Dia Hanya Milik Ku!

Dia Hanya Milik Ku!
hari pertama melayani mu


__ADS_3

HOAAMMM.....


"gara gara kau aku harus bekerja disini! lain kali kau urus hutang mu sendiri! dasar kau!"


mengirim pesan kepada Tania masih kesal dan tidak terima yang dia lakukan kepadanya


"mandi..aku harus mandi untung saja aku bangun lebih awal"


bergegas ke kamar mandi...


**


"hah setelah ini apa yang akan terjadi?"


keluar dari dalam kamar dan menuju kamar zeo


Ya Tuhan apa ini kenapa aku masih takut bertemu dengan nya? ini juga kenapa jantung ku berdegup kencang! aku gugup...


membuka pintu kamar yang di huni zeo


cklekk...


dia masih tidur..untung saja.. kata defano kemarin aku harus mengambil kain kotornya dan mempersiapkan air untuk dia mandi


aku mulai dari baju saja...


****


PERINTAH DEFANO!


1."Tuan zeo bangun pukul 7:20 dia akan mandi pukul 7:30 jadi sebelum dia mandi siapkan kopi untuk nya"


2."setelah itu siapkan pakaian nya dan yang paling utama jangan bicara padanya jika dia tuan zeo tidak bertanya"


3."sepatu tuan zeo harus di semir setiap pagi dan ganti sepatu nya sesuai jadwal yang ada"


4."Tuan zeo tidak menyukai aroma parfum yang mencolok jadi usahakan ganti parfum anda dengan wangi wangi an yang tidak mencolok dan kalau bisa tidak usah pakai parfum apapun"


5."bawa tas Tuan muda ke ruang makan"


"kurasa hanya itu yang bisa saya katakan sekarang dan yang paling penting dari semua itu adalah JANGAN BERBICARA DENGAN TUAN ZEO JIKA TIDAK PENTING!"


hufffttt dasar pria balok es!


"selesai tinggal kamar mandi!"


mengisi bat hup dengan air hangat lalu mengambil sikat untuk membersihkan closet


sebenarnya closet ini sudah bersih tapi mengingat dia menghukum ku dengan membersihkan seluruh closet dirumah ini aku jadi takut jika dia marah tidak jelas karena merasa closet ini kotor huftt....


sedang apa dia disini? dan apa itu? dia mau membersihkan closet yang tidak kotor sama sekali!


"heh!" zeo sedang bersandar di dekat pintu kamar mandi dengan membawa handuk

__ADS_1


dia sudah bangun aduh kenapa dia bangun sih aku kan belum keluar!


"aa anda sudah bangun tuan? maaf saya sedang membersihkan ini"


bersikap baik saja elizza jangan bangunkan harimau yang tidur


"keluar sana aku mau mandi!"


"baik Tuan"


Tuan? harus nya aku memanggil mu sayang!


huaaaaaaaa kemana zeo yang ku kenal dulu Tuhan?aku tiba tiba rindu....hiks hiks hiks


****


"kenapa masih disini?"


ya ampun! tubuh itu..tubuh itu sempurna sekali! kau ingin menggoda iman ku dengan memakai handuk seperti itu!


"em saya di perintahkan untuk membantu anda memakai sepatu anda dan ini saya sudah bawakan kopi ah bukan saya yang bawakan tapi pelayan dari dapur"


"ambil pakaian ku!"


"ah baik tuan" bergegas mengambil pakaian kantor zeo


apa aku bisa menahan diri? semakin melihat nya semakin aku hilang konsentrasi! ah sial kenapa kau begitu sempurna di mataku!


"ini tuan" menyerahkan pakaian ke tangan zeo


menarik tubuh elizza kedalam pelukan nya merasakan kembali nyaman nya saat memeluk elizza mencium aroma tubuh elizza yang masih seperti dulu saat masih bersama


tunggu! kenapa sekarang malah memeluk ku!


" em lepaskan saya tuan"


"aku muak dengan panggilan Tuan dari mulut kotor mu itu!"


lalu kenapa sekarang malah menghambur memeluk ku?


hanya sekali ini saja! hanya sekali


dan..cup..zeo mencium bibir elizza


mulai merasa haus akan kerinduan nya selama ini


"buka mulut mu!"


menyerang kembali kini lebih dalam dan lebih lama..merasakan manis nya bibir elizza ******* nya dengan lembut dan kejadian ini membutuhkan waktu yang cukup lama hampir 5 menit zeo terus menciumi bibir elizza dengan hasrat kerinduan dan elizza hanya terpaku diam tidak tau harus berbuat apa? menolak pun dia tidak berani apa lagi mencoba memukul tubuh zeo bisa mati aku di pukul balik


heh apa ini? kenapa malah beralih ke baju ku? huaaa aku harus apa? defano datang kau makluk sialan!


tangan zeo mulai sibuk membuka kancing baju elizza satu...dua..dan yang ke tiga tangan elizza menghentikan nya

__ADS_1


"lepaskan aku zeo ini salah! aku minta maaf"


dan ya lagi lagi zeo tidak perduli dan sibuk dengan ciuman nya...


menyudahi ciuman dan menatap elizza tajam


"kenapa tidak membalas ciumanku?aku lelah jika hanya aku yang menyerang mu!"


memang aku harus apa! ini saja aku sudah setengah ingin pingsan! lagian dimana zeo yang mengatakan jijik dengan ku? !!


"maka sudahi semua ini aku tidak ingin salah paham"


ayo lepaskan aku tubuh ku sudah tidak kuat


aku takut jika kau tidak bisa mengontrol dirimu lagi!


"kau pelayan ku! jadi layani aku dengan benar! jangan setengah setengah!"


dan brughhhhhhh! tubuh elizza terhempas di ranjang kemudian zeo menindih tubuh elizza mengelus pipi nya dan sekali sekali menciumi rambut elizza


"kau masih sama seperti dulu" tersenyum


"aku mohon ini sudah kelewatan jika defano melihat aku bisa mati di terkam!" kali ini mendorong dada bidang zeo dengan tangan nya


"tanggung!"


******* kembali mulut mungil elizza ini seperti candu bagi nya setiap kali ingin berciuman dengan elizza


saat masih berpacaran zeo tidak se brutal ini


ia selalu meminta izin kepada elizza atau jika tidak bisa di kontrol zeo hanya bermain dengan peluk pelukan hingga merasa bosan


tangan zeo menyusup kedalam baju elizza mengelus perut nya pelan kemudian semakin lama semakin naik keatas dan Stutt....


menyentuh bagian atas elizza ..memegang nya kuat dan sesekali meremas nya perlahan lahan namun pasti


"ah...lepas! kau sudah kelewat batas! berani nya kau!!" mendorong kembali tubuh zeo


"oh shit! kenapa kau memukul kepalaku?mau cari mati ya?" sudah tegap di posisi awal


"aku tidak mau bekerja disini lagi!"


keluar dari kamar sembari memakai kan kancing pakaian yang dilepas zeo


aku malu sekali! bodoh bodoh bodoh! kenapa tubuh ini tidak bisa menolak tadi! aku jadi rugi sendiri huaaaaaa


****


"ah kenapa tubuh ini tidak bisa di ajak kompromi sih! dan apa tadi? aku malah bercumbu dengan nya!"


"tapi ada bagus nya juga dia bekerja disini aku bisa memantau nya dekat dengan siapa"


"kali ini walau tidak bisa memiliki nya setidak nya aku bisa membuatnya terus menempel bersamaku"

__ADS_1


"tapi jika aku kelewat batas bagaimana ya? kelewat batas bagaimana?!aku sudah menghapus namanya di hatiku! kini aku hanya perlu sedikit menyiksa saja"


gumam gumam dari dalam kamar


__ADS_2