
huaaaaa dia sudah pergi tapi aroma tubuh nya masih menempel di tubuh ku dan kejadian tapi sangat mengejutkan dasar tubuh payah seharusnya aku menolak tadii
"nyonya elizza?"
eh siapa ya?
"ah ada apa ya? tapi mulai saat ini jangan panggil aku nona lagi nanti aku dihukum oleh manusia balok es"
"maaf..tapi nona benar benar tidak ingat saya? saya Ningsih pelayan disini saya juga yang melayani anda saat masih bersama tuan kami" menundukkan kepala
"Hem..aku lupa maaf ya.kau ingin bicara apa?apa tadi tuan defano ada perintah?"
"saya cuma ingin menyapa anda semalam kita belum bertemu dan saling sapa"
"begitu ya ah sudah ayo kita bersih bersih rumah ini!"
memulai kegiatan membersihkan rumah..
mulai dari menyapu mengepel dan mengelap seluruh kaca rumah besar semua sibuk dengan tugas masing elizza cukup bersyukur karena mendapat teman pelayan yang memperlakukan nya dengan baik dan sopan
namun ada saja yang membuat hati kecil elizza merasa sedikit sakit karena para pelayan di bagian dapur sedikit mencerca nya habis habisan...
"setelah ini kita mau membersihkan apa lagi?"
bertanya pada Ningsih teman baru bagi elizza
"sepertinya semua sudah beres kita kembali saja ke kamar disini banyak hawa negatif nona" tertawa kecil sambil menggandeng tangan elizza tanpa sungkan kedalam kamar khusus para pelayan
****
Hem aku ingin sekali bertanya tentang zeo pada Ningsih tapi aku takut dia malah takut dan menjauhi ku nanti.tapi aku penasaran sekali tentang kehidupan zeo setelah ku tinggal pergi;
"Ningsih"menyentuh tangan Ningsih dengan tersenyum tulus
"eh iya nona?" salah tingkah
"aku ingin bertanya sedikit bisa tidak?" gugup
__ADS_1
"anda ingin bertanya apa nona?jangan sungkan begitu Lo" mengusap usap tangan elizza lembut
"ini mengenai tuan muda zeo?apa kau tidak keberatan?"
aduh kenapa harus tentang tuan muda sih
aku jadi gugup jika tentang tuan muda yang di pertanyakan!!
"Ningsih? kok ngelamun sih?" menyerngit kan dahi nya
"em nona ingin tau tentang apa?tapi saya tidak berani terlalu jujur Lo tidak apa apa ya?"
"ah iya tidak apa apa.em begini apa tuan zeo sudah punya kekasih lagi?"
DEG!
kenapa malah itu yang kutanya! dasar mulut ini tidak bisa dikondisikan!
"kekasih?setahu saya tuan muda zeo tidak punya kekasih hanya saja ..."
"tapi jangan beri tau siapapun nona ini hanya rahasia para pelayan dirumah ini jika sampai bocor ke telinga orang lain bisa mati kami di amuk masa tuan defano"
elizza hanya mengangguk angguk pasti sambil menggenggam erat tangan Ningsih sambil menunggu
*cerita mengenai kebiasaan buruk tuan muda
part 1*
"saat nona Elizza memilih meninggalkan tuan muda zeo ia berubah seperti dulu..tuan muda sering pulang larut malam bahkan ia jarang pulang dan memilih tidur di apartemen sendirian.tuan defano yang sebagai tangan kanan sangat kewalahan menghadapi sikap dan mod tuan muda yang selalu berubah ubah itu.bahkan tuan muda juga sempat di kontrol oleh psikiater karna kebiasan buruk yang selalu asik menyendiri itu
namun itu belum seberapa saat tahun selanjutnya yang semakin buruk.saat itu tuan muda pulang larut malam lagi tubuh nya sudah sempoyongan wajah nya pucat dan penampilan nya buruk sekali di tambah lagi tuan muda membawa seorang wanita malam kedalam kamar nya dan setiap pagi wanita malam itu sudah berhambur tidur dipelukan tuan muda tanpa busana.cih aku saja merasa jijik saat setiap pagi harus mengutip pakaian mereka yang habis bercumbu itu dan nona tau tidak kebiasan itu selalu tuan lakukan hampir setiap malam dan yang lebih parah nya lagi tuan selalu berganti ganti wanita ya walaupun hanya menemani tidur tapi saya sedikit kasian pada wanita wanita tuan muda yang keluar dari dalam kamar dalam keadaan menangis bahkan ada pula yang memar pada bagian wajah"
ah gila ini sungguh gila! aku bercerita panjang sekali! Ningsih kau dalam bahaya sekarang!
Ningsih terdiam saat cerita nya mengenai tuan zeo sudah kelewat batas sedangkan elizza sedikit sakit hati pada sikap zeo selama ini
jadi dia mencium ku hanya untuk memuaskan nafsu nya saja? serendah itu kah aku sekarang?
__ADS_1
"no..nona?maaf saya sudah lancang saya mohon maaf nona" segera sigap berlutut di hadapan elizza .memohon.
"bangun Ningsih jangan begitu sekarang derajat ku sama dengan mu!sudah sini kembali duduk"
"ta...tapi nona saya merasa bersalah"
masih terus memohon sambil menundukkan kepala
"kalau begitu jangan katakan apapun pada pelayan lain kalau kau tadi bercerita tentang tuan muda dengan ku,disini tidak ada yang bisa di percaya! sudah sudah terima kasih untuk info nya ya,ayo sekarang kita tidur aku lelah"
mengambil selimut dan bersimpuh tidur
melupakan semua perkataan ningsih tadi
apa benar dia seburuk itu sekarang? berganti ganti wanita setiap malam? ah buruk sekali! apa mereka juga berhubungan badan? sial! kenapa aku malah panas begini! tadi nya aku pikir bisa mendapat hati zeo lagi ...tapi sekarang aku malah ingin berpikir untuk mundur saja dan melupakan zeo .bagaimana pun aku ini hanya pelayan nya sekarang,ya aku harus melupakan nya mulai saat ini! ayo hati berpihak lah dengan ku! kali ini aku ingin dia memilih hidup bahagia dengan cara kotor nya itu!
PUKUL 23:30 kediaman tuan muda zeo
zeo sudah pulang dari kantor seperti biasa dia akan mandi terlebih dahulu sebelum makan atau melakukan pekerjaan kantor yang belum usai
Tok tok tok...
"masuk!"
lagi lagi tubuh indah itu hanya memakai handuk kenapa mata ini selalu ternodai sih!
"ini makan malam anda tuan" meletakan nampan di atas kasur zeo
"aku tidak lapar! lagian ini sudah pukul berapa? mau membuat ku muntah dengan makan di tengah malam ha?!"
"kalau begitu saya kembalikan lagi tuan.ada yang bisa saya bantu lagi?"
Tidak.tidak.aku mohon tidak ada lagiii
"keluar sana!"
keluar sebelum kau ku hujani ciuman lagi!!
__ADS_1