
Nadira kini sudah kelas XII dia sangat begitu semangat untuk bertemu dengan teman dan sahabat nya yang sudah lama tidak bertemu setelah libur panjang
"Akhirnya masuk juga sekolah seneng banget rasanya bisa ketemu sama kedua sahabat gue yang super bobrok banget" saat Nadira sedang asik bercermin dan mengikat rambut yang menyisakan sedikit di bagian, lebih tepat nya kaya kuncir rambut apa aku gatau haha membayangkan bertemu dengan kedua sahabat mama nya memanggil Nadira
"Nadira sayaaang ayo turun nak, sarapan dulu nanti kamu kesiangan!" panggil mama nya dari lantai bawah tak fikir panjang Nadira pun langsung menuju lantai bawah dan sekalian membawa tas berwana biru nya
"Oke mama aku turun" Nadira pun sambil menuruni tangga ke arah meja makan dan disana sudah ada kedua orang tua nya yang sedang menunggu
"Aduuuh anak papa cantik banget sih, udah kaya putri di istana aja" goda papa nya pada Nadira dan itu membuat Nadira menjadi merah mukanya
"Ada yang muka nya kaya udang rebus tuh" timpal mama nya yang langsung tertawa kecil
"udah ah makan Nadira udah laper, takut kesiangan juga sekolah nya" ucap Nadira
"Ohiya Nad nanti mama sama papa mau ketemu sama temen lama jadi kamu pulang naik taksi ga apa-apa?" tanya mama nya pada Nadira
"Oke ma ga papako Nadira bisa sendiri, tapi boleh Nadira bawa Naya sama Nayara buat temenin disini?" jawab Nadira pada mama
"dengan senang boleh sayang" balas kedua orangtuanya
...******...
Sesampainya Nadira di sekolah langsung menyambut kedua sahabat Naya dan Nayara mereka bertig berpelukan seperti teletabis 😁 , tapi saat Nadira berpelukan dia malah di tatap oleh sosok laki-laki yang tak suka melihat nya. Ya siapa lagi kalo bukan Revano Andrean.
"Diih lebay amat sih" ucap Revano yang dengan muka datar nya sinis
"Loh apa urusan nya sama lo hah, suka-suka gue dong" balas Nadira yang langsung melihat ke sumber suara
" Ga ada" balasan Revano dengan muka datar
"Dasar es batu lo" balas Nadira sinis
"hmmmm" Revano pun hanya membalas dengan kata hmmm
"Sumpah ini cowo ya es batu beneran" batin Nadira
"Nad hello lo baik-aja kan?" ucap Nayara pada Nadira
"hah iya gue baik-baik aja ko" ucap Nadira aga sediki kaget
"lo lagi ngealumin apaan sih, sampe segitu nya?" ucap Naya yang ikut menanyakan
"ga apa-apa sih gue cuman ga habis fikir aja disini ternyata ada juga ya cowok kaya Revano yang sifat sedingin es batu" ucap Nadira yang meluap semua keluh kesah nya
"Ya elah Nad kaya lo gatau aja, udah sih ngapain juga lo fikirinkan" ucap Nayara
"Ya risi aja, benci banget gue sama cowok kaya dia" ucapan Nadira tadi terdengar oleh Revano ya karna Nadira aga menekan kan suara nya
"He ngomong apa lo tadi?" ucap cowok es batu Alias Revano
"Ga usah pake deh lo es batu, bisa gasih ga udah deket-deket gue" perintah Nadira pada Revano
__ADS_1
"Hmmm oke" ucap Revano
"Sumpah gue benci banget sama lo Revano Andrean" tegas Nadira, namun respon Revana hanya diam dengan muka datar nya
"Nad lo jangan terlalu benci sama seseorang nanti lo jodoh lagi" ucap Naya pada sahabat nya
"Nah bener tuh Nad gue kali ini setuju sama omongan nya Naya" Balas Nayara dan Nadira hanya memberi senyuman sinis
...*****...
Kriiiiing kriiing (anggap aja suara bel ya wkwkwkwk)
Tak berselang lama bel Istirahat berbunyi Nadira dkk pun langsung bergegas ke kantin bersma kedua teman nya dan selama di perjalanan Nadira melihat pemandang yang membuat merasa jiji. Karna melihat Vania terus menggoda Revano
"Rev ikut ke kantin ya bolehkan" memanggil Revano dan merangkul tangan Revano tapi Revano hanya diam saja
"berati kalo diem itu tanda nya setuju" ucap Vania kembali
"Van tungguin kita dong" ucap kedua sahabat nya Vania, yaitu Alika dan Res
"Permisi kita mau lewat" ucap Nadira dkk yang jelas memecahkan ke diaman Revano
"Nadira Camelia...." panggil Revano dengan nada tinggi dan jelas menjadi pusat perhatian
"apa, mau apa lo ha kenapa manggil nama nge fans lo sama gue?" tegas Nadira pada Revano, disana sudah banyak yang melihat kehebohan antara Nadira dan Revano
"hah apa lo bilang sekali lagi" tegas Revano lagi pada Nadira
"LO NGE FANS SAMA GUE" teriak Nadira yang sangat kencang
"Van udahlah liat tuh banyak mata yang liat perdebatan kalian berdua" ucap Gilang pada Revano
Tak berselang lama mereka berdua pun langsung berhasil memisahkan Revana dan Nadira, mereka sampailah di kantin, tapi saat itu ada kejadia lagi
"Rev boleh ya gue duduk di sebelah lo" ucap Vania sambil memperlihat wajah centil nya
"duduk ya tinggal duduk aja sih" jelas Revano pada Vania
"makasih Revano ganteng" ucap Vania yang membuat Revano risih
"eh Rev udah ya lo ga usah mikirin trio N itu ga ada gunanya tau" ucap Vania kembali yang tadi nya ingin membuat Revano tidak marah lagi tapi dugaan nya salah justru itu malah membuat nya marah
"ngapain lo ikut campur" ucap Revano yang masih aga santai
"ya jelas dong ada urusan nya sama gue, gue kan su" belum sempat berbicara Revano sudah memotong nya
"mending lo pergi dari sini" perintah Reyno dengan nada tinggi dan alhasil membuat se isi kantin heboh termasuka Nadira
"Haha makan tuh bentak nya si batu" ucap Nadira dan saat Vania ingin melabrak kembali Nadira bel masuk telah ber bunyi
kriiiiing kriiiiing
__ADS_1
Semua siswa yang berada di kantin langsung terburu-buru masuk ke kelas masing-masing termasuk Nadira Dkk, dan Revano Dkk. Tak berselang lama dari itu ada pemberitahuan bahwa guru mata pelajaran terakhir tidak akan hadir, jelas membuat se isi kelas menjadi kacau dengan ada nya jam kos. Mmmm ya kalian bisalah ya bayangin gimana kalo jamkos pasti kelas udah kaya kapal pecah
"Yeeeeee horeeeeeeeee" teriak semua siswa dan di kelas Nadira dkk
"Naaaaad" panggil seseorang
"Apa" balas Nadira cuek, dan langsung melihat yang memanggil nya ya Nadira tau kalo itu adalah sahabat nya Nayara
"Lo kenapa ko ngelamun terus sih" tanya Nayara
"Iya lo kenapa ada masalah Nad" ucap Naya juga yang sama penasaran nya
"Ah ga papako cuman gue lagi mikirin aja ini tugas" balas Nadira, memang Nadira anak nya berprestasi ya walau jamkos dia selalu mengerjakan tugas nya setelah menemukan jawaban nya Nadir langsung mengagetkan kedua sahabat nya
"Nah ketemu" ucap Nadira aga sedikiy keras suaranya
"Eh copot-copot jantung" ucap kedua sahabat nya bebarangan
"Lah jantung kalian copot, berati kalian mati dong" tanya Nadora pada kedua sahabat sambil memastikan badan kedua sahabat nya
"apaan sih lo liatin kita berdua segitu nya" ucap Naya pada Nadira yang masih memperhatikan nya
"iya kenapa sih Nad"ucap Nayara
"Lohkan kalian berdua tadi yang ngomong sama gue kalo kalian jantung nya copot, tapi kalian masih idup ko ini" ucap Nadira yang membuat kedua sahabat menjadi kesal
"Eh oneng lo ini ya, itu cuman kaget aja reflek jadi bilang gitu" ucap Nayara, eits jangan salah walau aga oneng pun Nadira anak nya pintar ya itu hanya saja menyembunyikan ke pintaran nya
"Haha eh guys lo berdua ke rumah gue, nyokap bokap gue nanti ada acara sama temen nya"ucap Nadira pada kedua sahabat nya
"gas"balas kedua sahabat nyaa langsung di setujui tapi tak lama dari Revana dan Nadira hp berbunyi ada pesan masuk bersmaan otomatis Revano dan Nadira langsung membuka nya
My Daddy
"Nad sayang besok pulang sekolah kamu langsung ke cafe bunga ya, ada yang mau papa bicarakan sama teman papa"
^^^Nadira.C^^^
^^^"*Oke papa"^^^
Dan sementara Revano juga memeliki pesan yang sama dengan Nadira namun jawaban Revano saja yang aga beda*
Papa
"Van sayang besok pulang sekolah kamu langsung ke cafe bunga ya, ada yang mau papa bicarakan sama teman papa"
^^^Revano. A^^^
^^^"Oke pa" ^^^
*W****ah wah bakalan ada ya nih ya guys ko dengan bersamaan kedua orang tua nya revano dan Nadira ngasih sama apa jangan-jangan, wkwkwkwk penasaran ya di tunggu Ep selanjut nya.
__ADS_1
Ohiya sorry ya aku baru buat lagi soalanya kemarin-kamrin lagi sibuk banget dan aku gakan lupa tolong suprt nya supaya aku tambah semangat
Bye bye guys sampe disini dulu***