
Setelah makan siang dan pekerjaan dea selesai Dea dan Arga kembali ke mansion,Namun menyempatkan diri ke tempat rawat Luis asisten Arga.
Di Ruang VVIP 2
"Sore..."Sapa Dea
"Sore...Tuan,Nyonya"Balas Luis
"Aku akan memeriksamu sekarang"Ucap Dea dengan senyum
"Sayang....kamu jangan pegang dia,Nanti anak kita ketularan jomblo"Ucap Arga
"Sayang..."Ucap Dea dengan pelototannya
"Sudah mendingan tadi aja dia sudah bisa berbicara banyak saat makan siang"Ucap Arga
"Iya aku juga tau"Balas Dea
"Ini Prof...."Ucap Vina menyerahkan rekaman medis
"Mzzz...semua terlihat baik,Sekarang kau boleh pulang tapi ingat jangan banyakan gaya kalau tau lagi luka jangan kerja aja kerjaanya apalagi berantem,Minggu depan kau periksakan bekas jaitanya kau boleh cari Vina/Ziko"Jelas Dea
"Vin Kamu tebus resep ini dulu,Urus semuanya"Ucap Dea
"Baik Prof"Ucap Vina lalu pergi
"Terima Kasih Nyonya,Tuan"Ucap Luis
"Mzz..Mari saya Tinggal"Ucap Dea
"Qatar....kau bantu kepulangan luis dan kau jadi Sopirnya selama dia sakit"Ucap Arga pada bodyguardnya
"Baik Boss"Ucap Bdgrdnya
Arga dan dea kembali ke mansion.Arga melihat Dea menghela nafas,Memberi semangat untuk Dea
"Sayang....Semangat kau adalah istri Arga Adijaya,Jangan biarkan orang lain merebutku"Ucap Arga pelan.
"Sayang...."Ucap Dea memeluk Arga
"Ayo...Ready melihat drama ini."Ucap Arga terkekeh.
__ADS_1
"Iya dasar Ratu Drama....awas aja brani nempel...Kamu juga jangan mau ditempelin sama dia awas aja kamu"Ancam Dea
"Iya Sayang"Ucap Arga
"Ratu drama kalok udah di deket kamu sama kayak prangko...NEMPEL"ucap Dea penuh penekanan
"Iya Sayang I Love you😘"Ucap Arga mencium pipi Dea
"Sayang......"Ucap Anya ingin memeluk namun kaki dea pertama yang menyambut sehingga Anya terjatuh tepat di depan kaka Arga dan Dea.
"Adu adu sore sore kok ga liat liat sih jalannya"Ucap Dea lalu meninggalkan Arga dan Anya
"Sayang di membuat aku jatuh,Tolongin dan hukum dia"Keluh Anya dengan Manja namun membuat Arga jijik
"Sayang...tunggu"Ucap Arga pergi menyusul Dea
Anya merasa tidak diperdulikan malah berteriak hingga membuat mama arga keluar
"Ada apa?"Tanya Mama Arga
"Gara gara si Jala*g itu aku terjatuh dan Aega meninggalkanku"Ucap Anya
"Kamu usaha dong,Tenang mama bantu kamu"Ucap Mama Arga kepada Anya.
"Wah wah wah Prok prok prok ternyata keluar juga sifat menakutkan istri Arga Adijaya"Ucap arga sambil bertepuk tangan dan memeluk Dea dari belakang.
"Sayang aku merasa tidak aman kau disini kita akan ke apartemenku ku saja ya"Ucap Arga
"Ya kau benar aku selalu naik pitam melihat Wanita perangko itu,Bisa bahaya untuk bayiku apalagi emosi ku tak terkontrol"Ucap Dea
"Hmz ayo kita makan malam dulu"Ucap arga
Di meja makan.
"Sayang besok aku ada pemotretan kamu mau kan antar aku..."Ucap Anya memeluk arga dengan manja
"Sayang bisa kamu bantu aku lepaskan perangko ini dari tubuhku"Ucap arga memberi kode
"Tentu biasanya sih perangko lepas dengan Air jadi...Byur...."Sindir dea dengan menuangkan se teko air ke kepala Anya
"Aw...."Teriak Anya saat air membasahi tubuhnya seketika pelukan Anya terlepas dari pelukan Arga
"Sepertinya ku harus pakai pelicin badan biar perangko engak bisa nempel atau aku butuh menyemprotkan racun serangga dan Nyamuk?"Tanya Dea sembari menyindir Anya
"Lakukan sesuka hatimu sayang"Ucap Arga sembari memeluk dea dari belakang
__ADS_1
"Maa...."Keluh Anya
"Hei jala*g....beraninya kau"Ucap Mama Arga hendak menampar dea namun tangan Arga lebih cepat menangkapnya
"Kalau sampai berani mama menyentuhnya aku akan buat perhitungan dengan kalian dan kalian pasti tau akibatnya..."Ucap Arga dengan mencengkeram kuat tangan mama tirinya lalu menghempaskanya
"Kita makan di tempat lain,Urus semuanya"Ucap Arga yang sudah marah.
"Kamu enggak kenapa napa kan sayang?Ayo kita pergi ke mansion utama"Ucap Arga.
"Sayang....."Ucap Anya dengan manja
"Kalau kau berani mendekat kau akan menyesal"Ancam Dea
"Kenapa...."Ucap Anya merangkul tangan arga dengan manja
Byur.....Kali ini air bekas lap pel mendarat beserta embernya ke kepala Anya.Kini anya seperti menggunakan helm.
"Ayo Sayang"Ucap Dea
Gluk..... Arga menelan ludahnya kasar.Didalam mobil Arga mulai berguman
"Apa jadinya kalau aku selingkuh..."Guman Arga di dengar jelas oleh Dea
"Tentu saja aku akan memotong si perkasa"Ucap dea menoleh ke arah junior miliknya
"Mana mungkin bisa Kau bercanda sayang ini itu ciptaan tuhan untuk menghasilkan masa depan"Jelas Arga percaya diri
"Kenapa tidak aku adalah profesor bedah terbaik di negara ini kau jangan lupa Tuan Arga Adijayaaaa....."Ucap Dea kemudian mengambil tangan Arga lalu seolah olah memotong sesuatu.
GLUk....Argaa menelan Saliva secara kasar dan susah sambil menutup junior yang di beri nama Si Perkasa.
"Ampun sayang..."Lirih Arga menutup juniornya
.
.
.
.
.
TBC Hallo ingat ya berkomentar yang bijak,Boleh ngasih saran dan Kritik ingat juga bahasanya ya,Author akan terima semua Kritik saran yang baik dan pasti aku jadiin referensi,Kalau ada salah kata dan penulisan Maaf ya 🖤🔊Author cuman manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah hehehe lebay kan😉🙏🏻🙏🏻*
__ADS_1