Dokter Pintar & Boss Mafia

Dokter Pintar & Boss Mafia
Ep.46


__ADS_3

🚩🚩🚩🚩⚠️Mohon perhatian kali ini bakalan banyak tayponya ya jadi hehe maklum⚠️Selamat membaca🚩🚩🚩🚩


Sementara Di London.


Lina kini tengah menjalankan jadwal praktek yang memang sudah di atur oleh El.


"Apakah sakit?"Tanya Seorang pasien laki laki


"Tidak tuan...hanya sedikit"Ucap Lina tulus sambil terus menjarit


El melihat lina dari cctv tersenyum sifat bar bar yang dia tunjukan hanya berlaku untuknya namun saat bersama pasien dia itu ramah dan sopan



"Auuu"Ucap lebay lelaki yang sedang jahit Lina


"Kenapa pak...perasaan kan pakek bius kok bisa sakit?"Tanya Lina



"Hehe iya saya tau kok tapi saya kesakitan bila rasa cinta saya tidak diterima"Goda Lelaki itu membuat El yang menoton kebakaran jenggot.


"Sial.....bisa bisanya lelaki itu...."Gerutu El kemudian segera menuju ke ruangan tersebut




Didalam ruangan itu Lina sudah selesai menangani pasien tersebut.


"Heii boleh saya minta nomer ponselnya"Ucap pasien itu


"Tentu"Ucap lina lalu mengetik no ponselnya


"Sayang!"Panggil El membuat semua yang di ruang UGD kaget dan saling tatap entah siapa yang dimaksud El.


"Siapa yang dia panggil?"Guman Lina ikut bingung


"Broo...lu kenapa?"Tanya Reyhan bingung


"Sayanggg!!!"Bentak El sudah emosi karna lina memberi no ponselnya pada orang lain seisi Ugd di buat bingung.


"lin udah lu sana dulu...urusin laki lu"Saran Reyhan yang mengerti maksud El


Lina yang baru sadar tiba tiba kaget mendapat tatapan dari banyak orang.


"Saya....nggggggg"Bentak El semakin meninggi sementara lina menahan malu kemudian mengikuti El yang terus menariknya.


Di dalam Mobil.


"Kenapa Sihhh kan malu"Gerutu Lina


El tidak perduli justru membawa mobilnya sangat kencang.Tapi bukanya takut lina malah bersorak ria


"Wooooosssss kerennnnn pepet.....Gaassss kalau dia gak minggir Tabrakkkkk"Riuh Lina penuh semangat karna pasalnya dia sellau ngebut.


"Ni orang bukanya takut....bilang Sayang...jangan ngebut gitu kekkk"Batin El


"Elll....kau kurang kencang bahkan mereka masih bisa menyalip..."Gerutu lina menunjuk mobil yang tadi ngebut dan di salip.Jadi posisi mereka kini balap balapan.


"Turun Turun ......"Bentak orang yang tadi di salip merasa tertantang.


"Apa?"Datar El

__ADS_1


"Lu nantangin Gue ya"Bentak orang yang membawa mobil sport sedangkan Al membawa Ferari termahal berplat nomer 13005 E L


"DE...."Ucap El terpotong oleh ucapan lina


"Iya kenapa dasar botak iya kan El"Ejek Lina pada si botak



"Jadi ku nantangin lu gak tau gue itu pembalap no1 di sini"Sombong Si botak


"Ohh tapi kok botak jangan jangan waktu balapan rambutnya terbang ya?"Ejek Lina membuat El tak kuasa menahan tawanya


"Hahahhahahhahahhahahah"Tawa El


"Kauuu wanita jangan sokkkk"Ejek Si botak


"Wah sialan kau botakkk Turun El turunnn aku yang nyetir"Titah Lina.El pun menurut Lina mengambil alih setir


"Kalau kau kalah berteriak katakan aku boss kalian dan berteriak kalau aku paling Cantik"Ucap Lina


"Oke begitu sebaliknya"Ucap Si botak


"Tapi kan kau jelek...Gak ada ganteng ganteng nya walau cuman setetes..atau dari jadi kecebong mungkin tidak kwalitas premium tapi imitasi atau tidak original"Ejek Lina lagi


"hahahahaha"tawa el tak kunjung selesai


"Bac*t......Sampai simpang 7"Ucap BOTAK


"Botakkkkk....nanti kalau kau menang ku bekikan kau pomed"Ucap Lina semakin membuat El tertawa hingga sakit perut namun tawanya terhenti saat mobil melesat


"Mulaiii"Teriak botak


Si botak sudah melesat namun lina belum .


"Biarkan dia Pur dulu"Ucap Lina sombong


"Ala.......aaaaaaaaaa lina............"Teriak El saat mobil yang ditumpangi melesat kencang hingga untuk bicara seakan diterpa angin


#anggap begini#



Nggeeettttt......brummmmmm ngooooongggg....Suara mobil,gas....dan rem terdengar jelas.El sungguh terkejut dengan Caltrinya yang benar benar berbeda dari wanita lain


"Linnaaaa..............pelan pelannn"Ucap El masih berpegangan dengan pegangan mobil karna sekarang badannya seakan ingin terbang.


Tin Tin Yin suara klakson lina mengode si botak yang ada di samping mobilnya


"Sialll aku kira di masih di belakang dan kabur"Gerutu si botak menambah kencangan.


Kini mereka kejar kejaran namun lina hanya sinis hingga di simpang 7 Lina lah pemenangnya


"Kau kalah Botak....kau jadi anak buahku....nanti kau datang ke markas Arberto"ucap Lina melempar kartu anggota Arbarta milik Papi Ken.


"Hei mau kemana kau.....ini hukuman mu"Ucap Lina memberikan poster yang berisi kata kata pujian untuk dirinya.


"Baik boss"Ucap si botak


"Bagus....apa kau perlu pomed?"Ejek Lina


"Sudah sana"Ucap Lina menepuk menandakan dia hanya bercanda


"El kau baik baik saja kan?"Tanya lina namun saat menoleh terlihat el seperti patung mata membulat,bibir menganga

__ADS_1


"Astaga El kau kenapa?"Tanya Lina kaget


"El jangan kau kesurupan disini....elll Ya Alah bapa... siapa kau keluarrr"teriak Lina menyiratkan Air namun El belum tersadar.


"Kayak ya perlu disembur kayak mbah dukun indonesia waktu itu"Ucap lina mengingat masa di Indo


Lina pun hendak menyemburkan Air tersebut dengan cepat El menahan bibir tersebut menggunakan bibir nya seketika air tersebut tersembur ke mulut El.Lina terpaku dan kaget pasalnya El menyeruput air di mulutnya secara lansung di selingi lu*atan dan jil*tan lidah yabg menari di bibirnya yang setia menganga hingga terjadi pertukaran saliva membuat Lina tersadar dan tak sengaja menelan Saliva tersebut


Glukk...ucap keduanya saat air dan Saliva tersebut tertelan.


"Nikmat bukan?Pindah... "Titah El sambil mengusap bibir lina terakhir memeberikan kecupan singkat di bibir membuat Lina Sadar


"Elllllll......"Teriak Lina kemudian pindah tenoat duduk dengan berloncat ke samoing tanpa keluar


"Apa Baby"ucap El santainya


"Ciuman Keduaku"Kesal lina


"Tentu itu harus hanya aku dan cuma aku..."Tegas El.


"Dan kau kenapa memberikan no ponselmu pada pasien?"Bentak El


"Eh...itu...ohh kau cemburu ya?"goda Lina


"Tidak"Singkat El dingin


"Bilang dulu baru ku jawab"Ucap Lina cuek


"Iya Cemburu karna apapun yang akan jadi miliki tak boleh di bagi"Tegas El


"Emang aku siapa?"tanya Lina


"Kekasih"Tegas El


"Sejak kapan?"Gerutu Lina


"Sejak ciuman Di apartemen Kau kekasihku"ucao El keras hingga membuat yang lain menoleh.


"El pelankan suaramu"Ucap Lina berbisik


"Biarin....jawab dulu atau aku berteriak di lampu merah...."Ucap El tambah keras membuat lina malu karna mobil sekarang masih berjalan di tengah.


"Iya iya...aku gak kasik kok...itu no hpnya bi Han yang dirumah mu"Ucap Lina


"Hah?dari mana kau dapat?"tanya El


"Saat aku ke rumahmu menjemput Yovi...jadi aku minta untuk bertanya te tang Yovi soalnya tu bocah sering Lost kontak"Ucap Lina


"Good"Ucap El senang


.


.


.


.


.


Segini dulu ya jangan lupa ninggalin jejak biar semangat buatnya😍😍😍😍


TBC Hallo ingat ya berkomentar yang bijak,Boleh ngasih saran dan Kritik ingat juga bahasanya ya,Author akan terima semua Kritik saran yang baik dan pasti aku jadiin referensi,Kalau ada salah kata dan penulisan Maaf ya 🖤🔊Author cuman manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah hehehe lebay kan😉🙏🏻🙏🏻

__ADS_1


Jangan Lupa berdoa dan jadilah Pribadi yang lebih baik😘😘😘


__ADS_2