
Hari pernikahan pun tiba, Nadira selalu saja menekuk muka nya karna dia rasa ingin membatalkan pernikahan ini, tapi kalo bukan karna orang tua mungkin dia sudah kabur dari rumah. Tapi karna Nadira sayang pada kedua orang tua maka dia turuti kemauan orang tua nya
"Nadira sayang kenapa muka nya di tekuk kamu ga suka ya sama perjodohan kita ini?" Ucap Sella pada Nadira yang sambil merapikan rambut anak nya
"Eh ngga ma, Nadira nekuk muka bukan karna itu ko tapi karna Nadira sulit kalo harus jauh dari mama sama papa" balas Nadira alasan supaya mama nya tidak sedih
"Nad, kan kamu masih bisa main ke rumah kenapa harus sedih" tanya Sella kembali pada anak nya
"Iya ma Nadira paham, tapi pasti kan kita pisah rumah ma" balas Nadira murung
"Hey anak mama yang cantik, rumah kamu nanti sama Revano itu ga jauh sama rumah mama,papa dan orang tua Revano. Udah ga usah sedih inikan hari bahagia kamu sama Revano" ucap Sella yang menghibur Nadira
...*******...
Upacara pernikahan pun selesai mereka semua tersenyum bahagia tapi tidak dengan Nadira dia terdiam dan hanya senyum palsu dari mulut nya
"Akhirinya ya kalian sah juga" ucap Rega pada semuanya
"Iya sekarang kita jadi mertua ya" balas Jessika
"Ohiya Nay, sekarang kamu kita mama sama papa ya" ucap Rega pada Nadira
"Iya pa" balas Nadira senyum dengan senyuman manis nya
"Ma,pa, Nadira mau ke kamar dulu ya" ucap Nadira pada kedua orang tua nya dan mertua nya, tanpa ada jawaban Nadira langsung pergi
"Rev susulin tuh istri kamu, pasti kamu cape kan?" ucap Sella pada Revano
"Iya tante, eh maksud Revano mama" balas Revano ragu
"Oh, mama sama papa sekalian pamit ya kamu jaga diri baik-baik nanti sore apa malem kamu kerumah kalian" ucap Jessika pada anak nya
"Mmmm besok aja, besok kan minggu" balas Revano pada kedua orang tuanya
"Ya udah mama sama papa pulang duluan ya" Revano pun menyalami kedua orang tuan dan pamit ke pada mertuanya untuk ke kamar Nadira sesampai di kamar Nadira Revano mengetuk pintu
Tok tok tok
"Siapa" tanya Nadira di dalam kamar nya
"Revano" balas Revano dingin
"Eh mau apa lo ke kamar gue, sana pergi ga?" usir Nadira yang tanpa membuka pintu
"Hey gue ini sekarang suami sah lo ya, kenapa lo usir gue" Suara Revano pun aga meninggi dan Nadira takut kalo kedua orang tuanya mendengar ucapan Revano dia langsung mempersilahkan Revano masuk
"Masuk aja" jawab Nadira kesal pada Revano yang sekarangam telah menjadi suami nya itu
__ADS_1
"Nad besok kita pindah, ke rumah baru kita" ucap Revano tiba-tiba yang membuyarkan suasana Nadira
"Apa besok, ga terlalu cepat apa" balas Nadira kaget se kaget nya
"Mmmmm e'm" balasan Revana hanya dengan anggukan dan membaringkan badan di kasur warna biru bermoitif doraemon milik Nadira
"Eh eh sembarangan main tidur di tempat tidur gue, baju lo kotor sana mandi dulu" perintah Nadira pada Revano
"Pelit amat sih, ya udah lah gue mandi dulu lo siapain baju gue ya" perintah Revano balik
"Siapin baju ih ga deh" balas Nadira meng ogahkan perintah Revano tadi
"Mau ngebantah ke suami lo ini iya, oke gue aduin ke nyokap bokap lo" ancam Revano pada Nadira dan mendekatkan mukanya pada muka Nadira
"Ih mandi lo cepet" mendong muka Revano dari hadapan nya dan berlalu pergi keluar untuk menanyakan dimana baju Revano kepada kedua orang tua nya
Nadira pun turun dari kamar nya dan mencari koper milik Revano, saat sedang sibuk mencari-cari, dia menuju ke dapur untuk menanyakan kepada bi Minah diama koper Revano
"Biiii" panggil Nadira pada Art nya
"Iya ada apa non Nadira?" balas Art nya pada Nadira
"Bibi tau ga dimana koper nya Revano?" tanya Nadira lagi pada bi Minah
"Ada di ruang keluarga non, disana juga ada nyonya dan tuan" balas Art nya lagi
"ohiya makasih bi" ucap Nadira dan pergi meninggalkan Art nya itu
"Ada apa sayang" balas kedua orang tuanya bebarengan
"koper nya e.. Revano dimama ma,pa" tanya Nadira kembali
"Itu di sebalah kamu" jawab mama nya dan menjuk ke sudut dekat TV
"Eh iya, Nadira ke atas dulu ya" balas Nadira berlalu meninggalkan orang tua nya, namun saat akan pergi Nadira di panggil lagi
"Nad emang Revano kemana" tanya Sella pada anak nya
"lagi mandi ma" jawab Nadira singkat
"Istri yang baik bawain koper suami nya" balas Sella lagi pada Nadira itu membuat Nadira sangat risihi
"Ciiih apa sih mama" batin Nadira
...**********...
Malam harinya saat akan tidur ada pertengkaran sebentar antara Nadira dan Revano soal batas tempat tidur nya
__ADS_1
"Eh ngaapin lo tidur di samping gue, sana lo tidur di di bawah" ucap Nadira pada Revano
"Lo buat gue menderita apa suruh tidur di bawah" balas Revano
"Iya jelas" ucap Nadira tegas
"Oke gue.." belum selesai ngomong Nadira memotong kembali
"Oke gini aja, ini guling jangan sampe pindah dari tempat nya kalo sampe pindah dari tempat nya awa" ucap Nadir pada Revano
"Oke" dan menjukan muka datar nya
"Es batu lo dasar" ucap Nadira yang membelakangi Revano
"Cerewet" balas Revana dan tak la mereka terlelap dalam mimpi nya masing masing
Dan ke esokan harinya Nadira dan Revano pun bersiap untuk menuju rumah baru mereka, dan saat bersiap siap fikiran Nadira pun terlintas pada sahabat dan teman-teman nya kalo sekarang dia sudah sah menjadi istri dari yang Nadira nobat sebagai Es batu itu, Nadira melamun saat sedang merapikan baju baju nya.
"Woy cepatan kenapa sih lo ngelamun nanti keburu siang" ucap Revano mengagetkan Nadira dan membuat Nadira emosi
"Lo tu bisa gasih ga usah buat orang kaget sebentar aja" balas Nadira pada suami nya cie suami wkwkwk
"Hello lo liat jam dong sekarang jam berapa?" balas Revano yang memperlihat jam dinding doraemon di kamar Nadira, memang sih kamar Nadira penuh dengan Doraemon karna Nadira suka itu
"Nadira Revano kalian belum selesai" ucap Sella pada kedua nya
"Udah ko ma" ucap merek berdua bersamaan dan membawa koper masing-masing
"Ya udah yuk,mama dan papa kamu juga udah ada Rev" ucap kembali Sella
"Serius ma?" tanya Revano balik pada Sella ibu mertuanya
"Serius ya udah makanha cepet yuk turun" dan tak lama dari itu mereka turun namun saat akan menuruni satu tangga Nadira terpeleset dan dengan sigap nya Revano menyimpan koper nya lalu menahan tubuh Nadira yang akan terjatuh
"Aaaaaaaa" teriak Nadira membuat se isi rumah kaget tapi di selesa itu mereka sangat tenang karna Revano
"Lain kali jangan cerobah liat jalan nya" ucap Revano dan entah mengapa saat itu Revano menjadi tidak se sinis yang di fikir
"Sorry lepasin gue" ucap Nadira yang mengangkat tubuh nya dan berdiri kembali
"Kenapa kamu teriak Nad, Revano apain kamu?" tanya Rega mertuanya
"Engga ko pa tadi Nadira kepeleset tapi Revano tolongin Nadira" balas Nadira dengan senyuman di wajah nya yang membuat Revano senang melihat nya
"Ya udah kalian udah siapkan" balas Rega kembali
Tanpa ada jawaban dari mereka berdua, keluarga Bramanta dan Alexsander pergi menuju rumah baru anak mereka, selama di perjalan Nadira dan Revano hanya duduk dan sibuk memainkan ponsel mereka masing-masing tak ada satu kata pun dari mulut mereka
__ADS_1
*O***ghey guys, besok aku bakalan up lagi di rumah baru mereka berdua ya, dan sampai disini dulu see you aku sayang kalian**
Jangan lupa untuk di vote,like dan komen nya supaya aku tambah semangat uploadnya