Di Jodohkan Saat SMA

Di Jodohkan Saat SMA
FITING BAJU


__ADS_3

Guys aku gakan bosen buat ingetin kalian, selalu suprt karyaku ya supaya aku lebih semangat up nya lagi, biar ga males-malesan terus hehe


Ke esokan harinya di sekolah Nadira dan Revano tidak lagi saling banyak ngomong tapi mereka tetap bertengkar seperti biasa nya namun saat ini, jika Nadira membentak nya Revano lah selalu membawa perjodohan dengan semua itu


"Hello my bestie" sapa Nadira yang sangat lemas dan tak seperti biasanya yg ceria


"Lah tumben lo ga semangat nyapa kita kenapa, ada masalah lo Nad?" tanya Nayara pada sahabat nya


"Iya Nad lo ada beban hidup apa?" celetuk Naya


"Gue..." saat Nadira akan menceritkan kenapa dia badmood tiba-tiba Revano datang


"Nad ikut gue" sambil menarik tangan nya, dan membuat se isi kelas terheran-heran termasuk sahabat nya mereka berdua


"Mau kemana bisakan ga usah narik-narik gue gini" bantah Nadira pada Revano calon suami nya


"Lo berani bantah gue, bakalan gue aduin ke nyokap lo, kalo sebener nya anak semata wayang nya ini menerima ini semua hanya terpaksa" ancam Revano pada Nadira jelas itu semua membuat Nadira patuh pada Revano


"Oke oke ada apa sebener nya lo bawa gue kesini?" tanya Nadira sekali lagi


"Nanti setelah pulang sekolah kita feting baju pengantin di butik nya tante gue" jawab Revano pada Nadira


"Feting lo bilang" balas Nadira kaget dan Revano membungkam mulut nya karna takut terdengar oleh teman sekalas atau satu sekolah


"Ga usah teriak juga bege" balas Revano dan meninggal Nadira begitu saja


Nadira jelas tak tinggal diam atas apa yang di lakukan Revano tadi dan dia langsung meniariki namanya sampai di kelas jelas membuat teman-teman nya tak aneh


"REVANOOO ANDREAN KETERLALUAN YA LO" teriak Nadira di pintu kelas dengan memperlihatkan muka marah


"Apa hah APA" suara Revano pun di pertegas untuk membuat Nadira bisa sadar bahwa ini di kelas


"Lo berani-berani nya ya pergi gitu aja gue belum selesai ngomong" Jelas Nadira pada Revano


"Oh mau ban...." omongan Revano langsung di potong Nadira karna takut ke ceplosan


"Oke gue paham, dasar ES BATU" umpat Nadira pada Revano dan Revano hanya menggelengkan kepala


Tak selang berapa lama guru mata pelajaran masuk dan se isi kelas Nadira pun langsung mengikuti pelajaran, Nadira hari ini tidak konsen karna fikiran nya selalu saja tertuju pada perjodohan itu. Hatinya belum bisa menerima sepenuhnya tapi dia tidak mau juga membuat orang tua nya kecewa.


Kriiiing kriiiiing (bel istirahat)


"Nad,Nay kantin yuk" ucap Nayara pada kedua sahabat nya tak harus tunggu lama.mereka langsung pergi ke kantin


Sementara itu Revano


"Rev lo ga ke kantin" tanya seorang cewek pada Revano


"engga gue lagi sibuk" balas Revano dingin eits jangan tanya teman nya Revano kemana jelas mereka ke kantin hehe

__ADS_1


"Iih Revano ayo dong ke kantin bareng" ucap cewek itu kembali


"cukup ya Vania, gue udah bilang sama ga ya engga" bentak Revano, dan Vania pun pergi meninggalkan Revano


Nadira dkk


"Nad tadi lo belum jawab ucapan kita, dan kenapa tadi lo di tarik gitu aja sama si es batu" tanya Naya pada Nadira yang sedang menyantap makan siang nya


"Mati gue harus jawab apa ke mereka, kalo gue mau nikah sama si es batu"batin Nadira


"Nad hello lo baik-baik ajakan, ko malah bengong sih" tanya Nayara kembali dan melambaikan tangan tepat di wajah Nadira


"Oh ga apa-apa ko tadi gue di kasih peringat aja sama dia jadi cewe ga usah cerewet nanti malah di benci sama semua cowo, dan soal yang di kelas gue tadi badmood karna mau pms aja kali" jawab Nadira alasan pada kedua sahabat nya dan sahabatnya ya percaya aja


...*****...


Author percepat kepulang sekolah ya guys hehe


Kriiing kriing kriiing ( bel pulang sekolah)


Sesaat bel pulang sekolah tiba Nadira menunggu Revano di depan gerbang karna dia harus ke butik bersama Revano, kenapa ga di parkiran aja sih? Ya karna mereka gamau ketauan sama temen nya kalo di gerbang bisa sepik-sepik wkwkwk


"Nad lo ga di jemput?" ucap Nayara


"Emmm gatau deh kalo lo duluan gapapa Nay gue bisa sendiri ko" balas Nadira supaya sahabat tidak curiga, oke Naya udah di jemput duluan ya


"Aduuuuh kalo Nayara disini terus gimana gue pergi bareng, si es batu hmmm tapi mana nih bocah" batin Nadira ketakutan


"hey ngapain kalian masih disini bukan nya pulang, Nad lo bareng gue rumah kita kan se arah" ucap Revano dan membuat Nadira tertegun


"Eh iya kan lo se arah sama dia ya Nad, kapan lagi coba lo bisa satu mobil sama si es batu ini" cetus Nayara pada Nadira dan membuat Nadira semakin risih


"Selamanya" batin Nadira, karna memang dia akan selamanya terus naik mobil bersama cowok es batu kaya Revano


"bye besti gue duluan, love you" ucap Nayara kembali dan membuat Nadira tersenyum geli


"Geli kali gue denger nya" balas Nadira menggerakan badan nya seperti kedinginan


Revano langsung memberi kelakson dan menyuruh Nadira cepat memasuki mobil nya, agar tidak terlalu ralut, dan ternyata di dalama mobil Revano tidak sendiri ada juga Gilang dan Sandi dan Revano pun menyuruh Nadira untuk di depan sementara Sandi di pindah ke belakang


"Lo depan aja" ucap Revano dengan muka datar


"Lah kan ada Sandi di depan, gue di belakang aja ya" balas Nadira canggung


"hmmmm, San lo pindah ke belakang bareng si Gilang" perintah Revano, Gilang pun mengangguk setuju


"Rev tumben lo ajak musuh lo pulang bareng" ucap Sandi pada Revano


Deg...

__ADS_1


"Gila harus jawab apa gue ke mereka, ah sumpah gue bingung" batin Revano yang fokus menyetir


"Eh kenapa ga jawab pertanyaan gue sih Rev" ucap Sandi kembali


"Oh ya gue cuman kasian aja sama ni bocah cerewet dari pada si culik om om kan bahaya" Jawab Revano alasan dan membuat Nadira mengepalkan tangan nya


"Emang ya ini bocah satu ngeselin mitna ampun, paket komplit lah ini anak. Udah kaya es batu eh ngeselin pula" batin Nadira yang menahan amarah nya Revano jelas melihat kepalan tangan Nadira dan hanya merespon senyum sinis


"Iya ya bener kata lo, kasian juga kan kalo Nadira di culik om om nanti di kelas kita ga akan ada lagi yang cerewet kaya dia" timpal Sandi dengan nada becanda


"hmmmmmmm" Nadira pun menarik nafas kasar


"Jangan di anggap serius, kita cuman bercanda doang ko" ucap Gilang yang sedari tadi hanya diam dan di balas oleh Revano dengan senyuman ala es batu


...*****...


Beberapa menit kemudia mereka sampai di butik milik tante nya Revano dia adalah Tante Lia, mereka di sambut dengan baik oleh tante lalu memilih baju yang cocok dengan kedua nya


"Eh Revano sama calon keponakan" ucap Lia pada keduanya


"Ohiya tante kenalin aku Nadira" mengulurkan tangan nya pada Lia


"Nama tante Lia, kamu ramah sekali ya beruntung ya Revano bisa punya calon istri seperti kamu yang ramah dan cantik lagi" balas Lia, dan langsung membicarakan calon istri


"Ternyata lo bisa ramah juga ya sama yang lebih, setau gue lo ga pandan bulu" batin Revano yang terus menatap teria Nadira


"Eh kenapa pada masih diem ayo di liat-liat dulu baju mana yang buat kalian cocok" timpal Lia pada Revano dan Nadira, dan mereka berdua pun memilih baju


"Rev calon istri bagus pake gaun ini?" tanya Lia pada Revano yang sibuk dengan hp nya tak di melirik Nadira


"Kurang cocok terlalu terbuka" balas Revano dengan muka datar dan fokus lagi pada hp nya


"Tapi emang bener sih ini terlalu terbuka baju nya" batin Nadira yang memperhatikan diri nya


"Nadira, yuk kita cari lagi baju yang lain" ucap Lia dan Nadira pun hanya mengangguk


"Tante apa ini cocok buatku" tanya Nadira pada Lia sambil memutar badan nya


"Bagi tante cocok, tapi ga tau kata calon suami kamu" balas tantenya sambil menunjuk kepada Revano yang masih memainkan hp nya


"Ehem Revano Andrean gimana sama baju ini?" tanya Lia kembali dan Revano langsung melihat ke arah tante nya dan Nadira tapi tak lama dari itu Revano melihat nya sangat kagum dan terpesona


"Hei kenapa bengong lo, bagus ga?" tanya Nadira dengan nada suara aga meninggi tante nya hanya melihat dan tersenyum


"Eh oke ini bagus" jawab Revano singkat namun penuh arti


Setelah keduanya selesai feting baju, mereka langsung pulang ke rumah masing dan Nadira di antara oleh Revano sampai pintu rumah nya


Jangan lupa di vote,komen dan follow ya karyaku soal gimana kelanjutan kita liat ep selanjutnya happy reading guys💃🏻

__ADS_1


__ADS_2