masalah, Setidaknya Ciptaanku akan tersebar di berbagai Alam semesta di Masa depan" Kata Kaguya.


"Baiklah, Aku akan memanggil Tria Naga Akhirat nanti di Alam semesta rendah juga karena aku perlu mengimbangi mereka dan sekarang, tinggal pembuatan Hewan untuk makanan Mereka" Dengan itu Dimas mulai membuat berbagai Jenis Hewan dari Yang Normal hingga yang tidak dan bahkan sangat kuat yang mencapai tingkat tertentu dengan berbagai bentuk sesuai dengan Lingkungan ini.


Pada masa Awal sejarah, Kehidupan akan mengandalkan daging sebelum akhirnya menemukan Tumbuhan yang bisa dimakan karena itu dia membuat banyak sekali Hewan yang bisa mereka buru untuk makanan mereka sedangkan untuk Hewan yang Kuat adalah untuk menjadi tantangan Untuk mereka agar mereka belajar bertarung dan keinginan untuk menjadi kuat tumbuh.

__ADS_1


Setelah itu dia mulai memindahkan mereka kehabitat mereka di Planet ini, sedangkan untuk Ras Draconic maka dia memindahkan mereka ke tempat yang aman untuk saat ini dengan dibagi menjadi suku. Dimasa depan mereka akan bertemu dalam bentuk yang berbeda-beda lagi bukan hanya 2 Suku tapi banyak sekali Suku dan juga bahasa yang berbeda dari kedua Suku karena Dimas tidak memberikan mereka bahasa karena dia ingin mereka berkembang dari Awal dengan sedikit bantuan dari dirinya.


"Mari Kita pergi ke Planet selanjutnya "


__ADS_2