Dewa Pencipta

Dewa Pencipta
Bab 7 - Akhirat


__ADS_3

Sebelum membuat kehidupan maka membuat Tujuan akhir dimana mereka akan berakhir setelah kematian adalah keharusan. Dimas memiliki pemikiran untuk membangun Akhirat yang berisikan Tempat pengadilan dimana Jiwa-Jiwa yang sudah mati akan langsung pergi ke Akhirat dari seluruh Alam semesta rendah dan Tinggi dengan begitu maka tidak perly repot-repot untuk membangun Akhirat untuk setiap Alam semesta.


Setelah Kematian maka mereka harus dinilai terhadap perbuatan yang mereka lakukan selama masa hidup mereka dan karena itulah Karma akan diberlakukan. Jika mereka membuat Karma Buruk apa yang akan terjadi? Begitu juga sebaliknya, Jika mereka mendapatkan Karma Baik maka apa yang akan terjadi?


Dimas memikirkan Mengenai Akhirat kepada Yggdrasil, selain itu dia juga menjelaskan mengenai Reinkarnasi dari Dunia nya sebelumnya. Dia bisa melakukannya sendiri tanpa ada campur tangan dari pihak luar tapi dia ingin mendengar pendapat mereka karena dengan begitu dia akan mengerti sudut pandangan dari Yggdrasil dan mungkin akan menambahkan ide terhadap pembuatan akhiratnya tersebut.


[ Aku rasa itu adalah ide yang Bagus, Zero. Namun setelah Menjalani masa hidup di Akhirat maka apa yang akan terjadi kepada mereka? Jika dibiarkan terus disurga maka Surga dan akan penuh dan akan menjadi kekacauan di dalamnya karena mereka masih memiliki pikiran dan akan sangat mungkin untuk terjadi Otoriter di Surga dan neraka oleh penduduknya ]


" Aku tahu itu jadi aku sudah memikirkan banyak solusi, seperti setelah masa tinggal di neraka dan Surga selesai maka mereka akan masuk ke dalam Siklus reinkarnasi atau mereka akan menjadi Kumpulan energi yang akan sangat berguna bagi Alam semesta ini seperti aku mungkin bisa membuat Dimensi baru dengan Kumpulan Energi itu jadi kita akan memiliki lebih banyak ruang di Alam semesta Utama jikalau Alam Semesta ini menjadi Sangat penuh, walaupun itu akan membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Setidaknya sekitar 100 Kuindesiliun "


{CA : Kuindesiliun itu seperti 1 Pangkat 48,Karena 1 Triliun adalah 1 Pangkat 12. Sumber Wikipedia}


Tidak lama kemudian, Kaguya datang. dan bertanya kepada Dimas mengenai apa yang dia bicarakan dengan Zero. Dimas menjelaskan pemikirannya mengenai Akhirat, Reinkarnasi dan segelanya yang menjadi Akhir setelah kematian dari Makhkuk Hidup.


Kaguya mendengarkan dengan sangat jelas dan sama sekali tidak terkejut karena dia sudah tahu siapa suaminya sebagai Dewa Pencipta dan juga tahu bahwa dia adalah buatan Suaminya untuk menjadi pendampingnya.


Dia sudah menerima itu sejak awal bahkan tidak ada perasaan marah atau semacamnya malahan dia senang Karena mengetahui itu karena menghilangkan semua pemikiran di benaknya.


"Jadi bagaimana Menurutmu? Solusi apa yang kamu suka atau Kamu memiliki Solusi yang lain? "Kata Dimas setelah mengatakan semua isi pikirannya yang bahkan belum dia ceritakan kepada Yggdrasil.


Dia menunggu Kaguya dengan tenang untuk menyampaikan pendapatnya dan Yggdrasil juga menyampaikan pendapatnya.


"Sebelum itu, ada yang ingin aku tanyakan "Kata Kaguya.


"Apa itu? " Tanya Dimas.


"Dari Mana Jiwa itu akan berasal? Apakah kamu akan membuatnya secara manual? Atau kamu akan membuat Dimensi, Alat atau semacamnya untuk terus menerus membuat Jiwa? " Tanya Kaguya dengan wajah Serius. Ini akan menjadi pertanyaan yang sangat penting karena Jawaban dari Dimas akan menentukan Pemikiran Kaguya.

__ADS_1


Dimas menatap Kaguya dengan tenang dan mulai menjelaskan kepadanya "Karena Alam Semesta ini memiliki hukum Tuhan maka Jiwa akan terbentuk sendiri sesuai dengan Bayi yang ada di dalam kandungan ataupun Telur setelah mereka mendekati masa-masa akan terlahir ke dunia "


Jika itu adalah Hukum lain, maka Dimas perlu memasukkan Hukum tuhan ataupun Hukum Reinkarnasi. Hukum Reinkarnasi lebih Fleksibel dibandingkan dengan Hukum lainnya karena bisa masuk ke dalam Hukum Apapun karena Urusannya adalah setelah kehidupan.


Namun, Hukum Reinkarnasi bukanlah Hukum yang sempurna karena Jiwa akan terus memiliki Jumlah yang sama tidak ada pertambahan ataupun pengurangan dan untuk itu Dimas perlu membuat Alat atau semacamnya untuk membuat Jiwa agar Jumlahnya bertambah sampai jumlah yang dia inginkan tersebut.


Dengan Hukum lainnya, Hukum Reinkarnasi akan menunjukkan kemampuannya dan kareba itulah Hukun Reinkarnasi hanya akan menjadi Hukun Pelengkap.


" Lalu apakah itu berarti Tumbuhan akan memiliki Jiwa juga? "


"Tidak, tapi kita mungkin bisa menggunakan Jiwa itu yang sudah dimurnikan di dalam Siklus Reinkarnasi masuk ke dalam tanaman namun untuk mendapatkan kesadaran maka dibutuhkan tingkat tertentu atau Umur tertentu "


"Itu ide yang bagus, Sayang. Namun bukankah akan lebih baik jika Tanaman itu mencapai umur tertentu, mungkin saat tanaman itu berusia 10.000 Tahun akan mulai mengembangkan sedikit kesadaran, dan setiap 10.000 Tahun kesadaran itu semakin kuat sebelum akahirnya membuat sebuah pemikiran dan setiap 100.000 Tahun pemikiran itu akan menjadi lebih cerdas lagi dan lagi. Lalu pada akhirnya 1.000.000 Tahun maka Tumbuhan itu akan mulai membentuk Tubuh Humanoid sendiri " Kata Kaguya dengan bersemangat saat dia mengatakan idenya tersebut.


[Apa yang dikatakan Nona Kaguya adalah Ide yang bagus, Hukum Kultivasi dan Hukun Tuhan sudah memberikan Efek tersebut dan jika melakukan itu hanya akan lebih mempercepat Prosesnya saja]


Namun Dimas disisi lain memiliki pemikiran yang berbeda dari mereka berdua.


" Aku memiliki hal yang lebih baik lagi...." Kata Dimas dengan senyum lebar diwajahnya, dia sudah memikirkan apa yang dia lakukan dengan menggabungkan semua Solusi yang ada di dalam Pikirannya tersebut.


"Aku akan membuat, Ras Elemental!! Tentu saja Ras Elemental itu adalah Berbeda daripada yang diketahui, Anggap saja itu Variasi dari Jenis Tanaman... Di Hukum tuhan dan Kultivasi bentuk Humanoid dari Tumbuhan baru terbentuk setelah Umur 100.000.000 Tahun tapi aku akan menggunakan Ide dari Kaguya namun tentu saja Tumbuhan perlu untuk melewati Ujian yang akan diberikan dalam bentuk Ujian Kehendak Alam semesta. Jika mereka berhasil maka mereka memiliki bentuk Humanoid tapi jika mereka tidak berhasil. maka mereka perlu melalui Proses yang sudah ditetapkan namun dengan waktu yang lebih lama sekitar 125.000.000 Tahun, Bagaimana? "


"Ide yang Bagus, Sayang"


[ Walaupun hanya kombinasi dari hal yang sudah ada dan dijelaskan oleh Nona Kaguya tapi itu adalah ide yang sangat Bagus, Zero. Dengan begitu maka akan membuat lebih banyak Ras yang baru di masa depan ]


"Itu benar, karena Alam semesta ini akan terus tumbuh mengapa tidak kita menjadikan Rasnya menjadi sangat beragam. Kita akan memiliki Ribuan hingga Jutaan Ras yang berbeda di Alam semesta ini dimasa depan"

__ADS_1


Dengan pemikiran itu, Dimas mulai membuat Dimensi dimana hanya dia dan Zero selaku Dewa Pencipta dan Inti Alam semesta yang bisa pergi Ke Akhirat ini. Dimensi, iu dibagi menjadi 3 Bagian dengan masing-masing bagian akan memiliki Ukuran 1/10 dari alam semesta dan akan ikut berkembang dengan Ukuran Alam semesta.


Dia mengikuti bentuk Akhirat dengan tambahan Tempat pengadilan dari Dunia sebelumnya. Surga akan hanya diliputi oleh cahaya dan kesenangan bisa diperoleh disana, jika mereka ingin makan maka secara otomatis akan muncul tentu saja itu ada batasannya agar tidak disalahgunakan sedangkan Akhirat akan memiliki Api dan Magma diseluruh bagiannya ditambahkan dengan Makhkuk-makhluk yang sangat menakutkan akan selalu menyiksa Orang-orang yang mati, Makhkuk-Makhluk itu hanyalah semacam bagian dari Neraka jadi mereka tidak sepenuhnya Makhluk hidup.


Dan terakhir akan menjadi tempat pengadilan, Tempat ini akan menjadi sangat khusus karena akan menjadi tempat dimana Mereka akan dinilai sesuai dengan perbuatan mereka. Proses pengadilan akan berlangsung tepat setelah mereka berada di pengadilan.


Setelah semua itu selesai, Dimas mulai membuat Zero terhubungan dengan Dimensi akhirat ini.


[Menghubungkan dengan Dimensi Akhirat selesai]


"Langkah selanjutnya adalah Hukum Reinkanasi " Dengan itu Bora Biru muncul di tangan Dimas dengan sebuah Animasi Sungai dan jiwa terlihat di dalamnya.


Dia langsung membuat Bola itu Terbang dari tangannya dan menghilang di udara.


[Hukum Reinkarnasi di peroleh...]


[ Mulai penyesuaian sesuai dengan perintah...]


[Penyesuaian selesai ...]


Karena Hukun tuhan memiliki semacam Karma didalamnya jadi dia tidak perlu lagi melakukan hal tersebut. Langkah terakhir akan menjadi pembuatan Pengawas untuk Ketiga tempat itu.


Dimas membuat Pengawas Surga, Naga dengan sayap Malaikat dan berwarna Putih.


Pengawas Neraka, Naga dengan Warna Merah dan Ungu lalu tatapannya juga sangat mrnakutkan.


Dan terakhir, Pengawas pengadilan. Naga dengan Jenggot putih dan Mata Katarak namun memberikan perasaan tidak akan pernah bisa menyembunyikan apapun di hadapannya.

__ADS_1


__ADS_2