
elizza kini mempersiapkan semua barang barang nya untuk dibawa ke kediaman zeo
mengepak barang yang penting penting saja toh nanti ia akan diberi seragam khusus pembantu dirumah zeo
**
elizza turun dari taksi online
kemudian berjalan kearah gerbang yang menunjukan rumah besar bak istana itu.
ya tentu saja elizza pernah datang kemari sebagai kekasih zeo,mereka selalu menghabiskan waktu bersama dirumah ini lebih tepatnya hanya berduaan di dalam rumah sebesar ini sambil bercumbu ria,sungguh akan menjadi berat bagi elizza bekerja dirumah mantan nya sendiri
belum lagi elizza akan teringat setiap ruangan yang pernah menjadi saksi cinta mereka
seorang pelayan datang menghampiri elizza mengambil koper elizza dan tersenyum tulus
"nona anda kembali saya ikut senang"
" terimakasih antar aku bertemu dengan defano"
"baik.silahkan ikuti saya nona"
berjalan menyusuri rumah.rasanya rumah ini sama sekali tidak berubah masih sama seperti saat terakhir elizza datang.
elizza seperti ber nostalgia kembali saat melihat setiap sudut ruangan ini
"ah itu dia tuan defano"
menunjuk defano yang tengah sibuk dengan laptop nya.sementara itu defano duduk sambil memainkan ponsel nya
kau tidak berubah zeo.kau masih zeo yang dulu ahh aku ingin sekali memelukmu....
tapi keadaan ku sekarang membuat ku hilang akal! apa aku bisa berlama lama dengan mu sebagi status pelayan dirumah ini? ah aku ingin mati saja rasanya.
elizza mendekat dan memerintahkan pelayan tadi untuk pergi
"aku datang sekarang apa tugas ku?"
kata kata elizza membuat kedua pria tersebut secara serentak melihat kearah nya
zeo terperangah melihat kedatangan elizza dirumah nya terlebih lagi wajah elizza masih terlihat cantik seperti dulu.wajah itu yang selalu membuat kehidupan hitam zeo berubah menjadi pria yang awalnya setengah iblis menjadi malaikat patuh
kenapa kau datang lagi!
zeo menatap elizza lekat masih terngiang ngiang penghianatan elizza dulu
jika bukan masalah perselingkuhan zeo mungkin akan memaafkan elizza namun semua telah terjadi zeo merasa terpukul atas kejadian dua tahun yang lalu
__ADS_1
apa yang kurang dari ku hingga membuat mu beralih kepada pria brengsek tersebut!?
"ada apa ini?" zeo menatap defano kesal
melihat aura wajah zeo yang berubah masam dan kesal defano sigap berdiri
"tuan zeo akan mempunyai asisten pribadi yaitu nona Elizza ah maksud ku elizza"
ini awal dari penderitaan anda yang sesungguhnya nona Elizza yang terhormat
kenapa defano sangat membenci eliizza? mungkin elizza juga berfikir demikian
defano adalah tangan kanan zeo lebih tepat nya defano adalah sepupu dari zeo.
defano adalah satu satunya manusia yang tau betul bagaimana sikap dan pemikiran zeo
maka dari itu saat defano mendengar bahwa zeo mempunyai kekasih dia benar benar menjaga agar hubungan nya dengan elizza baik baik saja, namun takdir berkata lain elizza terpergok selingkuh dengan pria lain yang tengah berpelukan merajut cinta yang terlarang,dari situlah rasa benci dan tidak suka terhadap elizza semakin dalam.ditambah lagi zeo pun berubah menjadi sosok yang lama.pria yang kaku dan dingin.
kali ini dia ingin membuat elizza merasakan hal setimpal dengan penderitaan zeo dengan menjadikan nya babu pribadi dari orang yang ia hianati cinta tulus nya
"aku tidak perduli! bawa dia keluar!"
meninggalkan keduanya yang tengah bertatap penuh kebencian
"defano bilang adikku meminjam uang dengan mu,maka dari itu aku akan membayar nya dengan bekerja disini" elizza menjelaskan setengah berteriak karena zeo sudah menaiki tangga menuju kamarnya
ADA APA INI?! KAU MAU MATI YA?
KENAPA MEMBAWA NYA KERUMAH KU!
JELASKAN SEMUA INI ATAU KAU BENAR BENAR KU HABISI!
mengirim pesan kepada defano
kemarahan zeo menggebu gebu bagaimana bisa dia menyeleneng dari tugas nya dan membawa elizza masuk kedalam hidup nya lagi.
sementara elizza merapikan semua barang barang nya meletakkan pakaian di lemari dan memakai seragam hitam putih seperti layaknya seorang asisten.mengikat rambut yang menjuntai nya keatas dan bergegas menemui zeo mantan kekasih nya
tok tok tok..
elizza menghembuskan nafas nya perlahan
mencoba menenangkan diri agar tidak salah tingkah dihadapan zeo
"masuk!" suara dari dalam kamar menjawab
"ada yang bisa saya bantu tuan?" elizza tersenyum tulus menutupi kecanggungan nya
__ADS_1
"sudah membersihkan closet?" bertanya tanpa menatap elizza dan fokus bermain dengan hpnya
"sebelum kemari saya sudah membersihkan nya"
dan ditambah defano selalu mengawasi ku membersihkan closet kotor itu!
zeo beralih menatap elizza
tubuh nya yang tinggi dan kulitnya yang putih
membuat nya terlihat sempurna ditambah lagi elizza memakai rok berwarna hitam pekat sedengkul dan dipadukan baju berwarna putih lengan panjang.
"aku jijik melihat mu disini! sekarang keluarlah!"
hah apa? jijik? kau jiji dengan ku?
"ah tapi saya belum melayani anda seperti yang dikatakan tuan defano"
"kalau begitu buka seluruh pakaian mu dan menari dihadapan ku!" tersenyum licik
dan jawaban itu membuat elizza benar benar gusar. ingin rasanya elizza menampar wajah zeo yang merendahkan nya itu
"kau pikir aku wanita seperti apa?! kau..kau benar benar kurang ajar!"
"hah..lalu kau pikir kau wanita cantik berhati malaikat? hei kau salah besar! kau itu iblis! kau wanita yang menghianati ku! kau seorang penghianat"
amarah zeo menggebu gebu sudah dua tahun menyakiti tapi sekarang malah datang kembali sebagai asisten
zeo mulai mendekati elizza dengan tatapan tidak suka
dan menarik pinggangnya bersimbah di pelukan nya
"lepaskan!" rengek elizza yang sudah merasa mendapat sinyal buruk akan terjadi
"kau bilang akan melayani ku? tapi kenapa kau tidak suka saat ku dekap?" mengelus tubuh elizza dengan tangan nya.
"bukan pelayanan seperti ini yang ku maksud"
"lalu?ah apa kita bermain di kasur saja?" mengedipkan mata nya
"aku sudah punya kekasih jadi maaf tuan zeo yang terhormat aku menolak tawaran mu!"
brugkh zeo melepaskan tubuh elizza dari pelukan nya
"ah dia beruntung mendapat wanita seperti mu tapi sayang dia terlalu bodoh!"
kekasih? ah kau payah sekali El kau payah bertahun tahun aku menunggu nya datang padamu tapi sekarang kau malah bilang kau punya kekasih elizza kau payah kau payah sekali! sekarang bagaimana ini?
__ADS_1
"jika tidak ada yang anda butuh kan sebaiknya aku keluar "