Di Jodohkan Saat SMA

Di Jodohkan Saat SMA
DI RUMAH BARU


__ADS_3

Sesampainya di rumah mereka berbincang-bincang bersama dengan kedua orang tuanya bercanda bersama dan penuh dengan kegembiraan namun Nadira begitu sangat cemas dengan sahabat nya jika tau soal masalah pernikahan nya, kedua orang tuanya pun pamit untuk pulang dan ini kalo pertama Nadira bersama seorang laki-laki berdua selain dengan papa nya


"Kita pamit ya" ucap keduang orang tua mereka, Revano dan Nadira pun hanya membalas dengan anggukan kepala dalam mencium punggung tangan orang tuanya masing-masing


"Nadiraaaaa" panggil Revano dengan nada tinggi


"Apasih es batu" ketus Nadira pada Revano


"Ambilin gue air minum dong" perintah Revano pada Nadira


"Diiih kena nyuruh gue, lo punya kaki kan ya ambil lah sendiri" ketus Nadira kembali pada Revano


"Heh di rumah ini belum ada pembantu masih ada lo sama gue, dan sekarang lo kan istri gue jadi tugas lo layanin gue sepenuhnya" tegas Revano pada Nadira


"Oke tapi lo jangan sentuh gue dan jangan minta jatah lo sebagai suami gue masih pengen sekolah" jelas Nadira pada Revano kembali


"Oke lagian gue juga gamau nyentuh lo dulu diiih ogah" ketus Revano


"Jadi ga nih gue ambilin minum" tawar Nadira pada Revano kembali


"Jadi cepet ambilin gue minum" balas Revano dingin


Nadira pun kembali ke kamar dalam sekejap dan langsung memberikan minum yang Revano minta


"Sarain lo es batu, minum air es+es batu makin dingin deh lo" umpat Nadira yang kesal


"Nadiraaaa otak lo di simpen dimana sih" bentak Revano pada Nadira


"Di kepala lah dimana lagi" jawab Nadira singkat


"Lo buat gigi ngilu hah keterlaluan lo" umpat Revano kembali


Nadira pun berlalu menuju kasur untuk bersiap tidur namun Revano langsung berbaring duluan


"Eh apa-apan lo duluan gue duluan lo tidur di bawah sana" ucap Nadira


"Bodo amat gue mau tidur" jawab Revano yang langsung memeluk guling Nadira pun menarik guling itu dan memberi batas untuk mereka Revano membuka matanya kembali


"Nadiraaaaa kenapa sih lo ambil guling gue" tanya Revano dengan penuh kesal


"Buat batas supaya lo ga macem-macem sama gue" jelas Nadira pada Revano


"oke" jawab Revano singkat


Mereka berdua pun akhir terlelap dalam mimpinya masing-masing, tak berselang lama Nadira membuka matanya pelan-pelan lalu melihat ke arah jam dinding yang suduh menjukan pukul 05:00 pagi Nadira pun berenjak dari tempat tidur untuk bersiap mandi dan tak lupa membawa baju seragam nya ke dalam kamar mandi


"Eh ini bocah udah ga ada aja, bangun jam berapa tuh anak" ucap Revano kebingungan saat melihat Nadira sudah tidak ada namun Revano mendengar suara germicik air dari kamar mandi


"Oh ternyata dia lagi mandi" ucap Revano kembali dan langsung melihat hp nya yang sudah banyak pesan di grup oleh kedua sahabat nya


Gilang


"Woy besok harus kekantin bareng jangan lupa"

__ADS_1


Sandi


"Siap laksanakan dah"


" Btw mana si Vano tumben ga muncul"


@Revano hello yuhuuuuu


Gilang


"Ah iya ya kemana si @Revano"


^^^Revano.A^^^


^^^"Sorry guys malem gue ketiduran haha"^^^


Gilang


"Aelah tumbenan lo masih siang tidur"


^^^Revano.A^^^


^^^"Lelah gue abis acara kemarin"^^^


Tak ada jawaban dari grup kembali Revano melihat Nadira sudah selesai mandi Revano pun bergegas ke kamar mandi tanpa ada sedikit kata pun yang terucap, Nadira pun saat itu hanya melirik tajam pada Revano. Akhirnya Revano selesai mandi mereka pun bersiap untuk berangkat sekolah namun saat turun dari kamar nya sudah ada 2 buat roti di meja makan


"Roti?" ucap Revano bingung


"Iya kenapa ya udah buruan makan tuh, sekalian sambil berangkat udh siang ini" ucap Nadira pada Revano namun menjawab dengan dingin


"Oke" jawabanya singkat dan sambil mengunyah roti nya


"Es batu emang ga ada giti terimakasih nya, gue belain sebelum abis siapin roti buat sarapan eh jawaban nya singkat" batin Nadira yang berjalan menuju keluar


"Woy mau kemana lo" teriak Revano dari garasi


"Sekolah lah lo fikir gue mau kemana?" jawab Nadira kembali


"Naik apaan lo" tanya Revano


"Naik taxsi supaya orang lain ga curiga sama pernikahan kita" jelas Nadira yang sudah berjalan menuju taxsi yang sudah menunggu nya,Revano pun mengikuti nya dari arah belakang


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sesampai di sekolah Revano pun menyusul Nadira dengan mobilnya sedangkan berjalan kaki, sambil ledek Nadira


"Wleeee" ledek Revano menjulurkan lidah nya saat Nadira sedang berjalan


"Si***n lo ya es batu" umpat Nadira, dia pun langsung pergi begitu saja dan memajukan bibir nya


"Dih si cerewet ngambek" batin Revano dia pun berjalan perlahan dan tak lama dua sahabat nya datang akhirnya mereka berjalan bebarengan


Saat dikelas Nadira tidak menyapa kedua sahabat dan teman nya padahal mereka sudah ada di kelas Nadira langsung duduk begitu saja dan membuat kedua sahabatnya menghampirii Nadira

__ADS_1


"Nad kenapa lo tuh bibir maju giti udah kaya ikan lohan" tanya Naya pada sahabatnya


"Ah pasti gara-gara si esbatu lagi nih" tebak Nayara


"Hmmmm" Nadira pun menarik nafas panjang tanpa menjawab pertanyaan sahabatnya, Akhir nya Revano datang bersama sahabat nya dan langsung melirik ke arah Nadira yang masih saja cemberut Revano tanpa fikir panjang langsung meghampiri Nadira


"Eh tuh bibir masih aja di majuin, udah mirip sama ikan lohan tau" ledek Revano sambil mencubit kecil bibir Nadira jelas membuat Nadira kaget dia takut sahabat nya curiga dan jelas memang se isi kelas kaget melihat tingakah Revano terhadap Nadira


"Revanoooo Andreaaaa, apa-apan sih lo cubit bibir gue segala belum muhrim" umpat Nadira kesal


"Uuuuh cewek cerewet makin kesel nih hahaha" ledek Revano sambil tertawa jahat


"Eh es batu otak lo dimana sih, gatau apa ini...." Nadira hampir saja keceplosan namun Revano dengan sigap memotong


"Berani lo sama gue" ucap Revano so berlaga tegas padahal dia sebener nya menyembunyikan ini semua


"Berani masa ga berani, tinggal gue kasih air panas ya lo meleleh kan lo es batu" ucap Nadira dengan lantang nya dan membuat se isi terperanga melihat aski Nadira


"Kalo lo berani gue tunggu" ucap Revano kembali dan mengangkat jari tengah nya


"Dasar es batu" teriak Nadira tepat di telinga Revano


"Bodo amat" balas Revano dengan dingin


Se isi kelas memang mungkin di buat terkejut atas ulah Revano tadi tapi mereka terbiasa juga dengan meliha mereka bertengkar,pelajaran pun dimulai merekapun mengikuti pelajaran nya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kriiiiiiing kriiiiing


Bel istirhatat mulai berbunyi, semua siswa dan siswi segera bergegas ke kantin saat di perjalan ke kantin Vania menghampiri Nadira dkk tanpa.ba bi bu langsung melontarkan isi hati nya pada Nadira


"Nadira lo mulai detik ini jauhin Revano karna Revano milik gue seorang" umpat Vania pada Nadira


"Mmm jauhin Revano ya?" jawab Nadira dengan sedikit meledek karna dia tau sampai kapan Vania tidak bisa memiliki Revano


"Lo berani ya ngeledek gue" Vani pun mendorong dan hampir saja Nadira terjatuh tapi Nadira merasa ada yang menahan nya lalu Nadira berbalik badan alangkah terkejut yang menahan nya adalah suami nya sendiri


"Revanooo" ucap Nadira kaget sambil mendorong tubuh Revano


"Makasih ke udah di bantuin malah di dorong" ketus Revano dan tanpa menunggu jawab dari Nadira sedikit langsung pergi bersma sahabat


"Es batu lo" umpat Nadira


Tak berapa lama hp Nadira berbunyi ada pesan masuk dai Revano


Es Batu


"sekarang lo bisa lolos dari gue, liat nanti di rumah cewek cerewet"


Seketika Nadira pun menjadi ngeri atas ancaman Revano dia lebih melih untuk diam tanpa kata dan tak menjawab pesan nya sama sekali


DI TUNGGU DI NEXT EPISODE YA GUYS SORRY NIH BARU SEMPET UPDATE LAGI, OHIYA JANGAN LUPA DUKUNG KARYA AKU DI AKUN SATU NYA, ORANG YANG KUSUKA ADALAH SUAMIKU, AYESA & ARKA DIA AKUN YANG BERNAMA Riska97

__ADS_1


__ADS_2