
Setelah selesai fiting baju kemarin Nadira pun di kelas nya sering sekali melamun dan tidak terlalu banyak bicara, namun dia tetap selalu ceria untuk tidak membuat teman dan sahabat curiga pada Nadira. Tapi beberapa saat kemudian Vania datang menghampiri bangku Nadira
"Hey guys apa kabar kalian" menyapa teman se kelas nya dengan senyuman
"Hai Nadira baik ko" jawab serempak semua se isi kelas Nadira pun duduk di bangku nya
"Van itu si Nadira kan lo mau labrak waktu itu di kantin ga jadi" ucap Resa pada Vania yang sedarati memandangi bangku Revano yang masih kosong
"iya tuh katanya lo labrak, ya udah gaslah sekarang" ucap Alika
"Oke ayo guys ikut gue" jawab Vania pada kedua shabat dan menghampiri Nadira yang sedang memainkan hp nya
"Hei cewek cerewet liat gue" bentak Vania pada Nadira
"Ada apa, mau ngapain lo kesini" tanya Nadira masih santai
"Ga usah lo pura bege deh, otak lo kan pinter kenapa mendadak-mendadak jadi bege gini" ucap kembali Vania pada Nadira
"Nah tuh bener kata Vania" ucap Resa dan Alika
"Heh kalian gue tegasin ya sama lo, apa urusan kepintaran gue sama gue gatau apa-apa lo tiba dateng ke bangku gue hah" umpat Nadira pada Vania dkk
"Oke gue ke intinya aja cerewet, jadi gini lo ingetkan waktu di kantin Revano bentak gue lo bilang apa" ucap Vania yang memegang pipi Nadira agar melihat ke arah dirinya
"Ya gue inget, gue bilang mamam tuh bentakan si esbatu itu maksud lo" jawab Nadira pada Vania
"Ya good lo inget juga, heh apa maksud lo kaya gitu hah" bentak Vania pada Nadria yang mulai marah
"Hello are you crezy, lo ini udah gila apa? Udah jelas Revano bentak lo kan" jawab Nadira juga *kesal
Tapi saat di tengah perdebatan itu sahabat dari Revano sudah datang dan memberi pesan pada Revano di grup mereka ber3 kalo Nadira dan Vania sedang bertengkar, kenapa ngadu ke Revano? Karna dia ketua kelas nya emang dia dingin orang nya tapi dia tega*
Gilang
"Rev lo masih dimana?
Sandi
"@Revano lo dimana weh?"
^^^^^^Revano^^^^^^
^^^"Gue di jalan ke kelas ada apasih kalian?"^^^
__ADS_1
Gilang
"*Vania sama Nadira berantem disink ga ada yang memisahin mereka berdua"
Tanpa fikir panjamg Revano langsung berlari ke arah kelas dan sesampai di pintu kelas Revano langsung membentak Nadira dan Vania, eh iya lupa sahabat nya Nadira belum dateng ya*
"Nadira,Vania apa-apaan kalian ini hah?" bentak Revano dari ambang pintu
"Re..Revano" ucap Vania yang ketakutan dan melepaskan pegang nya di dagu Nadira
"Lo berdua ngapain hah?" Tanya Revano kembali
"Nadira duluan labrak gue Rev" jawab Vania dengan muka pura-pura tertindas
"hey apa bener lo lakuin sama Vania, ada masalah apa lo sama dia" tanya Revano pada Nadira jelas membuat Nadira semakin emosi
"Hei es batu disink gue yang di tindas sama dia, bukan dia yang di tindas dia lo bisa tanya sama kedua sahabat lo yang dari tadi liat kita berdua" umpat Nadira pada Revano, ya jelas Revano melihat kejujuran di mata Nadira
"Oke sekarang kalian berdua duduk, dan lo Vania jangan bikin orang naik darah karna sikap lo" peringatan Revano pada Vania
"Mmmmm oke Rev" anggukan yang pura-pura dari mulut Vania
"Dan lo cerewet, lo juga harus nya ga bersikap gitu sama gue tadi karna kalo gue in....." ucap Revano pada Nadira dan langsung di potong Nadira dia takut Revano ke ceplosan, ya akhir-akhir Nadira sering khawatir
"Iya gue tau lo ketua kelas, dah sana lo pergi dari hadapan gue" umpat Nadira pada Revano dan Revano membisikan pada telinga Nadira
...*********...
Kriiiiing kriiiiiing (bel istirahat)
Bel istirahat telah berbunyi semua siswa dan siswi dan pergi ke kantin, saat Nadira dkk pergi ke kantin Nadira di introgasi oleh kedua sahabat nya tentang apa yang di bisikan Revano tadi
"Nad" panggil Nayara dan Naya, yg membuyar Nadira sedang melihat hp nya
"Iya kenapa guys" balas Nadira dengan senyuman manis nya
"Tadi si Revano bisikin apa ke lo" Tanya Nayara
Deg...
"Oh tadi si es batu ngingetin aja sih, jaga sikap aja jangan terlalu kaya biasanya" balas Nadira berbohong
"Loh urusan nya sama dia kenapa" tanya Nayara
__ADS_1
"Iya Nad apa urusan nya, kan lo udah biasa kaya gitu kenapa dia bilang itu" tanya Naya juga pada Nadira
"Udah skip aja lah gau usah di bahas, mending pesen makanan deh lo Naya" ucap Nadira yang mengalihkan pembicaraan
*Tiba-tiba hp Nadira tanda ada tanda masuk pesan Nadira pun membuka hp nya, jelas dia kaget melihat chat itu dari siapa
"Es batu ngapain dia chat gue" Batin Nadira*
Es Batu
"Inget jaga sikaplo, sebentar lagi lo bakalan istri gue jadi lo harus bisa inget itu"
^^^Nadira. C^^^
^^^"Dih jadi suami aja belum lo, udah ngatur-ngatur gue aja apaan sih" ^^^
Es Batu
"Oh minta di aduin sama orang tua lo, dan gue umumin kalo lo di jodohin gue"
^^^Nadira. C^^^
^^^"Iya lah hmmmm"^^^
Es Batu
"Nah gitu dong nurut sama calon suami nya😊"
^^^Nadira. C^^^
^^^Read^^^
"Iiiih anj geli banget sih gue dia kaya gini" batin Nadira dan melirik ke arah Revano yang duduk di samping Nadira namun tidak terlalu dekat Revano duduk di bangku lain
"Guys ni makanan nya" ucap Naya tiba-tiba
Akhirnya Nadira dkk pun menyantap makanan nya dan Nadira pun mendapat lagi notif di hp nya "Makan yang banyak calon istriku" itulah isi pesan nya ya jelas buat Nadira merinding melihat nya, kalian tau lah ya siapa? Ya es batu atau Revano
"Bikin nafsu makan gue ga enak aja deh ni anak"Batin Nadira yang memainkan makanan nya saja
"Nad hello kenapa tuh makanan lo mainin" Ucap Naya pada Nadira
"Eh ngga hehe udah makan lah kalian berdua" balas Nadira, membuat kedua sahabag bingung dan saling menatap
__ADS_1
**Oke guys cerita kali ini sampai disini dulu ya, eh tapi tenang aja aku bakalan buat deua Ep ko, yang satu nya mmmm kalian baca sendiri ya nanti ya
jangan lupa tinggal jejak nya guys😍 tetep semangatin author nya ya**