Dokter Pintar & Boss Mafia

Dokter Pintar & Boss Mafia
Membebaskan Dea


__ADS_3

Arga dan yang lainnya langsung menuju ke Kantor polisi untuk menyerahkan bukti.


Brak.... Arga melempar bukti serta Video kepada pihak kepolisian membuat Mereka terkejut


"Maaf...."Ucap kepolisian


"Dengan kalian pihak kepolisian apa begini pemerintah menggaji kalian?Kalian digaji untuk bertugas,Menangkap orang tanpa melakukan penyelidikan terlebih dahulu,Benar benar BOD*H"ucap arga dengan mata memerah


"Maaf tuan"Ucap mereka menunduk


"Bebaskan Profesor Dea"Ucap Komandan kepolisian


Arga meluapkan amarahnya dengan kata kata yang dapat membungkam semua pihak termasuk wartawan.


"Kalian hanya tau salah,Tapi kalian juga tidak tau kalau orang salah tidak sepenuhnya salah,Kalian hanya tau uang,Kalian tidak berfikir seorang wanita hamil dituduh bersalah...terlebih lagi itu istri dari Arga Adijaya,Kalian semua tau Manusia harus berfikir....Secara LOGIKA,dan Bukti Istri Saya memiliki gelar Prof Bedah,Jantung,Forensik dan Psikolog apakah kalian hidup tanpa otak?Bahkan Biodata di Internet mengatakan demikian nah anehnya istri saya di tuduh melakukan Oplas? KALIAN SEMUA BO*OH"Ucap arga meluapkan amarahnya dengan nada tinggi membuat semua diam tak berkutik.


"Ahhhhh...Bruk Prang..."Arga membanting meja polisi hingga pernak pernik diatasnya jatuh membuat semua terkejut dan bergetar namun saat akan memukul kaca Dea datang.


"Sayang...Hiks"Ucap Dea dari belakang Arga.


Arga menoleh lalu memeluk Dea."Sayang aku sudah bilang kamu tidak akan lama disini"Ucap Arga menenangkan Dea yang tengah menangis di dekapannya.


"Entah kenapa setauku dia wanita kuat,Mungkin ini sebab dari Hormon kehamilannya yang membuat emosinya tidak stabil"Ucap Ziko pada Vina Dan Luis


"Ya Kau benar"Ucap Vina


"Hiks Hiks Hiks...Huaaaaa heh heh heh"Dea menangis hingga tersedu seduh di dekapan Arga.


BRUK....Seketika dea pingsan di dekapan Arga membuat Arga terkejut


"Sayang bangun bangun eh....sayang,LUIS Siapkan mobil"Ucap Arga sedikit berteriak.


Para wartawan mengejar Arga dan Dea hendak mewawancarai mereka


"Kalian ini bagaimana sih.....kalian punya otak gak.......orang lagi gawat sempat sempatnya ingin meminta wawancara.....kalau kalian brani mendekat maka bersiap perusahaan entertaint akan berurusan dengan Kami"Bentak Vina yang sudah tidak tahan..


Di dalam mobil Vina memgecek kondisi dea.


"Bagaimana?"Tanya Arga


"Sebaiknya kita kerumah sakit untuk melakukan beberapa pengecekan lanjutan kali ini Dea tengah Stres dan Shock saja"Ucap Vina yang duduk di samping kursi kemudi.

__ADS_1


Akhirnya mereka sampai di Rs,Dan segera membawa Dea ke ruang Periksa.


"Jasmu"Ucap Ziko memberi jas kepada Vina membuat Luis cemburu namun waktu tidak tepat


"Thnks"Ucap Vina lalu menggunakannya


"Sarung tangan dan Antiseptik"Ucap Vina pada Perawat.


"Tuan sebaiknya ada diluar dulu"Ucap Perawat


"Dia istriku"Bentak Arga membuat vina menghela napas karna keegoisan bosnya


"Biarkan dia masuk"Ucap Vina


"Sayang...."Ucap Arga


"stttt saya membiarkan anda masuk ,Jadi biarkan saya memeriksa dulu"Ucap Vina kesal


"Gel"Ucap Vina.Vina mengoleskan gel USG keperut Dea lalu mengarahkan alat usgnya ke monitor.


"Lihat...."Ucap Vina menunjuk monitor USG


"Kita tunggu biar dea sadar,Saya juga sudah menyuntikkan Vitamin untuk dea"Ucap Vina


"Suster tolong beri ini ke kantin sehat gizi,Bubur,Ayam kare tapi kaldunya harus bening,Buah potong,Susu Hamil,dan puding susu atau buah"Ucap vina yang diangguki oleh Suster.


"Saya gantikan baju dulu"Ucap Vina mengganti baju tahanan Dea.


Setelah selesai Vina duduk di kursi jaga dokter sedangkan yang lainnya di sofa sementara arga ada di samping Dea.


"Sayang sadarlah aku mohon"Ucap Arga



"Ukh....."Ucap dea memegang kepala dan perutnya


"Dimana sakit sayang....eh dokter cebol..."Ucap Arga memanggil vina


"Minta tolong bisa bisa dia memghinaku"Guman Vina


"Dasar Beruang Kutub"Batin Vina

__ADS_1


"Woi...."Ucap Arga


Vina berlari kecil dari meja jaganya menghampiri dea


"Ya aaahh parah banget lu...inget ada baby twins disini kok gak makan sih,anak lu berontak minta makan"Ucap Vina berdecak pinggang di hadapan Dea


"Aku menyuruhmu memeriksa bukan memarahinya"Ucap Arga menatap Vina tajam


"Ya sudah tuan Arga yang terhormat semua baik kalau dea makan"Ucap Vina melirik makanan yang ada di narkas samping arga.


"Makasi Vin"Ucap Dea lemas


"Bisa sakit juga"Ejek Ziko yang duduk di sofa mendapat tatapan tajam dari Arga


"Hahaha"Tawa dari dea walau lemas


"Bisa ketawa sakit begini,Tetap begini biar kandungan lo baik baik saja ya"Ucap vina


"Prof...."Ucap Suster yang membawa obat


"Hei sekarang dia pasien bukan prof hahaha"Tawa dari ziko membuat Arga menatap tajam


"Kau mau mati?"Tanya Arga


"Tidak"Ucap Ziko menelan Salivanya


"Hahaha"Tawa dari Vina dan Dea membuat ruangan penuh.


Kira kira gimana nih nasib mereka ya? tunggu kelanjutannya ya


.


.


.


.


.


TBC Hallo ingat ya berkomentar yang bijak,Boleh ngasih saran dan Kritik ingat juga bahasanya ya,Author akan terima semua Kritik saran yang baik dan pasti aku jadiin referensi,Kalau ada salah kata dan penulisan Maaf ya 🖤🔊Author cuman manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah hehehe lebay kan😉🙏🏻🙏🏻*

__ADS_1


__ADS_2