
Sebelum jam 07.00 malam, Devano sudah tiba di rumah sederhana keluarga Maharani. dia membunyikan klakson mobilnya. Maharani yang sudah mengetahui kalau yang membunyikan klakson mobil itu Devano, dia langsung berpamitan kepada kedua orang tuanya.
"Ayah, Ibu. Rani pamit dulu ya."ucap Maharani berpamitan kepada kedua orang tuanya. sebab sebelumnya, Maharani sudah memberitahu kepada kedua orang tuanya kalau bosnya itu mengajak makan malam.
"Ya sudah, hati-hati ya, nak."ujar Ibu Halimah kepada putrinya. Maharani mencium punggung tangan kedua orang tuanya lalu berlalu masuk ke dalam mobil, yang mana di dalam mobil Devano sudah menunggu dirinya.
Devano turun dari dalam mobil miliknya, Iya membuka pintu kepada wanita pujaan hatinya. "Nggak usah dibukain kali dibukain kali Dev, aku juga bisa membukanya sendiri."ucap Maharani sambil mengembangkan senyumnya.
Senyuman yang membuat hati Devano semakin meleleh. Kini keduanya meninggalkan rumah sederhana itu menuju restoran yang sudah di reservasi oleh Devano.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 20 menit membelah jalanan ibukota yang lumayan macet, Devano dan Maharani akhirnya tiba di restoran.
Tampak dua orang pegawai restoran itu sudah menyambut Devano dan juga Maharani. Pelayan itu langsung mempersilahkan Devano dan Maharani ke ruang VIP.
"Dev, ini ada apa sih? kok kamu ngajak aku dinner bareng di sini, Aku kira kita bareng-bareng dengan ternyata hanya kita berdua saja di ruangan ini?"tanya Maharani yang tak kunjung melihat siapa-siapa ada di ruangan itu, yang ada hanya dua orang pelayan yang siap menerima perintah dari Devano.
"Tidak, ruangan ini khusus untuk kita berdua."
__ADS_1
"Kok gitu, Jadi maksud kamu kamu sudah menyewa ruang VIP ini khusus untuk kita?"tanya Maharani memperjelas.
Devano menganggukkan kepalanya.
"Astaga Dev, bukankah ini berlebihan? pasti untuk menyewa ruangan ini menguras kantong kamu."
Devano hanya mengembangkan senyumnya, lalu meraih tangan Maharani. "Ran, Aku boleh jujur nggak sama kamu? sejujurnya ada sesuatu hal penting yang ingin aku bicarakan kepadamu. sehingga aku mengajak kamu Dinner bareng di sini.
"Yap sudah, katakan Saja! aku akan siap mendengarnya."sahut Maharani
"Ran, ini untuk kamu."ucapnya sambil langsung memberikan buket bunga mawar putih itu.
"Wah, cantik sekali Dev! ini beneran untukku?"tanyanya tidak percaya.
"Iya, bunga mawar putih ini aku berikan kepadamu sebagai tanda cintaku. Aku mencintai dan menyayangimu Maharani. Aku ingin kamu wanita yang menjadi pendamping hidupku."ucap Devano membuat Maharani benar-benar terhenyak.
Entah apa yang harus ia lakukan nantinya. yang pasti saat ini Maharani masih terpaku akan pengakuan Devano terhadapnya. "Ah kamu ini gimana sih, bercanda kamu tidak lucu." ucap Maharani tidak percaya.
__ADS_1
"Aku serius Ran, maaf jika aku selama ini selalu jahat kepadamu, maaf jika aku selalu jahil yang membuatmu kesal terhadapku. Tapi jujur aku sangat menyesalinya, Aku mencintai kamu Maharani! dan aku ingin menjadikanmu pendamping hidupku untuk selamanya. Aku harap kamu bersedia menerima cintaku yang sudah sangat lama aku pendam."ucap Devano sambil menatap Maharani dengan tatapan penuh harap.
Sejujurnya, Maharani juga memiliki perasaan khusus kepada Devano. Tapi karena Maharani sadar siapa akan dirinya dibandingkan Devano, membuat dirinya menipis rasa itu yang masuk ke hatinya.
"Ayolah Ran, berikan aku kesempatan untuk membahagiakanmu."mohon Devano.
"Kalau kamu memang benar-benar serius, kamu lebih baik langsung menemui kedua orang tua saya, Karena saya tidak mencari kekasih melainkan suami."sahut Maharani membuat sosok pria itu bersorak kegirangan.
Keduanya pun memutuskan untuk menjalin hubungan kekasih. Hingga beberapa bulan kemudian Devano melamar Maharani secara sah. Dan pernikahan itu pun berlangsung.
"Kini, wanita yang dijuluki oleh Devano manusia kingkong atau manusia jadi-jadian kini menjadi pendamping hidupnya.
Sementara Jonas, mencoba membuka hati untuk Sabrina. setelah Jonas mendengar cerita dari Maharani. Kalau Sabrina mencintai Pak Jonas.
Sampai satu ketika, Jonas dan Sabrina akhirnya menjalin hubungan tampaknya juga hubungan keduanya semakin serius. dan ingin segera menyusul Maharani dan Devano yang baru saja melangsungkan pernikahan di salah satu Hotel Ballroom ternama di ibukota.
Tamat...
__ADS_1