
"LEMPAR DENGAN BATU!"
"BAKAR TEMPAT INI!"
"BAYAR GAJI KAMI! KAMI BUTUH KEADILAN"
"KELUAR KALIAN PARA PENGECUT!"
ricuh dan riuh nya di luar membuat elizza benar putus asa, ini kesalahan nya tapi kenapa tidak teliti dalam menandatangi kontrak dengan perusahan luar negri itu tapi kesalahan seperti ini memang sering terjadi namun kenapa jadi sangat rumit hingga membuat keadaan menjadi sekacau ini
harga diri elizza benar benar sudah hancur
__ADS_1
semua orang yang menghormati nya hilang bagai ditelan bumi kini media sibuk mencari bahan untuk membuat konflik ini semakin menarik di lihat publik
semua potret mengenai elizza tersebar luas di publik,bagaimana tidak? dulu elizza wanita muda yang berhasil dan kepintaran nya mampu membuat nya dikenal semua orang
dan kini ia benar benar jauh dari kata pujian
yang tersisa hanya cacian dan hinaan yang terus menggema di telinga nya
elizza hanya tertunduk diam.meratapi dari jendela,melihat kerusuhan di bawah dengan menangis merasa bersalah.
satu bulan berlalu kini elizza memilih meninggalkan keluarganya.ia ingin sendiri dan membuktikan bahwa dia bisa melakukan sesuatu untuk membangun kembali nama baiknya di publik.
__ADS_1
kehidupan elizza pun berubah drastis dari tinggal di apartemen atau hotel kini hanya memiliki sebuah rumah kecil yang berhimpit himpit dengan rumah lain nya
elizza memilih bekerja di hotel sebagi bersih bersih ruangan gaji yang cukup besar membuat elizza tidak kesulitan dalam makan atau membeli kebutuhan lain nya
namun seperti biasa setiap kali elizza bekerja selalu saja ada manusia yang mengina atau sekedar menyindir kehancuran elizza sebulan lalu,namun elizza tidak gentar dan putus asa justru itu membuat nya semakin kuat dan kebal jika di hina oleh semua orang
menjijikan!kurang ajar sekali pria ini! sudah ku bilang aku tidak ingin menjadi istri nya tapi lihat?dia masih kukuh dengan keinginan gila nya itu!
mencampakkan hpnya ke kasur mengumpat kesal, kemudian beralih pada minuman keras yang dia beli dari toko. setiap malam elizza meneguk minuman keras mencoba melupakan insiden buruk yang membuat nya hancur namun bukan semakin tenang justru elizza semakin mengingat kejadian buruk itu
dan bertambah lagi pria gila yang selalu datang dihadapan nya yang terang terangan mengatakan cinta dan ingin menikahi nya
__ADS_1
setiap hari dia mendapat bunga di depan pintu nya gagal dengan bunga pria tersebut kembali mengirimi surat dengan kata kata indah bak bagai seorang penyair