
🚩🚩🚩🚩⚠️Mohon perhatian kali ini bakalan banyak tayponya ya jadi hehe maklum⚠️Selamat membaca🚩🚩🚩🚩
Hanya membutuhkan waktu 20 menit dengan kecepatan tinggi mobil mewah milik Yovi sudah terparkir di perusahaan Adijaya yang kini sudah tertulis V.A Group Company yakni perusahaan pribadinya,Sementara Adijaya kini sudah resmi diberikan sepenuhnya kepada sang adik yaitu Elvian tapi masih dibawah naungan Perusahaannya karena kini perusahaan Al lah yang menduduki peringkat 1 yang terbesar dan ditakuti di kalangan bisnis.Dulu Adijaya grup dan V.A Grup Company menjadi satu namun karna Al tidak bisa memantau langsung keduanya yang selalu memiliki masalah yang berbeda oleh karena itu Al memerintahkan sang adik untuk mengolah perusahaan Ayahnya.
"Sampai juga"Gerutu Yovi kemudian segera masuk ke dalam Loby perusahaannya.
Sampai disana nampak 2 orang resepsionis menghentikan langkahnya.
"Pagi Nona ada yang bisa saya bantu?"Tanya Resepsionis agak sinis
"Oh Saya ingin bertemu Kak Alvan"Balas Yovi namun tetap dengan wajah datar
"Maksudanya pak Alvan CEO perusahaan ini?"Tanya Resepsionis
"Ya"Singkat Yovi
"Maaf beliau tidak bisa bertemu dengan sembarang orang"Ucap Reseptionis sinis
"What?Aku..."Gerutu Yovi
"Astaga hariku benar benar menyebalkan"Batin Yovi menggerutu
"Iya mau saya panggil security?Bentak Resepsionis
"Apa lagi ini?"Ucap Yovi datar karna resepsionis mendorongnya
Yovi berniat mengambil ponsel untuk menghubungi sang suami namun Resepsionis justru membanting ponsel Yovi membuat Yovi semakin Emosi namun tetap ditahan karna hal yang selalu diajarkan oleh ibunya.
"PERGI...KEAMANAN....."Teriak Resepsionis
"Ada apa buk?"Tanya Sekurity
"Seret dia"Ucap Sinis resepsionis
"Baik..."Ucap Sekurity
"Lepas..."Bentak Yovi
"Astaga.....Lepaskan dia!!!!"Bentak suara bariton dari arah pintu masuk
"Kak...El..."Gerutu Yovi kemudian menghempaskan tangan yang dicekam oleh keamanan.
"Telpon kakak"Ucap El pada nanda
"Baik Tuan"Ucapnya
"Kakak ipar are you oke?"Tanya El yang kebetulan akan mengunjungi kakaknya
"This it so...Arghhh"Gerutu Yovi kesal bukan karna sombong melainkan suasana hatinya yang sedang memburuk
"Hahaha...sabar tinggal kita melihat pertunjukan kak"Bisik El merangkul kakak iparnya layaknya sahabat.
"SIAPA YANG BERANI MENYENTUH....ISTRIKUUUUU!!!"Bentak Al yang baru keluar dari Lift
"Istri..."Ucap Karyawan yang sedari tadi memperhatikan keributan dalam diam.
"You Okey?"Tanya Al pada Istrinya yang mematung.
__ADS_1
"Ok👌"Singkatnya dengan menunjukan jarinya yang dibentuk seperti lingkaran dengan 3 jari lainya masih berdiri
Pandangan Al beralih pada 2 resepsionis dan 2 kemanan yang tengah gemetar ketakutan.
"Sudah mereka tidak salah..yang salah kau kak meyuruhku datang tapi tidak memberitahu pada bagian Resepsionis dan keamanan...."Kesal Yovi dengan wajah datar
"Tap_"Ucapnya terpotong
"Kalian lanjut bekerja lain kali tanya yang benar syukur saya yang kalian perlakukan seperti ini bagaimana bila tamu penting lainya?hem....Siapaun yang datang tanya maksud dan tujuannya atau sekedar bertanya Apakah sudah ada janji? atau telpon orang kepercayaan Boss kali Mengerti pergilah...kembali bekerja anggap ini pelajaran"Ucap Yovi namun tetap berwajah dingin
"Sudah...aku lapar!!"Ucap Yovi lago saat suaminya ingin berucap
"Ya sudah Honey...ayo kita ke restauran depan"Ucap El menggoda kakaknya
"Ellllll....."Teriak Al saat el merangkul pundak istrinya
"Ya sudah ayo Honey"Ucap Yovi tanpa merasa bersalah
"Yovi........"teriak al
"Lepas!"Ucap Al kemudian menggandeng tangan Yovi layak mau menyebrang.
El dan para asisten hanya bisa menghela nafas panjang dengan sifat Al yang cuek dan cemburuan.
Sesampainya di Restaurant di area VVIP suara cempreng menggelegar
"Yoviiiii"Pangil seseornang membuat 5 orang menoleh (Yovi,Al,El,Aris,Nanda)
"Lina"Kaget Yovi
"Asisten Reyhan mengajakku makan siang disini katanya si enak..."Ucap Lina
"Oh...hai...kalian disini juga ayo kita bareng"Ucap Reyhan yang dimaksud
"Oh dokter Rey"Ucap Yovi mangut mangut
"Dan asal lu tau Vi...Masak gue kesana cuman gara gara boss reseknya keluar Rs tanpa pamitan...cutiku terpaksa kepotong 1 hari...dan parahnya dia bilang Bossnya gak pernah ngasik makan,Udah itu menyebalkan...meresahkan....seenaknya ninggalin tugas...dan lebih parahnya dia suka banyak cewek bohaiii hati hati lu...."Ceroscos lina membut reyhan berkeringat dingin mendengar penuturan Teman baru yang satu ini,Sementara El yang diceritakan dihadapanya secara terang terangan melotot seakan bola mata nya jatuh kemudian beralih ke arah Reyhan yang tengah mematung sambil cengengesan
"Hei..tuan hati hati keluar...bola matanya...liurnya netes tan gausah buka mulu"Ucap Lina tanpa dosa
"Nanti anda mati nganga jangan deh rumah sakit jauh....apa tidak takut mati dengan status masih Lajang"Imbuh Lina membuat semua orang tidak bisa menahan tawanya termasuk Yovi
"Hahaha"Tawa dari 5 orang kecuali Lina dan El
"Apa Kau bilang?"Gerutu El
"Sudah duduk..."Potong Yovi kemudian memesan makanan
Sementara El sendari tadi menatap tajam 2 insan yang berada di hadapanya yaitu Rey dan Lina
"Lihat lelaki ini...terus menatapku,Emang aku cantik sih dilianya gak usah segitunya nanti matanya katarak"Bisik pada Reyhan semntara Reyhan sendari tadi seperti duduk berhadapan dengan BOM yang siap meledak.
"Diam jangan berucap lagi lin"Bisik Reyhan
__ADS_1
"Emang bener kok...pasti dia Jomblo tak laku ya sini biar tak jodohin sama Sasha ku dikampun indo"Bisik
"Sasha siapa sasha"Tanya Yovi yang ternyata mendengar kata kata Yovi.Bukan hanya Yovi tapi semua orang karna mereka makan dalam tenang.
"Sasha Kebo di indonesia"Bisik Lina namun di dengar oleh El
"Sialan ni cewek awas ketemu bener bener gue nikahin sama Kambing"Gerutu El dalam hati
"Diam"Bisik Reyhan
"Emang bener tu cowok matanya tambah melotot lama lama tak colok pakai sumpit baru tau rasa"Bisik Lina lagi pada Reyhan
"Eh reyhan jagi bawa kuah shabu Ha ci ini pakai nyuci rambut bos kamu?"Celutuk Yovi membuat Reyhan dan El tersedak untuk semua sudah selesai maka
"Uhuk uhuk uhuk
"Mati aku ember banget...."Gerutu Reyhan
"Kenapa sekarang diem..tadi aja dimobil bilang sengaja makan Sabhu Hanchi biar kuahnya bisa dibawa pulang...mau keramasin rambut boss udah itu maskerin wajah menyebalkannya dengan Madu biar masnis...masukin karung dan tenggelamkan di lautan lepas"Celutuk Lina lagi membuat Reyhan menelan saliva secara kasar
"Diammm boss yang aku maksud ada di hadapanmu"Tutur Reyhan berbisik
"Oh....APA!!!"Kaget Lina kemudian menatap El yang tengah menatap seperti akan memangsa lawan
"Eh...Si Boss"Cengengesan Lina kemudian memasang kuda kuda
"Eh..aku belum ngasik makan ayam tetangga pergi dulu ya..."Ucap Lina berniat kabur
"Mau KeMAna?"Tanya suara Bariton El
"Anu anu boss ayam tetangga belum saya kasi makan"Ucap Lina
"Kamu kan tinggal di apartemen masak ada ayam?"Tanya Yovi
"Eh lihat itu...kebakaran..."Ucap Lina membuat semua menoleh kearah yang ditujukan
"Kauuu..."Ucap El merasa dibohongin sedangkan pelaku sudah tidak ada di tempat
"Wanita itu....."Gerutu El
.
.
.
.
.
.
Ni udah banyak jangan lupa kasi komen dan Vote nya donggggg
TBC Hallo ingat ya berkomentar yang bijak,Boleh ngasih saran dan Kritik ingat juga bahasanya ya,Author akan terima semua Kritik saran yang baik dan pasti aku jadiin referensi,Kalau ada salah kata dan penulisan Maaf ya 🖤🔊Author cuman manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah hehehe lebay kan😉🙏🏻🙏🏻
Jangan Lupa berdoa dan jadilah Pribadi yang lebih baik😘😘😘
__ADS_1