Diary Gelap

Diary Gelap
Episode 5


__ADS_3

Aku telah sampai di depan rumah ku, terlihat juga dari kaca jendela bahwa lampu ruang tamu ku sudah mati.


"dah yudh, makasih."


"iya, eh besok sekolah kan jim?"


"iya lah."


"oke aku tunggu di rumah."


"iyaa."


Kami berpamitan dan yudhi memutar balik arah motornya untuk kembali kerumahnya.


Aku mulai melangkahkan kaki ku ke rumah dengan keadaan sedikit rasa cemas, aku berharap ayah ku sekarang sudah tidur dan tidak akan ada masalah yang terjadi.


Setiba nya aku di depan pintu rumah, seperti biasa pintu rumah ku terkunci dari dalam, aku membuka pintu yang terkunci dengan cara mengulurkan tangan ku dari luar melewati kaca jendela yang sedikit terbuka. Kebiasaan seperti ini sudah biasa aku lakukan semenjak aku sering keluar malam.


Setelah masuk aku di kaget kan karena ayah yang belum tidur, dia keluar dari kamar nya dan menghampiri ku. Perkiraan ku ternyata salah.


"dari mana kau?" tanya ayah dengan raut wajahnya yang sedikit marah.


"dari tempat teman." aku menjawab dengan sedikit cemas, dan berusaha agar terlihat biasa-biasa saja.


Ayah ku melirik sebentar dari atas sampai bawah dengan mata yang tajam, aku terus berusaha untuk terlihat normal.


"cepat kau tidur! besok sekolah." ayah kembali berjalan ke dalam kamarnya.


" iya yah." aku juga segera masuk ke kamarku lalu menutup pintu dan mengunci pintu kamar.


Setelah berada di kamar aku merasa lega karena tidak terjadi apa-apa, tadi itu hampir saja. Ayah selalu membuat ku cemas karena aku juga tau siapa dia disaat dia masih remaja seperti ku saat ini.


Aku menukar pakaian ku dan setelah selesai aku langsung membaringkan tubuh ku ke kasur lalu aku mulai memejamkan mata ku. Dan saat ini, seperti yang sering ku alami sebelumnya jika setelah minum-minum tubuhku terasa di awang-awang, seperti dibawa awan gelap dan pikiran ku melayang entah kemana, dan lalu akan tertidur dengan cepat dan terasa sangat enak.


"Jimmy... jimm! heyy Jimmy! Jimmy..."


*suara gedoran pintu*


Aku terkejut dan spontan mata ku terbuka.


"heyy Jimmy!" suara ibu terdengar keras.


"iya iyaa... ahh!" mata ku berat dan kepala ku sangatlah pusing. Saat mencoba bangun aku merasa sedikit ling-lung.


Aku berusaha bangun lalu duduk sebentar di kasur, isi pikiran ku hanyalah ingin tidur kembali.


"Jimmy cepat bangun!"


"ini udah buu.. udah bangun."


Aku mulai beranjak dari kamar dan segera bersiap-siap untuk ke sekolah, lagian aku juga sudah berjanji kepada yudhi semalam dan akan berangkat bersama ke sekolah.

__ADS_1


Tidak memakan waktu yang lama aku sudah selesai bersiap-siap untuk ke sekolah, sebelum itu aku berpamitan dulu kepada ibu namun ayah masih tertidur saat ini.


"mau pergi sekarang?" ucap ibu yang sedang sibuk beres-beres rumah.


"iya buu."


"tumben jam segini udah pergi, gak makan dulu."


"engga usah bu, nanti aja di luar sama yudhi."


"yaudah hati-hati, itu uang jajan kamu di meja depan."


"iya bu, aku pergi dulu."


Setelah berpamitan dan mencium tangan ibu aku beranjak pergi lalu menjemput yudhi ke rumahnya. Saat ini masih pagi sekali dan ibu terlalu cepat membangun kan ku tadi, bahkan adik ku saja belum berangkat sekolah dan ayah masih tertidur. ini lebih baik dari sebelumnya.


"yudh...yudhii." saat ini pintu rumah nya masih tertutup, aku berpikir bahwa dia masih tidur.


Aku terus memanggil dan mengetok pintu rumah nya, tak berselang lama dia keluar dan membuka pintu. Dan ternyata yudhi juga sudah siap, awalnya aku mengira bahwa dia masih tidur dan orang tuanya lah yang akan keluar dan membukakan pintu.


"eh eh..tumben tumbenan kamu jim jam segini udah bangun, gak kayak biasanya." ucap yudhi sambil sedikit tertawa.


"kamu juga, gak kayak biasanya." jawab ku dan juga sedikit tertawa.


"aku emang cepat terus kalau bangun, gak kayak kamu hahaha."


"terserah kamu lah! ibu ku cepat banget bangunin tadi."


"berangkat sekarang nih?"


"bentarr, minta uang dulu sama ngambil tas."


Aku menunggu yudhi sebentar di luar, selain itu aku juga melihat orang tua nya dan juga sempat menyapa nya.


"dah siap, yokk!"


"eh udah makan kamu?" aku bertanya kepada yudhi sebelum memulai langkah kami.


"belum, ke warung dulu kita?"


"iyaa, sarapan bentarr."


"okee!"


Sebelum ke sekolah kami menyempatkan dulu ke warung untuk sarapan dan merokok, setelah itu baru kami melanjutkan kembali berjalan menuju perempatan tempat aku dan yudhi biasa nya menunggu angkutan umum ke sekolah.


"eh gimana semalam jim?" tanya yudhi di tengah-tengah perjalanan kami.


"gimana apanya?"


"enak gak mabuk semalam?"

__ADS_1


"lumayan sihh, tapi agak iri aja."


"hahaha iri kenapa jim."


"ngeliat yang enak enakan sama cewek semalam... "


"hahaha mau kamu? kalau mau biar aku cariin cewek buat kamu yang bisa di ajak."


"kalau memang ada ya gak nolak lah aku yudh."


"hahaha oke okee!"


"eh emang nya kamu udah pernah?" aku kembali bertanya kepada yudhi.


"udah tapi... gak parah parah amat."


"gak parah gimana? jadi kalau yang parah nya harus gimana? ucap ku lagi kepada yudhi dengan nada suara yang agak tinggi.


" hahaha ya gitu lah jim."


"parah kamu yudh engga ngajak ngajak aku."


"yaa nanti kamu nya yang gak mau."


"maulah, walaupun awalnya mikir mikir."


"hahaha kamu jim jimm."


Setelah kami berdua asik bercerita dan bercanda di tengah-tengah perjalanan kami pun tiba di salah satu warung tempat biasa kami sarapan dan merokok.


"kamu juga sarapan kan yudh?"


"ya iyaa lahh!"


Aku dan yudhi memesan sarapan dan menikmati waktu sebentar disini.


Sekolah kami berbeda dengan sekolah pada umumnya, karena non formal tidak hanya seragam dan peraturan saja yang cukup bebas tapi waktu jam masuk pun juga berbeda dan sedikit lebih lama daripada sekolah pada umumnya.


Setelah sarapan kami pun duduk sejenak sambil menikmati beberapa batang rokok.


"abis ini kita jalan ya yudh, nanti telat lagi."


"iya jimm, kali ini kamu masuk kann?"


"iyaa lah yudh."


Beberapa menit kemudian pun kami mulai beranjak dan segera jalan ke sebuah perempatan untuk menunggu angkutan umum ke sekolah.


"kayaknya sih sekarang bang diwan sama fajri ke sekolah deh jim."


"eh iya, bagus lah."

__ADS_1


__ADS_2